Sempat Kritik Soal Pemain Keturunan di Timnas Indonesia, Asal Usul Peter F Gontha Disebut Juga dari Naturalisasi

Galih Priatmojo

Sabtu, 14 September 2024 | 12:13 WIB
Sempat Kritik Soal Pemain Keturunan di Timnas Indonesia, Asal Usul Peter F Gontha Disebut Juga dari Naturalisasi
Peter F Gontha (Instagram)

Suara.com - Nama Peter F Gontha dua hari terakhir mencuri perhatian setelah menulis kritik pedas soal pemain keturunan. Siapa kira ia ternyata juga memiliki asal usul keluarga yang diduga bagian dari naturalisasi.

Melalui akun Instagram pribadinya, Peter F Gontha mendedahkan kritik pedas atas kehadiran para pemain naturalisasi di tubuh Timnas Indonesia.

Dalam unggahannya, mantan Dubes RI untuk Polandia itu merasa malu hingga menuding bahwa para pemain naturalisasi itu memiliki paspor ganda.

"Apakah anda tau bahwa naturalisasi mereka hanya sementara, karena mereka mempunyai dua paspor, nanti kalau sudah selesai main di Indonesia mereka akan buang status WNI mereka? (saya tau)" tulisnya di poin ke-5 dari total 8 poin yang berisikan pertanyaan dan jawaban soal para pemain keturunan tersebut.

Unggahan itupun memantik beragam komentar dari publik. Ada yang sepakat, tapi tak sedikit pula yang memberikan kritik balik terhadap kegelisahan Peter F Gontha yang dianggap tak menghargai usaha Timnas Indonesia yang kini tengah berjuang di pentas Piala Dunia.

Nah, dari penelusuran ditemukan satu tulisan yang kemudian mendedah keturunan Peter F Gontha yang disebut memiliki asal usul bagian dari naturalisasi di zamannya.

Mengutip tulisan Dosen Universitas Indonesia Akhir Matua Harahap bertajuk Sejarah Manado (17): Victor Willem Gontha, Radja Martoea Loebis dan Hoesein Sastranegara; Sekolah Polisi Sukabumi 1941, disebutkan bahwa ayah dari Peter F Gontha memiliki keterkaitan dengan sosok Victor Willem Gontha.

Diketahui, Peter Frans Gontha yang lahir pada 4 Mei 1948 di Semarang, Jawa Tengah, merupakan anak dari Victor Willem Gontha dan Alice Sinsoe-Deij.

Sang ayah diketahui pernah mengenyam pendidikan Hoogere Burgerschool atau HBS yang juga pernah meluluskan ayah Prabowo Subianto yakni Soemitro Djojohadikoesoemo serta kakek dari Nadiem Makarim yakni Anwar Makarim.

baca juga

Setelah itu, Victor Willem Gontha mengikuti pendidikan di sekolah polisi.

Melihat dari nama Gontha yang disematkan di belakang nama Peter maupun sang ayah, nama itu merupakan identitas marga dari Manado-Minahasa.

Mengutip tulisan Akhir Matua Harahap, marga Gontha telah dicatat pada tahun 1909, seperti yang tertulis di Het Nieuws van den dag voor Nederlandsch-Indie.

Disebutkan di arsip tersebut, terdapat sejumlah orang Eropa, China, Arab dan pribumi yang dinaturalisasi, salah satu daftar pribumi tersebut yakni GL Gontha di Manado.

GL Gontha dalam ulasan tersebut diduga merupakan anak dari sosok bernama JC Gontha.

Sementara JC Gontha merupakan satu-satunya keluarga marga tersebut yang telah dinaturalisasi.

Sedangkan disebutkan bahwa GL Gontha merupakan ayah dari Victor Willem Gontha yang lahir pada 11 Agustus 1920 yang tak lain merupakan orangtua dari Peter F Gontha.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Shin Tae-yong: Kini Mental Pemain Timnas Indonesia Boleh Diadu

Shin Tae-yong: Kini Mental Pemain Timnas Indonesia Boleh Diadu

News | Sabtu, 14 September 2024 | 12:00 WIB

Ramadhan Sananta Meledak Usai Balik dari Timnas Indonesia, Efek Dilatih Yeom Ki-Hun?

Ramadhan Sananta Meledak Usai Balik dari Timnas Indonesia, Efek Dilatih Yeom Ki-Hun?

Bola | Sabtu, 14 September 2024 | 10:32 WIB

Congkaknya Pelatih Bahrain: Timnas Indonesia Imbangi Australia tapi...

Congkaknya Pelatih Bahrain: Timnas Indonesia Imbangi Australia tapi...

Bola | Sabtu, 14 September 2024 | 11:10 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×