Wisatawan Asal Jakarta Meninggal di Puncak Bogor Diduga Kelelahan, Begini Penjelasan Dokter

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Selasa, 17 September 2024 | 11:25 WIB
Wisatawan Asal Jakarta Meninggal di Puncak Bogor Diduga Kelelahan, Begini Penjelasan Dokter
Viral kemacetan parah di kawasan Puncak, Bogor saat libur panjang. (tangkapan layar/X)

Suara.com - Wisatawan perempuan berinisial N (56) asal Bambu Apus, Jakarta Timur, yang meninggal saat sedang berwisata di Puncak, Bogor, diduga alami kelelahan. Berdasarkan keterangan polisi, warga berusia 56 tahun tersebut sempat alami sesak napas sebelum akhirnya meninggal dunia.

Guru Besar Fakultas Kedokter Universitas Indonesia prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, Sp.P., menyampaikan bahwa tubuh yang kelelahan memang dapat berakibat buruk terhadap kesehatan. Termasuk risiko adanya gangguan di organ paru dan jantung.

Dokter Tjandra menyebutkan, gejala sesak napas yang dialami korban bisa jadi indikasi adanya gangguan terkait fungsi paru-paru atau pun jantung.

"Kalau kelelahan tentu berakibat tidak baik pada kesehatan. Tentang sesak napas, maka bisa karena gangguan paru, ada banyak jenis penyakitnya. Bisa juga karena gangguan jantung, ada banyak juga jenis penyakitnya," kata dokter Tjandra kepada saat dihubungi Suara.com, Selasa (17/9/2024).

Hanya saja, informasi mengenai kondisi kesehatan korban sebelum meninggal terlalu minim. Dokter Tjandra mengatakan, kalau gejala yang dialaminya juga terlalu umum, sehingga perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk bisa ditetapkan kesimpulan medis.

"Masih banyak sekali kemungkinannya secara medis, maka belum dapat diambil kesimpulan kalau informasinya masih amat terbatas," ujarnya.

Sementara itu berdasarkan keterangan Kasat Lantas Polres Bogor AKP Rizky Guntama, wisatawan tersebut diduga memiliki komorbid atau penyakit tertentu yang telah diidapnya.

Pihak kepolisian juga membantah kalau almarhum meninggal karena terjebak macet pada Minggu (15/9) lalu. Rizky mengungkapkan bahwa almarhum tengah berwisata ke kawasan Agro Wisata Gunung Mas bersama rombongan menggunakan bus.

Sekitar pukul 7 malam, rombongan tersebut telah selesai berekreasi di Agro Wisata. Almarhum sempat naik bus lalu merasakan pusing.

baca juga

"Habis itu sesak napas, setelah itu keluar busa. Ketika dievakuasi ke masjid, meninggal dunia di masjid," Rizky kepada wartawan.

Dia menyampaikan bahwa warga Jakarta Timir tersebut masih berada di kawasan wisata ketika warga Jakarta meninggal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kata Warga Cisarua, Kemacetan Horor Libur Maulid Nabi Lebih Parah dari Lebaran dan Tahun Baru

Kata Warga Cisarua, Kemacetan Horor Libur Maulid Nabi Lebih Parah dari Lebaran dan Tahun Baru

News | Senin, 16 September 2024 | 22:36 WIB

Jalan Menuju Puncak Kembali Dibuka Setelah Ditutup 8 Jam Lebih, Begini Kondisi Saat Ini

Jalan Menuju Puncak Kembali Dibuka Setelah Ditutup 8 Jam Lebih, Begini Kondisi Saat Ini

News | Senin, 16 September 2024 | 19:48 WIB

Liburan Berujung Duka, Polisi Ungkap Wisatawan Meninggal di Puncak Akibat Kelelahan

Liburan Berujung Duka, Polisi Ungkap Wisatawan Meninggal di Puncak Akibat Kelelahan

Video | Senin, 16 September 2024 | 20:30 WIB

Libur Panjang, Ancol Diserbu Wisatawan

Libur Panjang, Ancol Diserbu Wisatawan

Foto | Senin, 16 September 2024 | 17:00 WIB

Nurunnisa Setiawan Desak Evaluasi Total Penataan Puncak Usai Wisatawan Meninggal

Nurunnisa Setiawan Desak Evaluasi Total Penataan Puncak Usai Wisatawan Meninggal

News | Senin, 16 September 2024 | 14:27 WIB

Terkini

Kasus Bullying Sekolah Internasional Tangsel Damai, Menteri PPPA: Anak Berhak Mendapatkan Rasa Aman

Kasus Bullying Sekolah Internasional Tangsel Damai, Menteri PPPA: Anak Berhak Mendapatkan Rasa Aman

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 10:54 WIB

Cari Toner yang Cocok untuk Kulitmu? Begini Cara Memilihnya agar Wajah Glowing

Cari Toner yang Cocok untuk Kulitmu? Begini Cara Memilihnya agar Wajah Glowing

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 10:54 WIB

Kemarin Lantang Pimpin Demo, Kini Bos Buruh Ristadi Jadi Komisaris KAI

Kemarin Lantang Pimpin Demo, Kini Bos Buruh Ristadi Jadi Komisaris KAI

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 10:52 WIB

John Herdman Ungkap Rahasia Mental Timnas Indonesia Jelang Final: Sedikit Menekuk, Tak Akan Patah

John Herdman Ungkap Rahasia Mental Timnas Indonesia Jelang Final: Sedikit Menekuk, Tak Akan Patah

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 10:52 WIB

Kapan Waktu Terbaik Minum Teh Hijau? Ini Waktu yang Dianjurkan

Kapan Waktu Terbaik Minum Teh Hijau? Ini Waktu yang Dianjurkan

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 10:48 WIB

Bukan Cuma Buat Karaoke, Sharp Perluas Party Speaker untuk Camping hingga Gathering

Bukan Cuma Buat Karaoke, Sharp Perluas Party Speaker untuk Camping hingga Gathering

Tekno | Senin, 05 Oktober 2026 | 10:47 WIB

Head to head Timnas Indonesia vs Thailand, Modal Garuda Putus Rekor Buruk Sejarah

Head to head Timnas Indonesia vs Thailand, Modal Garuda Putus Rekor Buruk Sejarah

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Sinyal Perkuat Pertahanan, Presiden Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI di HUT ke-81

Sinyal Perkuat Pertahanan, Presiden Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI di HUT ke-81

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Apa yang Dimaksud dengan Diskriminasi Disabilitas?

Apa yang Dimaksud dengan Diskriminasi Disabilitas?

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 10:38 WIB

Sidang Roy Suryo di PN Jaktim Digelar 'Gelap-gelapan': Listrik Padam saat Jaksa Bacakan Replik!

Sidang Roy Suryo di PN Jaktim Digelar 'Gelap-gelapan': Listrik Padam saat Jaksa Bacakan Replik!

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 10:36 WIB

×