Mata-Mata Iran Bocorkan Lokasi Hassan Nasrallah sebelum Tewas dalam Serangan Israel

Aprilo Ade Wismoyo

Minggu, 29 September 2024 | 15:25 WIB
Mata-Mata Iran Bocorkan Lokasi Hassan Nasrallah sebelum Tewas dalam Serangan Israel
Sayid Hassan Nasrallah, pemimpin Hizbullah Lebanon. (foto: Antara/dailystar.com)

Suara.com - Beberapa jam sebelum pemimpin Hizbullah Sayyed Hassan Nasrallah tewas dalam serangan udara di Beirut, Lebanon, seorang mata-mata Iran memberi tahu otoritas Israel tentang lokasinya, demikian dilaporkan surat kabar Prancis Le Parisien.

Mengutip sumber keamanan di Lebanon, laporan tersebut mengatakan mata-mata itu telah memberi tahu otoritas Israel bahwa Nasrallah akan berada di markas bawah tanah Hizbullah di pinggiran selatan Beirut untuk menghadiri pertemuan dengan beberapa anggota penting organisasi tersebut.

Sekitar pukul 1.30 siang IST kemarin (11 pagi waktu Lebanon), Pasukan Pertahanan Israel mengatakan dalam sebuah posting di X, "Hassan Nasrallah tidak akan bisa lagi meneror dunia." Kemudian pada hari itu, Hizbullah mengonfirmasi berita tersebut. "Sayyed Hassan Nasrallah... telah bergabung dengan rekan-rekannya yang hebat dan syahid yang telah dipimpinnya selama sekitar 30 tahun," katanya dalam sebuah pernyataan.

Menurut laporan di The New York Times, keberhasilan Israel baru-baru ini melawan Hizbullah merupakan hasil langsung dari keputusan negara itu untuk mengerahkan lebih banyak sumber daya intelijen untuk menargetkan Hizbullah setelah perang tahun 2006 dengan kelompok yang didukung Iran tersebut.

Tentara Israel dan badan intelijen, kata laporan itu, gagal meraih kemenangan yang menentukan dalam konflik selama 34 hari itu. Perang itu berakhir dengan gencatan senjata yang ditengahi PBB dan memungkinkan Hizbullah, meskipun mengalami kekalahan, untuk berkumpul kembali dan bersiap menghadapi perang berikutnya.

Ilustrasi Bendera Hizbullah. (istockphoto.com/shmooj)
Ilustrasi Bendera Hizbullah. (istockphoto.com/shmooj)

Pada tahun-tahun berikutnya, Israel mengerahkan banyak sumber daya untuk mengumpulkan informasi tentang kepemimpinan dan strategi Hizbullah. Unit 8200, badan intelijen sinyal Israel, membangun perangkat siber canggih untuk menyadap ponsel dan komunikasi Hizbullah lainnya dengan lebih baik, kata laporan NYT. Tim-tim baru dibentuk dalam barisan tempur untuk memastikan bahwa informasi berharga dengan cepat diteruskan ke tentara dan angkatan udara, tambahnya.

Dalam pidato yang disiarkan televisi baru-baru ini, Nasrallah mengatakan Hizbullah menderita pukulan yang belum pernah terjadi sebelumnya setelah Israel meledakkan pager dan radio genggam yang berisi bahan peledak. Serangan itu menewaskan 37 orang dan melukai hampir 3.000 orang dalam dua hari. Nasrallah kemudian memperingatkan Israel tentang "balasan yang keras dan hukuman yang adil, baik yang diharapkan maupun yang tidak diharapkan".

Investigasi Lebanon menemukan bahwa pager itu telah dipasangi bom, AFP melaporkan.

Anggota Hizbullah mulai berkomunikasi melalui pager dan walkie-talkie setelah Israel menyusup ke ponsel. Namun, itu tidak melindungi mereka.

baca juga

Mossad, menurut laporan NYT, tampaknya telah membuat perusahaan cangkang di Budapest dan membuat pager di bawah lisensi dari sebuah perusahaan di Taiwan. Sebelum pager tiba di Lebanon, operator Israel memasang bahan peledak di dalamnya. Operasi itu ditingkatkan untuk memproduksi ribuan pager, yang membutuhkan manufaktur canggih, katanya.

Menurut laporan NYT, investasi Israel dalam pengumpulan intelijen yang lebih besar pertama kali membuahkan hasil pada tahun 2008 ketika Mossad bekerja sama dengan CIA untuk membunuh agen utama Hizbullah, Imad Mugniyah, di Suriah.

Pada tahun 2020, Qassim Suleimani, yang memimpin Pasukan Quds Iran, terbang ke Damaskus Suriah dan berkendara dalam konvoi ke Beirut untuk bertemu Nasrallah. Israel tidak mencoba membunuh Nasrallah saat itu karena takut memulai perang. Israel meneruskan informasi tersebut ke AS dan Suleimani tewas dalam serangan pesawat tak berawak di bandara Baghdad, kata laporan itu.

Serangan Hamas pada 7 Oktober di kota-kota Israel memicu konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah. Ketika serangan balik Israel memicu perang di Gaza, Hizbullah mulai menargetkan Israel.

Selama beberapa bulan terakhir, Tel Aviv mengerahkan seluruh kekuatan untuk melawan Hizbullah. Serangan pada 30 Juli menewaskan Fuad Shukr, salah satu komandan militer tertinggi kelompok itu. Sekitar tiga minggu kemudian, sebuah serangan menewaskan Ibrahim Aqil, kepala Pasukan Radwan elit Hizbullah, dan 15 komandan lainnya.

Beberapa hari kemudian, serangan lainnya menewaskan Ibrahim Mohammed Kobeissi, yang memimpin beberapa unit Hizbullah, termasuk unit rudal berpemandu. Keesokan harinya, Mohammed Srur, kepala unit pesawat nirawak Hizbullah, tewas dalam sebuah serangan.

Chip Usher, mantan analis CIA yang pernah bekerja dengan intelijen Israel, mengatakan kepada NYT, "Rahasia kesuksesan mereka bergantung pada beberapa faktor. Mereka memiliki target yang cukup jelas. Itu memudahkan mereka untuk memberikan fokus yang luar biasa pada apa yang mereka lakukan. Mereka berada dalam perang bayangan dengan Hizbullah dan Iran. Dan mereka sangat sabar."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Semprot Amerika Serikat, Rusia Minta Israel Hentikan Pembunuhan Warga Palestina

Semprot Amerika Serikat, Rusia Minta Israel Hentikan Pembunuhan Warga Palestina

News | Minggu, 29 September 2024 | 13:47 WIB

Israel Siap Hancurkan Lebanon Lewat Jalur Darat

Israel Siap Hancurkan Lebanon Lewat Jalur Darat

News | Minggu, 29 September 2024 | 12:44 WIB

1 Ribu Warga Lebanon Dibunuh Tentara Israel

1 Ribu Warga Lebanon Dibunuh Tentara Israel

News | Minggu, 29 September 2024 | 10:49 WIB

Hamas Buka Suara soal Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah Tewas Akibat Serangan Udara Israel

Hamas Buka Suara soal Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah Tewas Akibat Serangan Udara Israel

News | Minggu, 29 September 2024 | 05:00 WIB

Kecam Pembunuhan Hassan Nasrallah, Iran Sebut Israel Menuju Kehancuran

Kecam Pembunuhan Hassan Nasrallah, Iran Sebut Israel Menuju Kehancuran

News | Minggu, 29 September 2024 | 04:00 WIB

Israel Klaim Tewasnya Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah akan Membuat Dunia Lebih Aman

Israel Klaim Tewasnya Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah akan Membuat Dunia Lebih Aman

News | Minggu, 29 September 2024 | 03:00 WIB

Terkini

BGN Curiga Ada Oknum di Balik Dana Rp311,2 Miliar Nyasar ke Rekening SPPG Bermasalah

BGN Curiga Ada Oknum di Balik Dana Rp311,2 Miliar Nyasar ke Rekening SPPG Bermasalah

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:50 WIB

Reuni Taufik Hidayat vs Lin Dan di Jakarta! 7 Peraih Emas Olimpiade Ramaikan Shuttle Open 2026

Reuni Taufik Hidayat vs Lin Dan di Jakarta! 7 Peraih Emas Olimpiade Ramaikan Shuttle Open 2026

Sport | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:50 WIB

Heboh Isu Nikita Mirzani Diintimidasi di Penjara, Pihak Rutan Buka Suara

Heboh Isu Nikita Mirzani Diintimidasi di Penjara, Pihak Rutan Buka Suara

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:50 WIB

Bukan Sekadar Jago Debat, Ini Cara Mencetak Calon Diplomat dan Pemimpin Masa Depan Sejak Dini

Bukan Sekadar Jago Debat, Ini Cara Mencetak Calon Diplomat dan Pemimpin Masa Depan Sejak Dini

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:43 WIB

Bulog Edukasi Masyarakat Kenali Mutu Beras, Pastikan Masyarakat Mendapatkan Informasi Tepat

Bulog Edukasi Masyarakat Kenali Mutu Beras, Pastikan Masyarakat Mendapatkan Informasi Tepat

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:36 WIB

Lari Sambil Selamatkan Bumi, PLN Electric Run 2026 Punya Misi Pangkas 24 Ton Emisi Karbon

Lari Sambil Selamatkan Bumi, PLN Electric Run 2026 Punya Misi Pangkas 24 Ton Emisi Karbon

Sport | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:36 WIB

Menteri Ekraf Melihat Langsung Dapur Kreatif Industri Kecantikan di Malang

Menteri Ekraf Melihat Langsung Dapur Kreatif Industri Kecantikan di Malang

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:34 WIB

Kejagung Periksa Saksi Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Lima Mangkir dari Panggilan

Kejagung Periksa Saksi Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Lima Mangkir dari Panggilan

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:30 WIB

Surat dari Pram: Kumpulan Surat untuk Sang Terkasih, Jenaka Aryadiningrat

Surat dari Pram: Kumpulan Surat untuk Sang Terkasih, Jenaka Aryadiningrat

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:30 WIB

Memahami Institusi Pendidikan di Era Digital, Jangan Hanya Percaya Hasil Pencarian

Memahami Institusi Pendidikan di Era Digital, Jangan Hanya Percaya Hasil Pencarian

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:24 WIB

×