Tri Tito Karnavian Berikan Bantuan Renovasi Posyandu di Kota Sabang

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Kamis, 03 Oktober 2024 | 06:36 WIB
Tri Tito Karnavian Berikan Bantuan Renovasi Posyandu di Kota Sabang
Dok: Kemendagri

Suara.com - Ketua Umum (Ketum) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) yang juga Ketum Pembina Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), Tri Tito Karnavian bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Tim Pembina Posyandu Pusat, memberikan bantuan pemerintah untuk renovasi gedung Posyandu Baroena Gampong Ujung Kareung, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Provinsi Aceh.

"Bantuan ini bentuk pembinaan terhadap kelembagaan Posyandu dan diharapkan dapat mendukung operasional kegiatan Posyandu dalam rangka peningkatan layanan kepada masyarakat," ungkap Tri Tito Karnavian dalam sambutannya di Posyandu Baroena, Kota Sabang, Selasa (1/10/2024).

Lebih lanjut, Tri merasa sangat bahagia berada di tengah-tengah para kader PKK, kader Posyandu, dan masyarakat. Kehadiran rombongan TP PKK Pusat dan TP Posyandu Pusat di Posyandu Baroena ini, selain mempererat silaturahmi juga dalam rangka memberikan motivasi kepada para kader dan juga masyarakat. Ini terutama agar mereka senantiasa semangat dalam mendukung berbagai program pemerintah dalam upaya memberdayakan dan menyejahterakan keluarga.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu/Bapak sekalian dan seluruh masyarakat yang telah menerima kami dengan hangat dan penuh keramahan. Bagi saya, kehadiran Ibu/Bapak di sini merupakan pertanda adanya perhatian yang sungguh besar terhadap pelaksanaan Gerakan PKK," imbuh Tri.

Tri memaparkan, PKK merupakan organisasi yang berperan penting dalam memberdayakan masyarakat, khususnya di daerah-daerah terluar dan jauh dari perkotaan. PKK memiliki 10 program pokok yang mencakup berbagai bidang kehidupan, mulai dari kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga kelestarian lingkungan. Sejalan dengan itu, peran PKK dalam memberdayakan masyarakat di Kota Sabang sangatlah penting.

"Saya melihat banyak sekali potensi yang bisa ditindaklanjuti dengan program dan kegiatan PKK, seperti program Posyandu, pembinaan ketahanan pangan, dan pelatihan keterampilan. Program-program ini telah memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga," tambah Tri.

Ia juga berharap, program dan kegiatan tidak hanya bersifat seremonial, yang hanya melibatkan para pengurus atau hanya bersifat pelengkap tanpa ada kontribusi yang berdampak. Tri berharap, para kader harus memberikan dukungan nyata, konkret, dan inovatif. Selain itu juga berorientasi pada pemberdayaan dan berdampak terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.

"Saya memahami kondisi alam di Kota Sabang ini menjadi tantangan tersendiri bagi para kader dalam melaksanakan program programnya. Namun, hal ini seyogianya tidak menjadi hambatan dalam pelaksanaan program apabila implementasi program disesuaikan dengan kondisi alam dan budaya setempat. Di lain sisi, potensi sumber daya alam yang luar biasa ini menjadi peluang emas yang harus dimanfaatkan sebesar-besarnya," tukas Tri.

Selain itu, Tri mengungkapkan, Provinsi Aceh masih memiliki tugas menurunkan angka stunting. Jika dibandingkan dengan target prevalensi stunting secara nasional di angka 14 persen pada 2024, Sabang masih terus berupaya untuk menurunkan angka stunting yang per Agustus 2024 sebanyak 8,7 persen atau sekitar 260 anak. Kondisi ini perlu terus diintervensi hingga grafiknya bisa menurun.

baca juga

"TP PKK bersama para kader perlu mendukung penuh target tersebut melalui pelaksanaan 10 Program Pokok PKK mulai dari edukasi pola hidup sehat, penguatan ketahanan pangan keluarga, pemberdayaan ekonomi keluarga sampai dengan intervensi langsung kepada sasaran," urai Tri.

Dalam kesempatan itu, TP PKK bersama TP Posyandu menyalurkan bantuan pemerintah berupa bahan pokok makanan. Ini sebagai bentuk pembinaan kepada kader PKK dan masyarakat di Provinsi Aceh khususnya Sabang.

"Saya berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya bagi para lansia, ibu hamil, anak stunting, penyandang disabilitas, dan keluarga kurang mampu, serta menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tegas Tri.

Di lain sisi, Tri menjelaskan, transformasi Posyandu ditandai dengan perubahan pemberian pelayanan kepada masyarakat. Pelayanan ini tidak hanya pada bidang kesehatan, tapi juga bergerak untuk melayani enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM). Hal itu meliputi Pendidikan; Kesehatan; Pekerjaan Umum; Perumahan Rakyat; Ketenteraman, Ketertiban Umum, Perlindungan Masyarakat (Trantibumlinmas); dan Sosial. Ketentuan ini diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu yang merupakan pedoman dalam penyelenggaraan layanan di Posyandu.

"Kepada seluruh kader PKK dan kader Posyandu, saya ingin menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja keras yang telah dilakukan selama ini. Peran para kader sangat besar dalam membangun masyarakat yang sehat, sejahtera, dan berdaya saing. Saya berharap semangat ini terus dijaga dan ditingkatkan, sehingga kita bisa memberikan kontribusi yang lebih besar lagi di masa mendatang," jelas Tri Tito Karnavian.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Penjabat (Pj) Gubernur Aceh Safrizal ZA, para pengurus TP PKK Pusat dan TP Posyandu Pusat, dan Pj Wali Kota Sabang Andri Nourman. Selain itu, hadir pula Pj Ketua TP PKK sekaligus Ketua Pembina Posyandu Provinsi Aceh Nana Safrizal beserta pengurus, Pj Ketua TP PKK sekaligus Ketua Pembina Posyandu Kota Sabang Zikri Hayati beserta pengurus, jajaran Forkopimda Provinsi Aceh dan Kota Sabang, para Ketua Organisasi Wanita di Provinsi Aceh dan Kota Sabang, serta para kader PKK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemendagri Minta Pemda Betul-betul Pahami Perkembangan Inflasi

Kemendagri Minta Pemda Betul-betul Pahami Perkembangan Inflasi

News | Rabu, 02 Oktober 2024 | 15:35 WIB

Waspada Kenaikan Harga, Kemendagri Minta Pemda Awasi Data Inflasi

Waspada Kenaikan Harga, Kemendagri Minta Pemda Awasi Data Inflasi

News | Rabu, 02 Oktober 2024 | 13:05 WIB

Kunker ke Sabang, Tri Tito Karnavian Dorong Kader PKK dan Posyandu Edukasi Warga Soal Stunting hingga MCK

Kunker ke Sabang, Tri Tito Karnavian Dorong Kader PKK dan Posyandu Edukasi Warga Soal Stunting hingga MCK

News | Selasa, 01 Oktober 2024 | 11:32 WIB

Optimalkan Realisasi Program, Mendagri Minta Jajaran BNPP Perkuat Koordinasi dengan Kementerian dan Lembaga

Optimalkan Realisasi Program, Mendagri Minta Jajaran BNPP Perkuat Koordinasi dengan Kementerian dan Lembaga

News | Rabu, 18 September 2024 | 14:47 WIB

Peringati HUT Ke-14 BNPP, Mendagri Ajak Pegawai Renungi Sejarah Panjang BNPP

Peringati HUT Ke-14 BNPP, Mendagri Ajak Pegawai Renungi Sejarah Panjang BNPP

News | Rabu, 18 September 2024 | 13:47 WIB

Hadapi Pilkada, Kemendagri: Dalam Jaga Netralitas Butuh Upaya Komprehensif Semua Pihak

Hadapi Pilkada, Kemendagri: Dalam Jaga Netralitas Butuh Upaya Komprehensif Semua Pihak

News | Rabu, 18 September 2024 | 10:01 WIB

Plt. Sekjen Kemendagri Tekankan Pentingnya Aksi Cepat Atasi Harga Komoditas di Atas HET

Plt. Sekjen Kemendagri Tekankan Pentingnya Aksi Cepat Atasi Harga Komoditas di Atas HET

News | Selasa, 17 September 2024 | 13:25 WIB

Plt. Sekjen Kemendagri Minta Pemda dengan IPH Tinggi Cermati Penyebab Kenaikan

Plt. Sekjen Kemendagri Minta Pemda dengan IPH Tinggi Cermati Penyebab Kenaikan

News | Selasa, 17 September 2024 | 13:23 WIB

Iklim Kompetitif Dinilai Penting, Mendagri Minta Kepala Daerah Dorong Peningkatan Kinerja

Iklim Kompetitif Dinilai Penting, Mendagri Minta Kepala Daerah Dorong Peningkatan Kinerja

News | Kamis, 12 September 2024 | 10:30 WIB

Turun jadi 21,5 Persen, Indonesia Tekan Angka Stunting 9 persen dalam Lima Tahun

Turun jadi 21,5 Persen, Indonesia Tekan Angka Stunting 9 persen dalam Lima Tahun

News | Rabu, 04 September 2024 | 20:31 WIB

Terkini

Bukan Emas Biasa, KPK Ajak Ahli Antam dan Pegadaian Cek 55 Kg Platinum Bupati Langkat

Bukan Emas Biasa, KPK Ajak Ahli Antam dan Pegadaian Cek 55 Kg Platinum Bupati Langkat

News | Senin, 13 Juli 2026 | 15:08 WIB

Asabri hingga PLTU, 3 Kasus yang Jerat Eks Jampidsus Febrie Sebabkan Negara Rugi Rp34,6 Triliun!

Asabri hingga PLTU, 3 Kasus yang Jerat Eks Jampidsus Febrie Sebabkan Negara Rugi Rp34,6 Triliun!

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:52 WIB

Hindari Kesan Tebang Pilih, Kejagung Diminta Tak Beri Perlakuan Khusus pada Febrie Adriansyah

Hindari Kesan Tebang Pilih, Kejagung Diminta Tak Beri Perlakuan Khusus pada Febrie Adriansyah

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:38 WIB

Kebakaran Maut Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, KBRI: Tidak Ada Korban WNI

Kebakaran Maut Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, KBRI: Tidak Ada Korban WNI

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:38 WIB

Niat Selamatkan Surat Berharga, Detik-detik Nenek di Pulogadung Tewas Terbakar Bersama Anak dan Cucu

Niat Selamatkan Surat Berharga, Detik-detik Nenek di Pulogadung Tewas Terbakar Bersama Anak dan Cucu

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:29 WIB

Cegah Konflik Kepentingan, Legislator Desak Perombakan Penyidik Jampidsus di Kasus Febrie Adriansyah

Cegah Konflik Kepentingan, Legislator Desak Perombakan Penyidik Jampidsus di Kasus Febrie Adriansyah

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:28 WIB

Jalan Kebon Sirih Menyempit Jadi Dua Lajur, Kemacetan Mengular Hampir 1 Kilometer

Jalan Kebon Sirih Menyempit Jadi Dua Lajur, Kemacetan Mengular Hampir 1 Kilometer

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:19 WIB

Hinca Panjaitan Tegaskan Penyerahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Tak Tabrak KUHAP

Hinca Panjaitan Tegaskan Penyerahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Tak Tabrak KUHAP

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:16 WIB

Jangan 'Jeruk Makan Jeruk!', DPR Minta Kasus Eks Jampidsus Febrie Tak Ditangani Mantan Anak Buahnya

Jangan 'Jeruk Makan Jeruk!', DPR Minta Kasus Eks Jampidsus Febrie Tak Ditangani Mantan Anak Buahnya

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:09 WIB

Mahfud MD Bongkar Skenario Kasus Febrie Adriansyah, Sebut Pengalihan Penyidikan Kacaukan Hukum

Mahfud MD Bongkar Skenario Kasus Febrie Adriansyah, Sebut Pengalihan Penyidikan Kacaukan Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:07 WIB

×