Di sisi lain, Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon, membela kebijakan negaranya dengan menyatakan bahwa Israel tidak memberlakukan pembatasan pada bantuan kemanusiaan.
“Faktanya, 82 persen dari semua permintaan koordinasi kemanusiaan telah disetujui dan dilaksanakan,” klaim Danon.
Ia juga menuduh Hamas telah mengalihkan bantuan dari warga yang benar-benar membutuhkannya.
Meski demikian, berbagai negara, termasuk Inggris dan Prancis, mendesak Israel untuk lebih banyak berbuat guna melindungi warga sipil dan memastikan bantuan kemanusiaan dapat didistribusikan dengan aman. Hingga saat ini, lebih dari 300 pekerja kemanusiaan, mayoritas staf UNRWA, telah tewas di Gaza.