Mencengangkan! Kerugian Tahunan Akibat Kejahatan Siber Diperkirakan Capai Rp150 Ribu Triliun

Bella

Kamis, 17 Oktober 2024 | 05:10 WIB
Mencengangkan! Kerugian Tahunan Akibat Kejahatan Siber Diperkirakan Capai Rp150 Ribu Triliun
Ilustrasi kejahatan siber [Foto: Antara]

Suara.com - Kerugian tahunan akibat kejahatan dunia maya diperkirakan akan mencapai angka mencengangkan, yaitu $10 triliun (atau setara dengan Rp150 ribu triliun) pada tahun depan.

Jika dilihat dari perspektif produk domestik bruto (PDB), angka ini setara dengan ekonomi terbesar ketiga di dunia, hanya setelah Amerika Serikat dan China.

Fenomena ini mendorong negara-negara dari Australia hingga China, Inggris, dan AS untuk memperketat undang-undang keamanan dunia maya mereka. Dalam beberapa minggu ke depan, PBB juga diperkirakan akan meloloskan perjanjian penting mengenai keamanan dunia maya.

Ilustrasi Kejahatan Siber (unsplash/jeremy hawford)
Ilustrasi Kejahatan Siber (unsplash/jeremy hawford)

Kejahatan dunia maya, mulai dari deep fake hingga disinformasi, peretasan, dan serangan terhadap infrastruktur vital, telah menjadi tantangan utama bagi penegak hukum dan badan intelijen.

Di tengah kondisi digital yang semakin terhubung, risiko terhadap serangan oleh geng kriminal dan peretas yang disponsori negara semakin meningkat. Dengan potensi akses ke data sensitif, termasuk rekening bank, kendaraan listrik, hingga perangkat medis seperti alat pacu jantung, tingkat kerentanan masyarakat pun semakin mengkhawatirkan.

Chris Inglis, yang diangkat oleh Presiden Joe Biden sebagai pemimpin operasi dunia maya di AS, menyatakan bahwa meskipun tidak mungkin untuk menciptakan sistem pertahanan dunia maya yang sempurna, upaya untuk mempertahankannya tetap harus dilakukan.

Interpol, lembaga kepolisian internasional terbesar, juga semakin fokus dalam memerangi kejahatan dunia maya. Dr. Neal Jetton, Direktur Kejahatan Dunia Maya Interpol, menggarisbawahi bahwa hampir semua kejahatan kini terhubung dengan teknologi.

Ia menilai perkembangan kecerdasan buatan (AI) sebagai pedang bermata dua, di mana penjahat dan penegak hukum sama-sama memanfaatkan teknologi untuk keuntungan masing-masing.

Sektor kesehatan menjadi salah satu yang paling rentan terhadap serangan siber. Dr. Richard Staynings, ahli strategi keamanan siber, mengingatkan bahwa data kesehatan dihasilkan lebih banyak dibanding sektor lain, menjadikannya target empuk bagi peretas. Banyak perangkat medis yang tidak dirancang dengan keamanan sebagai prioritas, meninggalkan celah yang bisa dimanfaatkan oleh penjahat siber.

baca juga

Dalam konteks ini, Dr. Mary Aiken, seorang psikolog siber forensik, berpendapat bahwa manusia sering kali menjadi mata rantai terlemah dalam sistem keamanan siber. Meskipun dia yakin bahwa otak manusia dapat mengalahkan AI, dia menekankan pentingnya mengintegrasikan kecerdasan manusia dengan teknologi dalam proses pengambilan keputusan, bukan menggantikan peran manusia dengan mesin.

Menariknya, Chris Inglis sendiri mengaku telah menjadi korban peretasan. Kejadian ini menegaskan bahwa tidak ada yang kebal dari ancaman siber, termasuk individu terpenting di sektor keamanan.

Sebagai bagian dari kesadaran akan pentingnya keamanan siber, AS telah menetapkan bulan Oktober sebagai Bulan Kesadaran Keamanan Siber. Ini adalah langkah penting dalam mengedukasi masyarakat tentang risiko yang dihadapi di dunia digital.

Pertempuran melawan kejahatan dunia maya terus berlanjut, dan kesadaran akan risiko ini menjadi kunci untuk melindungi diri kita dan infrastruktur yang vital.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Tertipu! Kenali Trik Baru Penipuan "Sopan" Lewat SMS

Jangan Tertipu! Kenali Trik Baru Penipuan "Sopan" Lewat SMS

Tekno | Senin, 14 Oktober 2024 | 08:06 WIB

Data Bocor Lagi! Kominfo Ancam Pelaku Kejahatan Siber: Tidak Ada Toleransi!

Data Bocor Lagi! Kominfo Ancam Pelaku Kejahatan Siber: Tidak Ada Toleransi!

News | Senin, 02 September 2024 | 20:12 WIB

HUT RI Ke-79: Indonesia Belum Sepenuhnya Merdeka dari Kejahatan Siber

HUT RI Ke-79: Indonesia Belum Sepenuhnya Merdeka dari Kejahatan Siber

Your Say | Sabtu, 17 Agustus 2024 | 08:57 WIB

Kaspersky Ingatkan Peran AI dalam Kejahatan Siber dan Potensi Serangan Rantai Pasokan Merusak Infrastruktur Penting

Kaspersky Ingatkan Peran AI dalam Kejahatan Siber dan Potensi Serangan Rantai Pasokan Merusak Infrastruktur Penting

Tekno | Senin, 05 Agustus 2024 | 10:45 WIB

Awas Tertipu! Kenali Modus Phising Berkedok Fintech dan Cara Melindungi Diri

Awas Tertipu! Kenali Modus Phising Berkedok Fintech dan Cara Melindungi Diri

Tekno | Rabu, 31 Juli 2024 | 16:42 WIB

Dibayar Rp12 Juta Sebulan, Remaja di Malaysia Jadi Penipu Online Sasar Korban di Tiongkok

Dibayar Rp12 Juta Sebulan, Remaja di Malaysia Jadi Penipu Online Sasar Korban di Tiongkok

News | Jum'at, 26 Juli 2024 | 15:27 WIB

Tanggulangi Kejahatan Siber, Kapolri Klaim Tingkatkan Sistem Pengamanan

Tanggulangi Kejahatan Siber, Kapolri Klaim Tingkatkan Sistem Pengamanan

News | Rabu, 17 Juli 2024 | 14:37 WIB

Kejahatan Siber lewat Telegram Melonjak 53 Persen pada 2024

Kejahatan Siber lewat Telegram Melonjak 53 Persen pada 2024

Tekno | Senin, 01 Juli 2024 | 09:58 WIB

Hati-hati! Dari Email Palsu Jebol Rp 32 Miliar, Begini Cara Sindikat Nigeria di Indonesia Tipu Perusahaan Singapura

Hati-hati! Dari Email Palsu Jebol Rp 32 Miliar, Begini Cara Sindikat Nigeria di Indonesia Tipu Perusahaan Singapura

News | Rabu, 08 Mei 2024 | 07:58 WIB

3 Cara Samsung Knox Lindungi TV dari Kejahatan Siber

3 Cara Samsung Knox Lindungi TV dari Kejahatan Siber

Tekno | Rabu, 01 Mei 2024 | 09:06 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×