Populasi Penduduk Menurun, Begini Cara Tiongkok Dorong Warganya untuk Punya Anak

Bella

Selasa, 29 Oktober 2024 | 05:10 WIB
Populasi Penduduk Menurun, Begini Cara Tiongkok Dorong Warganya untuk Punya Anak
ilustrasi anak-anak yang sedang bermain (freepik.com)

Suara.com - Pemerintah Tiongkok memperkenalkan serangkaian langkah baru, untuk meningkatkan angka kelahiran setelah dua tahun berturut-turut mengalami penurunan populasi. Pernyataan dari Dewan Negara, atau kabinet, menunjukkan tekad Tiongkok untuk membalik tren penurunan kelahiran yang menyusul India sebagai negara berpopulasi terbesar di dunia.

Salah satu fokus utama pemerintah adalah membentuk "budaya pernikahan dan kelahiran baru" yang mendukung pernikahan di usia yang tepat dan mendorong orang tua untuk berbagi tanggung jawab dalam pengasuhan anak. Melalui kampanye ini, diharapkan akan muncul rasa hormat dan komitmen dalam memiliki dan merawat anak sebagai bagian dari nilai-nilai sosial yang lebih luas.

Langkah-langkah yang dirancang mencakup peningkatan asuransi dan cuti melahirkan, serta subsidi dan layanan medis yang lebih baik bagi anak-anak. Pemerintah juga mendesak pemerintah daerah untuk mengalokasikan anggaran bagi pembangunan pusat penitipan anak dan memberikan insentif pajak dan retribusi khusus bagi layanan tersebut.

"Pada tahap ini, dukungan terhadap kelahiran memiliki arti yang sangat penting," kata Yang Chang, Kepala Analis Kebijakan di Zhongtai Securities Research Institute.

Menurutnya, langkah-langkah yang diumumkan pada hari Senin ini dapat menjadi landasan bagi kebijakan yang akan datang untuk mendorong kembali angka kelahiran yang sehat.

Mengatasi Tantangan Sosial dan Ekonomi

Dengan jumlah perempuan usia produktif antara 15 hingga 49 tahun diperkirakan terus menurun, serta rendahnya keinginan untuk memiliki anak, dukungan kebijakan dianggap krusial untuk membalikkan tren negatif ini.

Setelah mengakhiri kebijakan satu anak yang telah berlangsung selama 35 tahun pada 2015, Tiongkok masih kesulitan meningkatkan angka kelahiran, terutama karena banyak penduduk pedesaan pindah ke kota untuk bekerja.

Pemerintah juga berupaya mengatasi faktor ekonomi yang menghambat generasi muda dalam berkeluarga. Langkah ini termasuk memperluas cakupan pendidikan gratis secara bertahap dan memberikan bantuan keuangan bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Dukungan tambahan bagi keluarga dengan anak banyak untuk membeli rumah juga diprioritaskan, di samping penguatan perlindungan bagi pekerja perempuan yang sedang hamil atau baru melahirkan.

baca juga

Menyadari pentingnya lingkungan sosial yang mendukung, Dewan Negara juga mendorong penciptaan platform non-komersial untuk membantu generasi muda berteman, berpacaran, dan akhirnya menikah. Langkah ini diambil untuk mengatasi faktor sosial yang seringkali menjadi kendala dalam keinginan untuk berkeluarga.

Langkah-langkah ini mengikuti survei terbaru yang dilakukan oleh otoritas kesehatan Tiongkok yang bertujuan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi sikap masyarakat terhadap kelahiran, termasuk ketakutan akan beban yang menyertai memiliki anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Taiwan Tegaskan Tidak Akan Menyerahkan Wilayahnya di Tengah Tekanan Militer China

Taiwan Tegaskan Tidak Akan Menyerahkan Wilayahnya di Tengah Tekanan Militer China

News | Jum'at, 25 Oktober 2024 | 20:37 WIB

Xi Jinping Perintahkan Pasukan Siap Perang, Taiwan Makin Terancam?

Xi Jinping Perintahkan Pasukan Siap Perang, Taiwan Makin Terancam?

News | Minggu, 20 Oktober 2024 | 04:50 WIB

Terungkap! Tiongkok Lebih Pilih Kamala Harris Ketimbang Trump di Pilpres AS, Ini Alasannya

Terungkap! Tiongkok Lebih Pilih Kamala Harris Ketimbang Trump di Pilpres AS, Ini Alasannya

News | Jum'at, 18 Oktober 2024 | 09:45 WIB

Kasus Unik di Tiongkok, Pria Bongkar Perselingkuhan Istrinya Justru Dihukum

Kasus Unik di Tiongkok, Pria Bongkar Perselingkuhan Istrinya Justru Dihukum

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 15:32 WIB

Taiwan Bersiaga! Latihan Militer Besar-besaran Tiongkok Picu Kekhawatiran Perang

Taiwan Bersiaga! Latihan Militer Besar-besaran Tiongkok Picu Kekhawatiran Perang

News | Selasa, 15 Oktober 2024 | 14:58 WIB

20 Tahun Dedikasi: Pasangan Lansia di Tiongkok Membangun Dapur Bersama untuk Pasien Kanker

20 Tahun Dedikasi: Pasangan Lansia di Tiongkok Membangun Dapur Bersama untuk Pasien Kanker

News | Selasa, 15 Oktober 2024 | 09:40 WIB

Viral Aksi Selebgram Transgender Hajar Pria Mabuk yang Hina Daerah Asalnya

Viral Aksi Selebgram Transgender Hajar Pria Mabuk yang Hina Daerah Asalnya

News | Selasa, 15 Oktober 2024 | 06:27 WIB

7 Rekomendasi Film Dokumenter Tiongkok di Vidio, Punya Beragam Topik!

7 Rekomendasi Film Dokumenter Tiongkok di Vidio, Punya Beragam Topik!

Your Say | Selasa, 08 Oktober 2024 | 11:35 WIB

Penusukan Brutal di Supermarket oleh Pria Tiongkok, 3 Tewas Belasan Lainnya Terluka

Penusukan Brutal di Supermarket oleh Pria Tiongkok, 3 Tewas Belasan Lainnya Terluka

News | Selasa, 01 Oktober 2024 | 10:47 WIB

Pipa Tinja Meledak di Tiongkok, Semburkan Limbah ke Mobil dan Pengguna Jalan: Saya Basah Kuyup

Pipa Tinja Meledak di Tiongkok, Semburkan Limbah ke Mobil dan Pengguna Jalan: Saya Basah Kuyup

News | Senin, 30 September 2024 | 04:50 WIB

Terkini

Gempar! Pasar Balangan Sleman Mendadak Ramai, Penampilan Jathilan Jadi Magnet Warga

Gempar! Pasar Balangan Sleman Mendadak Ramai, Penampilan Jathilan Jadi Magnet Warga

Jogja | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Usaha Mencintai Hidup: Belajar Bangkit Ketika Hidup Tak Lagi Seperti Dulu

Usaha Mencintai Hidup: Belajar Bangkit Ketika Hidup Tak Lagi Seperti Dulu

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Izin Tambang Galian C di Luwu Disorot: Warga Tak Dilibatkan, DPRD Turun Tangan

Izin Tambang Galian C di Luwu Disorot: Warga Tak Dilibatkan, DPRD Turun Tangan

Sulsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Rupiah Melempem, Dolar AS Naik ke Level Rp17.801

Rupiah Melempem, Dolar AS Naik ke Level Rp17.801

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Intip Harta Kekayaan Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Baru Pilihan Prabowo

Intip Harta Kekayaan Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Baru Pilihan Prabowo

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53 WIB

India Remehkan Indonesia, Turunkan Skuat Pelapis di FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Alasan Ini

India Remehkan Indonesia, Turunkan Skuat Pelapis di FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Alasan Ini

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Ayah di Jakarta Perkosa Anak Kandung Selama 4 Tahun, Terkuak Usai Korban Lapor Guru BK

Ayah di Jakarta Perkosa Anak Kandung Selama 4 Tahun, Terkuak Usai Korban Lapor Guru BK

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49 WIB

5 Serum untuk Memperbaiki Skin Barrier yang Rusak, Lengkap dengan Kandungan dan Review

5 Serum untuk Memperbaiki Skin Barrier yang Rusak, Lengkap dengan Kandungan dan Review

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:46 WIB

Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo

Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:45 WIB

The Last House Seharusnya Menjadi Film Tentang Keluarga Bukan Monster

The Last House Seharusnya Menjadi Film Tentang Keluarga Bukan Monster

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:45 WIB

×