Menkop Budi Arie Klaim Program Makan Bergizi Gratis Bakal Libatkan Koperasi: Jangan sampai Ada Barang Impor

Rabu, 06 November 2024 | 00:00 WIB
Menkop Budi Arie Klaim Program Makan Bergizi Gratis Bakal Libatkan Koperasi: Jangan sampai Ada Barang Impor
Budi Arie Klaim Program Makan Bergizi Gratis Bakal Libatkan Koperasi: Jangan sampai Ada Barang Impor. (Suara.com/Lilis Varwati)

Suara.com - Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi menyebut sumber pangan untuk program makan bergizi gratis akan diambil dari produk dalam negeri, terutama yang dihasilkan oleh koperasi. Menurutnya, rencana tersebut telah dibahas dalam rapat lintas menteri dan lembaga. 

"Tadi pagi (Selasa, 5/11) kami jam 10 rapat koordinasi Badan Gizi Nasional Prof. Dadan, Kementerian Koperasi, juga Kementerian Desa untuk membicarakan bagaimana peran koperasi dan BUMDES dalam program Makan Bergizi Nasional. Jadi mulai dari pemasokan, masuk bahan baku, itu koperasi dilibatkan," kata Budi ditemui usai rapat koordinasi bersama Kemenko Pemberdayaan Masyarakat di Jakarta, Selasa (5/11/2024). 

Selain bahan baku, proses produksi hingga distribusi sampai ke setiap sekolah juga direncanakan untuk menggunakan produk dalam negeri. Budi menyebut, ada banyak komoditas pangan yang akan digunakan dalam program makan bergizi gratis dan melibatkan koperasi. Seperti susu, telur, daging, sayur, hingga buah. 

Program makan bergizi gratis yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat [Diskominfo/HO/Suara.com]
Program makan bergizi gratis yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat [Diskominfo/HO/Suara.com]

"Itu memang harus dikerjakan bersama-sama oleh masyarakat Indonesia, karena komitmen Pak Kepala Badan Gizi dan kami semua jangan sampai itu ada barang impor. Telurnya, kentangnya, wortelnya, sayurnya, kalau bisa diproduksi oleh seluruh masyarakat Indonesia, terutama di warga pedesaan," ujarnya.

Diketahui, pemerintahan Prabowo Subianto mengumumkan bahwa program makan bergizi gratis (MBG) baru akan efektif mulai 2 Januari 2025. Penerimanya tetap diprioritaskan kepada ibu hamil, ibu menyusui, anak balita dan seluruh anak sekolah.

Staf Ahli Kepala Badan Gizi Nasional, Ikeu Tanziha sebelumnya menyampaikan bahwa program MBG kemungkinan akan diprioritaskan untuk daerah dengan angka stunting tinggi. Meski begitu sampai saat ini masih menunggu kesiapan dari unit pelayanan.

"Jadi unit pelayanan yang menentukan nanti di mana titik untuk intervensi. Sehingga dana-dana tersebut memang kita upayakan pada sekolah-sekolah yang relatif pada daerah kabupaten-kabupaten. Tetapi kita tidak menutup kemungkinan andaikata di kota-kota juga karena di sini tidak menutup akses siapa pun bisa mempunyai akses tersebut," kata Ikeu dalam media briefing Makan Bergizi Gratis, dikutip YouTube FMB9ID.

Program MBG itu diharapkan bisa bantu mewujudkan target Indonesia Emas pada 2045 dengan memperbaiki gizi masyarakat sehingga dapat menjadi manusia unggul.

Baca Juga: Aneh tapi Nyata! Tersangka AK Bisa Bekingi Bisnis Judol Meski Tak Lulus Seleksi di Komdigi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI