Serangan Beruntun! Hizbullah Bombardir Markas Militer Israel Dua Kali dalam Sehari

Aprilo Ade Wismoyo

Kamis, 14 November 2024 | 13:16 WIB
Serangan Beruntun! Hizbullah Bombardir Markas Militer Israel Dua Kali dalam Sehari
Ilustrasi hizbullah (X/@p_alqsa)

Suara.com - Gerakan Syiah Lebanon, Hizbullah, pada Rabu (13/3) mengumumkan bahwa para pejuangnya berhasil menyerang wilayah Staf Umum Menteri Pertahanan Israel di Tel Aviv menggunakan drone (pesawat tanpa awak).

"Untuk pertama kalinya, pejuang pertahanan Islam melakukan serangan dengan drone kamikaze ke pangkalan HaKirya di Tel Aviv, yang merupakan kantor Kementerian Perang Israel serta Staf Umum, termasuk juga markas komando angkatan udara," demikian pernyataan tersebut.

Gerakan itu juga melancarkan serangan drone terhadap pangkalan logistik Amos yang terletak di Kota Afula, Israel, sekitar 55 kilometer dari perbatasan Lebanon.

Kemudian, pada hari yang sama, Hizbullah menyatakan bahwa mereka melakukan serangan kedua terhadap Staf Umum Menteri Pertahanan Israel di Tel Aviv.

"Untuk kedua kalinya, pejuang Perlawanan Islam menyerang pangkalan HaKirya di Tel Aviv, yang menampung Kementerian Perang dan Staf Umum Israel serta markas Komando Angkatan Udara, menggunakan rudal balistik Qader-2," ungkap gerakan tersebut.

Pernyataan itu menambahkan bahwa target di Tel Aviv berjarak 12 kilometer dari perbatasan Lebanon.

Israel mengalami salah satu hari paling mematikan dalam serangan daratnya terhadap Hizbullah di Lebanon pada hari Rabu ketika enam tentaranya tewas dalam pertempuran di dekat perbatasan.

"Para tentara jatuh selama pertempuran di Lebanon selatan," kata militer dalam sebuah pernyataan. Kematian mereka berarti 47 tentara Israel telah tewas dalam pertempuran dengan Hizbullah sejak 30 September, ketika Israel mengirim pasukan darat ke Lebanon.

Pengumuman militer itu muncul setelah Menteri Pertahanan Israel yang baru, Israel Katz, mengatakan tidak akan ada pelonggaran dalam perang melawan Hizbullah.

baca juga

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di X membagikan gambar simbol Brigade "Golani", unit tempat para tentara yang tewas itu berasal, pohon zaitun hijau dengan latar belakang kuning, dengan emoji hati yang patah.

Sejak 23 September, Israel telah meningkatkan kampanye pengebomannya di Lebanon, terutama menargetkan benteng Hizbullah di Beirut selatan dan di timur dan selatan negara itu. Pada 30 September, Israel mengirim pasukan darat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Tentara Israel Tewas, Hari Paling Mematikan dalam Serangan Darat di Lebanon

6 Tentara Israel Tewas, Hari Paling Mematikan dalam Serangan Darat di Lebanon

News | Kamis, 14 November 2024 | 10:22 WIB

Hizbullah Serang Tel Aviv dengan Drone, Israel Bungkam

Hizbullah Serang Tel Aviv dengan Drone, Israel Bungkam

News | Kamis, 14 November 2024 | 05:05 WIB

Israel Minta Klarifikasi atas Keterlibatan Hakim ICC dalam Kasus Dugaan Kejahatan Perang Netanyahu

Israel Minta Klarifikasi atas Keterlibatan Hakim ICC dalam Kasus Dugaan Kejahatan Perang Netanyahu

News | Rabu, 13 November 2024 | 23:08 WIB

Israel Tegaskan Tak Akan Setuju Gencatan Senjata di Lebanon Tanpa Syarat Tertentu

Israel Tegaskan Tak Akan Setuju Gencatan Senjata di Lebanon Tanpa Syarat Tertentu

News | Kamis, 14 November 2024 | 04:05 WIB

Lebanon Tunggu Usulan Gencatan Senjata, Ketegangan dengan Israel Memanas

Lebanon Tunggu Usulan Gencatan Senjata, Ketegangan dengan Israel Memanas

News | Rabu, 13 November 2024 | 22:40 WIB

Keluarga Israel Desak Kesepakatan Pembebasan Sandera di Gaza

Keluarga Israel Desak Kesepakatan Pembebasan Sandera di Gaza

News | Rabu, 13 November 2024 | 21:13 WIB

Terkini

Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL

Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:26 WIB

Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?

Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:25 WIB

6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI

6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:22 WIB

Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online

Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:18 WIB

PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League

PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League

Jawa Tengah | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:03 WIB

Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital

Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:01 WIB

Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati

Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati

Foto | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:00 WIB

Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku

Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku

Jawa Tengah | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:55 WIB

Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat

Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:52 WIB

Anggaran Militer Melejit Rp187 T, Kabinet Bayangan: Mau Perang dengan Korbankan Demokrasi?

Anggaran Militer Melejit Rp187 T, Kabinet Bayangan: Mau Perang dengan Korbankan Demokrasi?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:50 WIB

×