Serangan Udara Israel di Beirut Tengah: 5 Tewas, Puluhan Luka-luka

Bella

Rabu, 20 November 2024 | 04:50 WIB
Serangan Udara Israel di Beirut Tengah: 5 Tewas, Puluhan Luka-luka
Asap mengepul di atas gedung-gedung setelah serangan Israel di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Jumat (4/10/2024). [ETIENNE TORBEY / AFP]

Suara.com - Israel kembali melancarkan serangan udara ke pusat kota Beirut pada Senin, menewaskan lima orang dan melukai 24 lainnya, hanya sehari setelah serangan serupa di area yang sama menewaskan 10 orang. Serangan ini memperburuk situasi di Lebanon, yang telah menjadi lokasi konflik intens selama berminggu-minggu.

Serangan di kawasan Zuqaq al-Blat, sebuah distrik padat penduduk yang menjadi tempat pengungsian warga dari selatan Lebanon, menyebabkan kerusakan besar, termasuk menghancurkan apartemen dekat tempat ibadah Muslim Syiah. Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan, selain korban jiwa, puluhan lainnya terluka dalam serangan yang menghancurkan kawasan bisnis dan memicu kebakaran besar.

Hizbullah mengonfirmasi bahwa salah satu serangan juga menewaskan juru bicara mereka, Mohammed Afif, bersama empat anggota tim media organisasi tersebut. Ini menambah daftar panjang pejabat senior Hizbullah yang tewas dalam konflik, termasuk Hassan Nasrallah yang tewas dalam serangan di September lalu.

Ketegangan semakin meningkat sejak Israel membuka front kedua melawan Hizbullah di Lebanon selatan. Konflik ini terjadi di tengah perang yang sedang berlangsung antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza. Militer Israel melaporkan sekitar 100 proyektil diluncurkan Hizbullah ke Israel utara pada Senin, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur.

Di sisi lain, Lebanon mencatat lebih dari 3.510 korban jiwa sejak Oktober tahun lalu, dengan sebagian besar kematian terjadi dalam dua bulan terakhir. Pemerintah Lebanon dilaporkan tengah mempertimbangkan proposal gencatan senjata yang diajukan Amerika Serikat, meskipun Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa operasi militer terhadap Hizbullah akan tetap berlanjut.

Penderitaan di Gaza dan Kondisi Kemanusiaan yang Memburuk

Sementara itu, di Gaza, serangan Israel terus menimbulkan korban. Pada Minggu, serangan udara di Gaza utara menyebabkan setidaknya 34 orang tewas dan puluhan lainnya hilang. Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan, lebih dari 43.000 orang telah tewas dalam konflik yang telah berlangsung lebih dari 13 bulan, dengan mayoritas korban adalah warga sipil.

Kondisi kemanusiaan di Gaza terus memburuk, terutama dengan tibanya musim dingin. Banyak pengungsi yang terpaksa tinggal di tenda atau membangun tempat tinggal darurat dari puing-puing bangunan yang hancur.

Penutupan Sekolah di Beirut

Sebagai dampak dari serangan di pusat Beirut, pemerintah setempat menutup semua sekolah dan institusi pendidikan tinggi selama dua hari ke depan. Warga seperti Shukri Fuad, seorang pengusaha yang selamat dari serangan, merasa kehilangan besar setelah tempat usahanya hancur akibat ledakan.

“Ini adalah kerja keras seumur hidup kami,” ungkapnya dengan penuh kesedihan.

baca juga

Konflik yang semakin memanas di dua front ini tidak hanya membawa kehancuran fisik tetapi juga luka mendalam bagi warga sipil di kedua belah pihak. Dunia internasional menyerukan gencatan senjata untuk menghentikan penderitaan yang terus bertambah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gaza Hadapi Bencana Musim Dingin, PBB Peringatkan Krisis Kemanusiaan Memburuk

Gaza Hadapi Bencana Musim Dingin, PBB Peringatkan Krisis Kemanusiaan Memburuk

News | Selasa, 19 November 2024 | 16:21 WIB

Gaza Dilanda Krisis: Konvoi Bantuan Pangan Dijarah, Situasi Kemanusiaan Makin Memburuk

Gaza Dilanda Krisis: Konvoi Bantuan Pangan Dijarah, Situasi Kemanusiaan Makin Memburuk

News | Selasa, 19 November 2024 | 16:17 WIB

Turki Bantah Kantor Hamas Pindah ke Wilayahnya

Turki Bantah Kantor Hamas Pindah ke Wilayahnya

News | Selasa, 19 November 2024 | 16:13 WIB

Pertempuran Terbuka? Hizbullah Klaim Serangan Balasan, Tel Aviv Jadi Medan Perang

Pertempuran Terbuka? Hizbullah Klaim Serangan Balasan, Tel Aviv Jadi Medan Perang

News | Selasa, 19 November 2024 | 16:11 WIB

Sekolah di Beirut Tutup Setelah Serangan Israel Menewaskan 6 Orang

Sekolah di Beirut Tutup Setelah Serangan Israel Menewaskan 6 Orang

News | Selasa, 19 November 2024 | 16:08 WIB

Kesaksian Warga Israel saat Dihantam Roket Hizbullah: Semuanya Menjadi Gelap!

Kesaksian Warga Israel saat Dihantam Roket Hizbullah: Semuanya Menjadi Gelap!

News | Selasa, 19 November 2024 | 12:23 WIB

Hizbullah Kirim Roket ke Sinagoga Israel, Wali Kota Haifa Yona Yahav: Ini adalah Takdir Ilahi

Hizbullah Kirim Roket ke Sinagoga Israel, Wali Kota Haifa Yona Yahav: Ini adalah Takdir Ilahi

News | Selasa, 19 November 2024 | 12:12 WIB

Roket Hizbullah Sukses Hantam Sinagoga di Haifa, Kompleks Israel Rusak Parah

Roket Hizbullah Sukses Hantam Sinagoga di Haifa, Kompleks Israel Rusak Parah

News | Selasa, 19 November 2024 | 11:54 WIB

Serangan 'Operasi Bunuh Diri' Hamas di Tel Aviv Tewaskan Satu Orang, Ditengah Upaya Gencatan Senjata

Serangan 'Operasi Bunuh Diri' Hamas di Tel Aviv Tewaskan Satu Orang, Ditengah Upaya Gencatan Senjata

News | Selasa, 19 November 2024 | 11:39 WIB

Kelompok Hamas dan Jihad Islam Serang Lokasi Vital Militer Israel di Tel Aviv

Kelompok Hamas dan Jihad Islam Serang Lokasi Vital Militer Israel di Tel Aviv

News | Selasa, 19 November 2024 | 11:28 WIB

Terkini

Berawal dari Perubahan Sikap di Sekolah, Aksi Bejat Karyawan Swasta Sodomi Pelajar Terbongkar

Berawal dari Perubahan Sikap di Sekolah, Aksi Bejat Karyawan Swasta Sodomi Pelajar Terbongkar

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:17 WIB

Menkeu Baru Tak Boleh Lagi Bikin Kebijakan Liar yang Sukar Diprediksi Pasar

Menkeu Baru Tak Boleh Lagi Bikin Kebijakan Liar yang Sukar Diprediksi Pasar

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:17 WIB

Apakah Mesin Cuci Inverter Tetap Hemat Listrik jika Digunakan Mencuci Baju Setiap Hari?

Apakah Mesin Cuci Inverter Tetap Hemat Listrik jika Digunakan Mencuci Baju Setiap Hari?

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 11:15 WIB

Gandeng Toyota dan Pertamina, RI Bangun Pusat Bioetanol Modern di Lampung: Sorgum Jadi Senjata Baru

Gandeng Toyota dan Pertamina, RI Bangun Pusat Bioetanol Modern di Lampung: Sorgum Jadi Senjata Baru

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 11:13 WIB

BBM Langka di Sejumlah Daerah, IESR Soroti Tata Kelola Energi

BBM Langka di Sejumlah Daerah, IESR Soroti Tata Kelola Energi

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:12 WIB

Ini Arti Kedutan Bibir Atas dan Bawah Menurut Primbon Jawa serta Medis

Ini Arti Kedutan Bibir Atas dan Bawah Menurut Primbon Jawa serta Medis

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 11:11 WIB

Donald Trump: AI Menguasai Dunia dan Memusnahkan Kemanusiaan itu Hoaks!

Donald Trump: AI Menguasai Dunia dan Memusnahkan Kemanusiaan itu Hoaks!

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:10 WIB

Weton yang Bisa Meredam Rabu Pon? Ada 3 Pilihan Menurut Primbon Jawa

Weton yang Bisa Meredam Rabu Pon? Ada 3 Pilihan Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 11:07 WIB

Sudaryono Ungkap Alasan MBG Ramai Dikritik di Sosmed: Ada Guru hingga LSM

Sudaryono Ungkap Alasan MBG Ramai Dikritik di Sosmed: Ada Guru hingga LSM

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:07 WIB

Mentan Ungkap Penipuan Beras Fortifikasi, Selisih Harga hingga Rp44.000 per Kg

Mentan Ungkap Penipuan Beras Fortifikasi, Selisih Harga hingga Rp44.000 per Kg

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:04 WIB

×