Netanyahu Disebut Kebal akan Surat Perintah Penangkapan ICC, Pelapor Khusus PBB Beri Bantahan Tegas

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Jum'at, 29 November 2024 | 12:13 WIB
Netanyahu Disebut Kebal akan Surat Perintah Penangkapan ICC, Pelapor Khusus PBB Beri Bantahan Tegas
Perdana menteri Israel Benjamin Netanyahu. [ANTARA/Anadolu/Abdülhamid Hoşbaş]

Suara.com - Francesca Albanese yang merupakan pelapor khusus PBB untuk Palestina, menegaskan bahwa klaim mengenai adanya pemimpin negara yang dapat "kebal" dari perintah penangkapan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) adalah sepenuhnya tidak berdasar.

Pernyataan ini disampaikan Albanese pada Kamis (28/11) sebagai tanggapan terhadap Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noel Barrot, yang menyatakan bahwa beberapa pemimpin negara, termasuk kepala otoritas Israel Benjamin Netanyahu dan mantan pejabat pertahanannya Yoav Gallant, mungkin "memiliki kekebalan" berdasarkan Statuta Roma.

Albanese menjelaskan bahwa pendekatan tersebut tidak valid karena telah dijelaskan oleh Mahkamah melalui kasus Omar Al-Bashir. Al-Bashir, mantan pemimpin Sudan, didakwa oleh ICC pada 2009 dan 2010 atas tuduhan kejahatan terhadap kemanusiaan dan kejahatan perang di Darfur.

Albanese menekankan bahwa argumen mengenai kekebalan suatu negara tidak sah dan diakui oleh Mahkamah. Ia juga mengingatkan bahwa menghalangi pelaksanaan perintah penangkapan ICC melanggar Pasal 77 Statuta Roma, dan menghalangi proses peradilan merupakan tindakan kriminal.

Dia mengkritik perbedaan respons Prancis terhadap perintah penangkapan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Maret 2023 dan perintah serupa terhadap Netanyahu dan Gallant, menyebutnya sebagai "standar ganda." Pekan lalu, ICC telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Netanyahu dan Gallant terkait dengan tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Jalur Gaza.

Di tengah hal ini, Israel juga tengah menghadapi gugatan di Mahkamah Internasional (ICJ) terkait agresinya di Jalur Gaza. Berbeda dengan pernyataan Menlu Barrot, Kementerian Luar Negeri Prancis menegaskan komitmennya untuk mematuhi kewajibannya berdasarkan Statuta Roma, menyatakan bahwa Prancis akan menghargai tanggung jawab internasionalnya dan menegaskan perlunya kepatuhan terhadap ICC.

Kementerian tersebut juga menyatakan bahwa negara tidak dapat mengabaikan kewajiban hukum internasionalnya terkait kekebalan, terutama bagi negara-negara yang bukan pihak dalam ICC.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Netanyahu Ancam Hizbullah dengan "Perang Intensif" Jika Gencatan Senjata Dilanggar

Netanyahu Ancam Hizbullah dengan "Perang Intensif" Jika Gencatan Senjata Dilanggar

News | Jum'at, 29 November 2024 | 10:41 WIB

Kejahatan Perang di Gaza: Semua Negara Uni Eropa Wajib Tangkap Netanyahu dan Gallant

Kejahatan Perang di Gaza: Semua Negara Uni Eropa Wajib Tangkap Netanyahu dan Gallant

News | Jum'at, 29 November 2024 | 10:10 WIB

Situasi di Gaza Makin Parah, Warga Israel Tuntut Netanyahu Mundur!

Situasi di Gaza Makin Parah, Warga Israel Tuntut Netanyahu Mundur!

News | Jum'at, 29 November 2024 | 02:15 WIB

Israel Ajukan Banding soal Surat Penangkapan dari ICC, Prancis Yakin Netanyahu Punya Kekebalan

Israel Ajukan Banding soal Surat Penangkapan dari ICC, Prancis Yakin Netanyahu Punya Kekebalan

News | Kamis, 28 November 2024 | 10:47 WIB

Susul Netanyahu, Pemimpin Junta Myanmar Juga Jadi Sasaran Surat Perintah Penangkapan ICC Atas Kekejaman pada Rohingya

Susul Netanyahu, Pemimpin Junta Myanmar Juga Jadi Sasaran Surat Perintah Penangkapan ICC Atas Kekejaman pada Rohingya

News | Kamis, 28 November 2024 | 08:46 WIB

Surat Perintah Penangkapan Netanyahu, Peringatan bagi Negara Sekutu Israel

Surat Perintah Penangkapan Netanyahu, Peringatan bagi Negara Sekutu Israel

News | Kamis, 28 November 2024 | 03:05 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB