Jeritan Hati Dokter di Gaza Jadi Saksi Bisu Kekejaman Perang

Andi Ahmad S

Selasa, 10 Desember 2024 | 11:55 WIB
Jeritan Hati Dokter di Gaza Jadi Saksi Bisu Kekejaman Perang
Kepala badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA), Philippe Lazzarini, pada Senin (7/10/2024) menggambarkan situasi di Gaza sebagai "terjun bebas ke dalam barbarisme," menyoroti kebutuhan mendesak akan diplomasi dan penghentian kekerasan. /ANTARA/Anadolu/py

Suara.com - Keadaan mengerikan saat ini terjadi di Dokter gawat darurat Razan Al-Nahhas, para dokter saat ini tengah berupaya untuk menyelamatkan dan merawat warga Palestina yang terluka.

Al-Nahhas mengatakan, saat ini tidak ada cara untuk benar-benar mengekspresikan emosi, trauma yang di rasakan saat itu.

Hal tersebut saat melihat anggota keluarga yang hancur, menangisi jenazah anak-anak mereka, keluarga mereka, kerabat mereka.

"Hanya perasaan nyaris putus asa ketika kalian disana, karena melihat pasien-pasien ini, yang sangat ingin kalian rawat, dan kalian tahu kalian tidak bisa melakukannya," tambahnya.

Dia mengenang saat dirinya harus memilih mana pasien yang diselamatkan di tengah "banyaknya korban" yang berdatangan ke Aqsa al-Shuhada di Deir al-Balah di tengah pemboman Israel yang tiada henti dan pembatasan bantuan yang memaksa fasilitas medis untuk beroperasi secara tidak terkoordinasi.

"Sebagai penyedia layanan kesehatan, kami seharusnya merawat setiap pasien, tetapi dengan keterbatasan sumber daya dan jumlah korban yang sangat banyak, Anda ditempatkan dalam posisi tanpa pilihan, dan itu adalah perasaan yang belum pernah saya alami sebelumnya," katanya.

"Sekarang, sejauh menyangkut bantuan yang dikirimkan, tidak ada yang sampai. Maksud saya, Anda tahu, itu tergantung pada keberhasilan atau kegagalan. Beberapa minggu lebih baik daripada yang lain. Namun, bahkan ketika bantuan sampai, itu hanya jumlah minimum," tambahnya.

Mengenai surat penangkapan yang dikeluarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) atas Netanyahu dan Gallant, al-Nahhas mengatakan bahwa dia merasa berkewajiban secara pribadi untuk memberikan kesaksiannya kepada ICC, "sejumlah kecil orang yang pergi dan menjadi saksi mata genosida ini."

"Mereka tidak mengizinkan pers asing. Mereka tidak mengizinkan penyidik. Mereka benar-benar tidak mengizinkan siapa pun masuk untuk menyaksikan ini, jadi bagi kami yang telah masuk, sudah menjadi tugas dan kewajiban kami untuk memberikan kesaksian, dan saya benar-benar ingin melakukan itu," katanya.

baca juga

Hala Rharrit, mantan juru bicara Departemen Luar Negeri, yang berbicara dalam konferensi pers bersama Al-Nahhas, mengakui bahwa banyak politisi "tidak tergerak" oleh semakin banyaknya bukti bahwa Israel melakukan genosida di Gaza, mengaitkannya dengan meluasnya kelompok kepentingan khusus di Washington.

"Politisi kita tidak lagi memilih berdasarkan tuntutan konstituen mereka. Mereka tidak lagi memilih berdasarkan apa yang baik bagi Amerika," katanya.

"Keputusan-keputusan ini tidak dibuat berdasarkan apa yang membuat Amerika lebih aman, apa yang memajukan kepentingan AS. Keputusan-keputusan ini dibuat berdasarkan siapa yang akan membuat saya terpilih, siapa donor yang harus saya pertanggungjawabkan? Dan itulah yang mendorong pengambilan keputusan, dan itulah yang benar-benar berbahaya bagi rakyat Amerika," tambahnya. [Antara].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Damaskus Jatuh ke Tangan Oposisi, AS Tak Berubah Sikap, Assad Cari Suaka di Rusia?

Damaskus Jatuh ke Tangan Oposisi, AS Tak Berubah Sikap, Assad Cari Suaka di Rusia?

News | Selasa, 10 Desember 2024 | 11:12 WIB

Kondisi Suriah Tidak Pasti Usai Rezim Presiden Bashar al-Assad Tumbang, Jerman Langsung Lakukan Ini

Kondisi Suriah Tidak Pasti Usai Rezim Presiden Bashar al-Assad Tumbang, Jerman Langsung Lakukan Ini

News | Selasa, 10 Desember 2024 | 11:04 WIB

Bukan Cuma ke Penjual Es, Gus Miftah Juga Hina Dokter hingga Didesak Minta Maaf ke IDI

Bukan Cuma ke Penjual Es, Gus Miftah Juga Hina Dokter hingga Didesak Minta Maaf ke IDI

Tekno | Selasa, 10 Desember 2024 | 10:53 WIB

Terkini

Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer

Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:50 WIB

Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo

Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:45 WIB

Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel

Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:36 WIB

Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim

Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:30 WIB

4 Micellar Water Probiotic Jaga Keseimbangan Skin Barrier pada Kulit Kering

4 Micellar Water Probiotic Jaga Keseimbangan Skin Barrier pada Kulit Kering

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:20 WIB

Berdayakan UMKM Lokal, BRI Hadirkan Pelatihan Terpadu Lewat Rumah BUMN Demak

Berdayakan UMKM Lokal, BRI Hadirkan Pelatihan Terpadu Lewat Rumah BUMN Demak

Bri | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:11 WIB

Viral Denda Ban Gundul Rp250 Ribu, Korlantas Polri Ungkap Fakta Sebenarnya

Viral Denda Ban Gundul Rp250 Ribu, Korlantas Polri Ungkap Fakta Sebenarnya

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:10 WIB

Survei SMRC Beberkan Dua Faktor Utama Kepuasan Publik ke Presiden Prabowo Anjlok Tajam

Survei SMRC Beberkan Dua Faktor Utama Kepuasan Publik ke Presiden Prabowo Anjlok Tajam

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:08 WIB

Nasib Tragis Bintang Film Dewasa Alami Kerusakan Otak Permanen, Minta Ganti Rugi Rp45 M

Nasib Tragis Bintang Film Dewasa Alami Kerusakan Otak Permanen, Minta Ganti Rugi Rp45 M

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:03 WIB

Berhenti Menggosok Dudukan Toilet Umum dengan Tisu, Ini Cara Membersihkan yang Benar

Berhenti Menggosok Dudukan Toilet Umum dengan Tisu, Ini Cara Membersihkan yang Benar

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 12:57 WIB

×