Bantah Lakukan Pemberontakan, Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Menolak Mundur

Bella | Suara.com

Kamis, 12 Desember 2024 | 09:29 WIB
Bantah Lakukan Pemberontakan, Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Menolak Mundur
Presiden Yoon Suk Yeol (x.com)

Suara.com - Presiden Yoon Suk Yeol mengatakan bahwa pengumuman darurat militer yang ia lakukan sebagai tindakan pemerintahan dan menyangkal tuduhan pemberontakan yang dihadapinya. Ia juga berjanji untuk melawan hingga titik terakhir terkait pemakzulan atau penyelidikan hukum darurat.

Yoon menolak seruan untuk mengundurkan diri selama pidato publiknya di tengah perluasan investigasi oleh polisi dan jaksa terhadap deklarasi darurat militer yang berlangsung singkat pada hari Selasa lalu.

Yoon menyatakan bahwa ia menggunakan kekuasaannya sebagai presiden untuk mengumumkan darurat militer sebagai upaya melindungi bangsa dan menormalkan urusan negara melawan oposisi yang memparalisis (menghambat atau menghentikan fungsi) pemerintah.

"Baik saya dimakzulkan atau diselidiki, saya akan menghadapinya dengan adil," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa sebuah survei yang dirilis pada hari Kamis menunjukkan bahwa lebih dari tujuh dari sepuluh warga Korea Selatan setuju bahwa Presiden Yoon Suk Yeol harus segera mengundurkan diri atau dimakzulkan atas deklarasi hukum darurat militer yang telah ia buat.

Survei dari Realmeter yang melibatkan 507 orang berusia 18 tahun ke atas yang dilakukan pada hari Rabu menunjukkan bahwa 74,8 persen responden menyatakan bahwa Yoon harus segera meninggalkan jabatannya, baik melalui pengunduran diri atau pemakzulan.

Dari mereka yang disurvei, 16,2 persen mendukung pengunduran diri teratur seperti yang diusulkan oleh partai penguasa, sementara 9 persen lainnya mengatakan mereka tidak yakin tentang isu ini.

Partai Kekuatan Rakyat, partai penguasa, sebelumnya menyatakan bahwa mereka akan meminimalkan dampak dari kegagalan deklarasi hukum darurat Yoon dengan mendorong 'pengunduran diri awal' dan 'teratur' presiden. Partai tersebut kemudian mengusulkan agar Yoon mengundurkan diri pada Februari, diikuti oleh pemilihan presiden mendadak pada April, atau mengundurkan diri pada Maret dengan pemilihan mendadak pada Mei.

Dalam survei tersebut, 66,2 persen responden mengatakan bahwa mereka mengalami stres atau trauma akibat kekacauan hukum darurat militer. Survei ini memiliki margin kesalahan plus atau minus 4,4 poin persentase dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Yoon telah dilarang meninggalkan negara saat polisi, jaksa, dan Kantor Investigasi Korupsi untuk Pejabat Tinggi menyelidiki tuduhan terkait penerapan hukum darurat militer pada 3 Desember. Ia juga menghadapi upaya pemakzulan lain di parlemen setelah berhasil melewati voting pertama karena kurangnya quorum pada Sabtu lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei: Hampir 75 Persen Warga Korsel Setuju Presiden Yoon Suk Yeol Segera Mengundurkan Diri Buntut Darurat Militer

Survei: Hampir 75 Persen Warga Korsel Setuju Presiden Yoon Suk Yeol Segera Mengundurkan Diri Buntut Darurat Militer

News | Kamis, 12 Desember 2024 | 08:50 WIB

Korut Sebut Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Gagal, Ini Penyebabnya

Korut Sebut Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Gagal, Ini Penyebabnya

News | Kamis, 12 Desember 2024 | 03:50 WIB

Media Korut Soroti Kekacauan Politik Korsel, Sebut Yoon di Ambang Kehancuran

Media Korut Soroti Kekacauan Politik Korsel, Sebut Yoon di Ambang Kehancuran

News | Rabu, 11 Desember 2024 | 19:33 WIB

Deretan Pejabat Korsel Dilarang Bepergian ke Luar Negeri

Deretan Pejabat Korsel Dilarang Bepergian ke Luar Negeri

News | Rabu, 11 Desember 2024 | 17:56 WIB

Partai Oposisi Bakal Gelar Pemakzulan Kedua Yoon Suk Yeol

Partai Oposisi Bakal Gelar Pemakzulan Kedua Yoon Suk Yeol

News | Rabu, 11 Desember 2024 | 15:44 WIB

Mantan Menhan Korea Selatan Kim Yong Hyun Otak di Balik Darurat Militer

Mantan Menhan Korea Selatan Kim Yong Hyun Otak di Balik Darurat Militer

News | Rabu, 11 Desember 2024 | 15:24 WIB

Jadi Tersangka Penyalahgunaan Kekuasaan, Presiden Korea Selatan Dilarang Bepergian ke Luar Negeri

Jadi Tersangka Penyalahgunaan Kekuasaan, Presiden Korea Selatan Dilarang Bepergian ke Luar Negeri

News | Rabu, 11 Desember 2024 | 12:40 WIB

Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Jadi Tersangka Pengkhianatan dan Penyalahgunaan Kekuasaan

Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Jadi Tersangka Pengkhianatan dan Penyalahgunaan Kekuasaan

News | Rabu, 11 Desember 2024 | 12:22 WIB

Gara-gara Darurat Militer, Mantan Menhan Korea Selatan Kim Yong-hyun Coba Bunuh Diri

Gara-gara Darurat Militer, Mantan Menhan Korea Selatan Kim Yong-hyun Coba Bunuh Diri

News | Rabu, 11 Desember 2024 | 12:14 WIB

Umumkan Darurat Militer, Para Artis Korea Dukung Pemakzulan Presiden Yoon

Umumkan Darurat Militer, Para Artis Korea Dukung Pemakzulan Presiden Yoon

Your Say | Rabu, 11 Desember 2024 | 08:55 WIB

Terkini

Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama

Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:39 WIB

Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?

Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:29 WIB

Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?

Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:23 WIB

Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah

Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:14 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:46 WIB

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:39 WIB

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:26 WIB

6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan

6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:20 WIB

Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang

Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:15 WIB

Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor

Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:03 WIB