Malaysia dan Singapura Segera Terapkan Sistem Imigrasi Tanpa Paspor, Cukup Scan QR Code

Andi Ahmad S | Suara.com

Senin, 16 Desember 2024 | 21:31 WIB
Malaysia dan Singapura Segera Terapkan Sistem Imigrasi Tanpa Paspor, Cukup Scan QR Code
Ilustrasi Malaysia dan Singapura Segera Terapkan Sistem Imigrasi Tanpa Paspor, Cukup Scan QR Code (pexels)

Suara.com - Perkembangan teknologi saat ini sudah bisa mempermudah seluruh masyarakat, seperti pada tahun 2025 nanti warga Singapura dan para pelancong asing lainnya bisa dengan mudah melintasi pos pemeriksaan imigrasi Johor menuju Malaysia dengan hanya menggunakan QR Code.

Kebijakan itu akan diterapkan usai Pejabat tinggi pemerintahan negara bagian Johor Lee Ting Han pekan lalu menyebut bahwa pemeriksaan imigrasi dengan QR Code diperluas bagi warga Singapura dan pemilik paspor asing lainnya.

Keputusan ini diambil Malaysia setelah mendapatkan permintaan dari berbagai perusahaan asing yang ingin berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Johor-Singapura. Mereka berharap pemeriksaan di salah satu perlintasan darat tersibuk di dunia itu bisa lebih cepat.

Dalam pidatonya pada acara terkait KEK yang diadakan oleh OCBC Bank di Johor Bahru para Rabu pekan lalu, Lee mengatakan penggunaan QR Code bagi warga Singapura dan pemegang paspor asing lainnya adalah langkah penting dalam digitalisasi pergerakan orang di perbatasan darat dan mengurangi kepadatan.

"Ini adalah masalah menahun yang harus kami atasi - pergerakan orang. Per harinya ada 300.000 sampai 350.000 orang (yang melintas), menjadikannya salah satu perbatasan darat tersibuk di dunia," kata lee.

"Baru pagi ini, Singapura mengumumkan akan memperluas perjalanan bebas paspor di pos pemeriksaan Woodlands (dan Tuas) untuk bus pelancong. Di Malaysia kami telah menyelesaikan pengujian awal, dan akan memperluas sistem pemeriksaan QR Code bebas paspor untuk seluruh warga Malaysia mulai awal tahun depan, dan untuk semua pemegang paspor, yang diharapkan pada pertengahan tahun depan."

Melansir dari media CNA, Lee yang juga merupakan ketua komisi investasi, perdagangan, konsumen dan sumber daya manusia Johor, mengatakan bahwa Malaysia telah mencermati keberhasilan Singapura dalam menggagas perlintasan bebas paspor.

"Kami mencermati dari dekat. Kami telah menyelesaikan pengujian awal dan bersyukur tidak ada masalah teknis yang terjadi, dan langkah ini mendapatkan banyak dukungan dari warga Malaysia yang ingin bepergian dari dan ke Singapura," kata dia.

Pengujian dengan QR Code itu dilakukan antara Juni dan November tahun ini bagi warga Malaysia yang melintasi pos pemeriksaan darat dengan bus dan motor.

Menyusul kesuksesan uji coba itu, Menteri Dalam Negeri Malaysia Saifuddin Nasution Ismail mengatakan kebijakan ini akan diperluas bagi pengendara mobil dan pejalan kaki Malaysia di awal 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timnas Indonesia Jadi Patokan, Pelatih Baru Malaysia Emban 2 Misi Ini

Timnas Indonesia Jadi Patokan, Pelatih Baru Malaysia Emban 2 Misi Ini

Bola | Senin, 16 Desember 2024 | 19:15 WIB

Drama Politik Korsel, Jenderal Kwak Dituduh Hasut Kerusuhan

Drama Politik Korsel, Jenderal Kwak Dituduh Hasut Kerusuhan

News | Senin, 16 Desember 2024 | 18:47 WIB

Siklon Dahsyat Landa Mayotte, Ribuan Rumah Hancur, Korban Jiwa Berjatuhan

Siklon Dahsyat Landa Mayotte, Ribuan Rumah Hancur, Korban Jiwa Berjatuhan

News | Senin, 16 Desember 2024 | 18:34 WIB

Terkini

Kedubes Rusia Sampaikan Duka atas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Kedubes Rusia Sampaikan Duka atas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

News | Rabu, 29 April 2026 | 19:44 WIB

Solidaritas Sumut dan Sumbar Hibahkan Rp287 Miliar untuk Pemulihan Aceh

Solidaritas Sumut dan Sumbar Hibahkan Rp287 Miliar untuk Pemulihan Aceh

News | Rabu, 29 April 2026 | 19:07 WIB

Selesaikan Masalah Perkotaan, Wamendagri Bima Dorong Aglomerasi Berbasis Sektoral

Selesaikan Masalah Perkotaan, Wamendagri Bima Dorong Aglomerasi Berbasis Sektoral

News | Rabu, 29 April 2026 | 19:03 WIB

Dari Kritik ke Tawa: Kehadiran Rocky Gerung di Istana jadi Strategi Prabowo Akhiri Era Oposisi?

Dari Kritik ke Tawa: Kehadiran Rocky Gerung di Istana jadi Strategi Prabowo Akhiri Era Oposisi?

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:58 WIB

Cekcok Saat Main Bola, Dua Pemuda Cengkareng Nekat Siram Air Keras Hingga Masuk Sel

Cekcok Saat Main Bola, Dua Pemuda Cengkareng Nekat Siram Air Keras Hingga Masuk Sel

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:52 WIB

Peneliti Soroti Kebijakan Menhan Soal Militer Asing di Langit RI, Minta DPR Perketat Pengawasan

Peneliti Soroti Kebijakan Menhan Soal Militer Asing di Langit RI, Minta DPR Perketat Pengawasan

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:46 WIB

Jelang May Day KSPSI Bocorkan Permenaker Outsourcing, Bakal Lebih Ketat?

Jelang May Day KSPSI Bocorkan Permenaker Outsourcing, Bakal Lebih Ketat?

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:44 WIB

Selamat Ginting Nilai Prabowo Masih Konsolidasi Hadapi Pengaruh Jokowi

Selamat Ginting Nilai Prabowo Masih Konsolidasi Hadapi Pengaruh Jokowi

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:38 WIB

Kemenhan Bahas Akses Langit RI, Connie Bakrie: Harga Diri Bangsa Lebih Mahal dari Bantuan Keamanan

Kemenhan Bahas Akses Langit RI, Connie Bakrie: Harga Diri Bangsa Lebih Mahal dari Bantuan Keamanan

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:36 WIB

Sadis dan Terencana: 7 Fakta Pengeroyokan Pelajar di Bantul, Motif Geng hingga Ancaman Hukuman Mati

Sadis dan Terencana: 7 Fakta Pengeroyokan Pelajar di Bantul, Motif Geng hingga Ancaman Hukuman Mati

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:36 WIB