Target Pembangunan Tanggul Pantai Jakarta Mundur, Nelayan Minta Parkiran Kapal Lebih Dulu

Andi Ahmad S | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 18 Desember 2024 | 23:15 WIB
Target Pembangunan Tanggul Pantai Jakarta Mundur, Nelayan Minta Parkiran Kapal Lebih Dulu
Pembangunan tanggul Pantai Jakarta. [Dok Kementerian PUPR]

Suara.com - Pengerjaan tanggul pantai di kawasan pesisir Jakarta dipastikan molor. Target awal proyek rampung pada 2028 kini diundur jadi 2030.

Hal ini dikatakan oleh Plt Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin. Ia menyebut ada dua faktor utama penyebab molornya pembangunan tanggul yang bertujuan untuk mencegah banjir rob tersebut.

Menurut Ika, penyebab pertama adalah lambatnya proses pengadaan barang dan jasa. Selain itu, koordinasi dengan nelayan di pesisir pantai menjadi tantangan tambahan

"(Penyebab) kedua, kaitannya dengan kami tetap harus mengoordinasikan dengan nelayan yang ada di pesisir pantai," ujar Ika kepada wartawan, Rabu (18/12/2024).

Ika menjelaskan bahwa nelayan meminta agar dibangun area untuk parkir kapal di sepanjang tanggul pantai. Pemprov DKI telah mulai membangun tambatan kapal di kawasan Kali Baru, Cilincing, Jakarta Utara, yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan nelayan tanpa mengganggu alur pelayaran kapal.

"Masukan dari warga menjadi pertimbangan dalam desain tanggul. Kami harus memastikan tambatan kapal tidak menghalangi jalur pelayaran dan dapat digunakan untuk kebutuhan nelayan," jelas Ika.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi, mengungkapkan akan segera berkomunikasi dengan calon gubernur dan wakil gubernur terpilih, Pramono Anung dan Rano Karno, untuk mempercepat pembangunan tanggul pantai.

"Banjir rob akan terus terjadi sebelum tanggul selesai, jadi kami berharap pembangunan ini bisa dipercepat," ujarnya.

Pembangunan tanggul pantai adalah bagian dari program penanganan banjir rob melalui proyek National Capital Integrated Coastal Development (NCICD). Fase pertama proyek ini melibatkan pembangunan tanggul pantai sepanjang 20 kilometer, dengan total rencana pembangunan mencapai 39 kilometer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rabu Malam, Sejumlah Wilayah di Jakarta Utara Masih Terendam Banjir Rob

Rabu Malam, Sejumlah Wilayah di Jakarta Utara Masih Terendam Banjir Rob

News | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:52 WIB

Carlos Eduardo Masih Dipantau Tim Medis Persija Jakarta, Berpotensi Absen Panjang?

Carlos Eduardo Masih Dipantau Tim Medis Persija Jakarta, Berpotensi Absen Panjang?

Your Say | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:17 WIB

SBMI Catat 456 Kasus Buruh Migran Sepanjang 2024, Didominasi Penipuan hingga TPPO

SBMI Catat 456 Kasus Buruh Migran Sepanjang 2024, Didominasi Penipuan hingga TPPO

News | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:15 WIB

Terkini

Arus Balik Lebaran Mulai Padati Terminal Terpadu Pulo Gebang

Arus Balik Lebaran Mulai Padati Terminal Terpadu Pulo Gebang

News | Senin, 23 Maret 2026 | 15:22 WIB

Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan

Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:59 WIB

Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari

Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:50 WIB

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Pastikan Tetap Akan Kooperatif

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Pastikan Tetap Akan Kooperatif

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:42 WIB

Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026

Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:25 WIB

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:38 WIB

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:25 WIB

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:17 WIB

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:13 WIB

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:04 WIB