Pengacara Yoon Suk Yeol Ungkap Hal Ini Saat Penerapan Status Darurat Militer di Korsel

Andi Ahmad S

Kamis, 19 Desember 2024 | 18:21 WIB
Pengacara Yoon Suk Yeol Ungkap Hal Ini Saat Penerapan Status Darurat Militer di Korsel
Presiden Yoon Suk Yeol memberikan pidato publik dari kediamannya di Seoul, Korea Selatan, Sabtu (14/12/2024). [Handout / Kantor Kepresidenan Korea Selatan / AFP]

Suara.com - Fakta baru diungkapkan pengacara Presiden Korea Selatan yang dimakzulkan, Yoon Suk Yeol saat penerapan status darurat militer di Korsel.

Seok Dong-hyeon, seorang pengacara dan teman lama Yoon, juga mengatakan kepada wartawan bahwa berbagai investigasi – yang tampaknya tumpang tindih – yang melibatkan Yoon harus disederhanakan.

Yoon yang merupakan mantan jaksa, mengejutkan negara tersebut pada tanggal 3 Desember ketika ia mengumumkan darurat militer dalam pidatonya di televisi pada larut malam.

"Dia (Yoon) telah meminta maaf karena mengejutkan dan mengagetkan publik, dan dia tetap meminta maaf atas hal itu...tapi dia memiliki posisi yang jelas dan percaya diri mengenai masalah yang sedang diperdebatkan dan harus ditangani," kata Seok, dilansir dari CNA.

Yoon dimakzulkan oleh parlemen dalam pemungutan suara Sabtu lalu mengenai pemberlakuan darurat militer, dan menghadapi persidangan di Mahkamah Konstitusi mengenai apakah akan memecatnya dari jabatannya atau mengembalikan kekuasaan presidennya.

Yoon juga menghadapi penyelidikan apakah deklarasi darurat militer merupakan pemberontakan, salah satu dari sedikit tuduhan yang tidak dapat ditanggung oleh presiden Korea Selatan.

"Pemberontakan macam apa yang mengikuti perintah parlemen untuk berhenti... dan berhenti setelah dua hingga tiga jam?" kata Seok yang mengenakan jam tangan suvenir dari kantor kepresidenan Yoon.

Ketika ditanya apakah keputusan darurat militer melanggar konstitusi, Seok mengatakan Yoon memandang situasi di mana partai oposisi mendominasi parlemen, memotong anggaran pemerintah dan memakzulkan pejabat pemerintah sebagai “keadaan darurat” dan merupakan dasar untuk menerapkan perintah darurat militer.

Yoon, yang belum berkomentar secara terbuka sejak tak lama setelah pemakzulannya, saat ini tinggal di kediamannya dengan tugasnya ditangguhkan karena pemakzulan oleh parlemen, kata pengacara tersebut.

baca juga

Sementara Yoon telah meminta maaf karena telah mengguncang negara dengan deklarasi darurat militernya, Seok juga meminta pemahaman masyarakat atas “rasa sakit” presiden dalam menghadapi kekuasaan berlebihan dari oposisi.

Masih belum jelas apakah Yoon akan mematuhi penyelidikan atau menanggapi upaya pemanggilannya.

Yoon masih membentuk tim hukum untuk menanggapi penyelidikan kriminal terhadap kasus darurat militer dan sidang mendatang di Mahkamah Konstitusi untuk meninjau keputusan parlemen untuk memakzulkannya dan menentukan nasib politiknya, kata Seok.

Dinas keamanan kantor kepresidenan mengatakan pada hari Rabu bahwa pihaknya tidak akan mematuhi upaya penggerebekan yang dilakukan oleh lembaga investigasi, menurut kantor berita Yonhap, dan Mahkamah Konstitusi mengatakan pada hari Kamis bahwa dokumen persidangan yang coba dikirimkan kepada Yoon belum sampai kepadanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terseret Kasus Pencucian Uang, Istri Mantan Perdana Menteri Malaysia, Rosmah Mansor Bebas

Terseret Kasus Pencucian Uang, Istri Mantan Perdana Menteri Malaysia, Rosmah Mansor Bebas

News | Kamis, 19 Desember 2024 | 17:28 WIB

Rusia Tak Ingin Ada Perdamaian dengan Ukraina, Uni Eropa Bakal Lakukan Hal Ini

Rusia Tak Ingin Ada Perdamaian dengan Ukraina, Uni Eropa Bakal Lakukan Hal Ini

News | Kamis, 19 Desember 2024 | 17:05 WIB

Pengadilan Makzulkan Presiden Korsel, Yoon Diperintahkan Serahkan Bukti Darurat Militer

Pengadilan Makzulkan Presiden Korsel, Yoon Diperintahkan Serahkan Bukti Darurat Militer

News | Kamis, 19 Desember 2024 | 15:38 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×