Israel Terus Melanggar Kesepakatan Gencatan Senjata, PM Lebanon Minta Komite Pemantau Lakukan Ini

Andi Ahmad S | Suara.com

Rabu, 25 Desember 2024 | 14:20 WIB
Israel Terus Melanggar Kesepakatan Gencatan Senjata, PM Lebanon Minta Komite Pemantau Lakukan Ini
Asap mengepul di atas gedung-gedung setelah serangan Israel di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Jumat (4/10/2024). [ETIENNE TORBEY / AFP]

Suara.com - Tentara Israel nampaknya terus melakukan pelanggaran di wilayah Lebanon di tengah gencatan senjata yang berlangsung dengan Hizbullah, hingga Selasa (24/12/2024) waktu setempat.

Terbaru kali ini, Perdana Menteri Lebanon, Najib Mikati meminta agar komite pemantau gencatan senjata agar melakukan tindakan tegas kepada Israel.

Hal itu bertujuan agar menghentikan pelanggaran hingga menarik pasukan Israel dari wilayah yang masih dikuasai di Lebanon selatan.

Pernyataan itu diungkapkan pada pertemuan komite pemantau gencatan senjata, Mikati menegaskan perlunya menghentikan pelanggaran Israel dan segera menarik pasukan Israel dari wilayah perbatasan di Lebanon selatan.

Pemerintah Lebanon dalam pernyataannya menyampaikan bahwa Mikati kembali menegaskan komitmen Lebanon terhadap perjanjian gencatan senjata, sekaligus menyebut pelanggaran Israel terhadap kesepakatan itu sebagai hal yang "tidak dapat diterima."

Ia mendesak komite pemantau untuk "menekan Israel agar melaksanakan ketentuan dalam perjanjian gencatan senjata, khususnya terkait penarikan pasukan dari wilayah yang diduduki serta menghentikan pelanggaran yang dilakukan."

Komite tersebut juga melibatkan perwakilan dari Amerika Serikat, Prancis, Israel, dan Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL).

Berdasarkan ketentuan dalam perjanjian gencatan senjata tanggal 27 November, Israel diwajibkan menarik pasukannya ke selatan Garis Biru – perbatasan de facto – secara bertahap, sementara tentara Lebanon akan dikerahkan ke wilayah Lebanon selatan dalam waktu 60 hari.

Menurut otoritas kesehatan Lebanon, lebih dari 4.000 orang tewas, lebih dari 16.500 terluka, dan lebih dari 1 juta orang mengungsi akibat serangan Israel di Lebanon sejak Oktober 2023. (Antara).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awas Palestine Washing! MUI Bongkar Trik Licik Perusahaan Pro-Israel Hindari Boikot

Awas Palestine Washing! MUI Bongkar Trik Licik Perusahaan Pro-Israel Hindari Boikot

Bisnis | Selasa, 24 Desember 2024 | 17:03 WIB

Israel Akui Membunuh Mantan Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh di Tehran

Israel Akui Membunuh Mantan Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh di Tehran

News | Selasa, 24 Desember 2024 | 11:05 WIB

Akui Dalang Pembunuhan Haniyeh, Israel Akan Serang Houthi: Kami Akan Penggal kepala Pemimpin Mereka

Akui Dalang Pembunuhan Haniyeh, Israel Akan Serang Houthi: Kami Akan Penggal kepala Pemimpin Mereka

News | Selasa, 24 Desember 2024 | 08:55 WIB

Terkini

Berapa Harga yang Harus Dibayar Donald Trump dari Gencatan Senjata dengan Iran?

Berapa Harga yang Harus Dibayar Donald Trump dari Gencatan Senjata dengan Iran?

News | Rabu, 08 April 2026 | 14:25 WIB

Kabar Terbaru Biaya Haji 2026, Presiden Prabowo Akan Beri Pengumuman Penting Sore Ini!

Kabar Terbaru Biaya Haji 2026, Presiden Prabowo Akan Beri Pengumuman Penting Sore Ini!

News | Rabu, 08 April 2026 | 14:19 WIB

Donald Trump: Kami Akan Bantu Rekonstruksi Iran, Ini Era Emas Timur Tengah

Donald Trump: Kami Akan Bantu Rekonstruksi Iran, Ini Era Emas Timur Tengah

News | Rabu, 08 April 2026 | 14:18 WIB

JK Resmi Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Buntut soal Tuduhan Danai Kasus Ijazah Jokowi

JK Resmi Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Buntut soal Tuduhan Danai Kasus Ijazah Jokowi

News | Rabu, 08 April 2026 | 14:10 WIB

DPR Sambut Gencatan Senjata AS-Iran, Dave Laksono: Diplomasi Masih Jadi Instrumen Utama!

DPR Sambut Gencatan Senjata AS-Iran, Dave Laksono: Diplomasi Masih Jadi Instrumen Utama!

News | Rabu, 08 April 2026 | 14:03 WIB

2 Masalah Besar Ini Jadi Alasan Donald Trump Pilih Damai Sementara dengan Iran

2 Masalah Besar Ini Jadi Alasan Donald Trump Pilih Damai Sementara dengan Iran

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:58 WIB

Perubahan Iklim Memperluas Risiko Kebakaran Hutan: Ribuan Spesies Terancam Punah

Perubahan Iklim Memperluas Risiko Kebakaran Hutan: Ribuan Spesies Terancam Punah

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:55 WIB

Biaya Penerbangan Haji Terancam Naik hingga 51 persen, Pemerintah Pastikan Tak Bebani Jemaah

Biaya Penerbangan Haji Terancam Naik hingga 51 persen, Pemerintah Pastikan Tak Bebani Jemaah

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:54 WIB

Keracunan MBG di Jakarta Timur Berangsur Pulih, Mayoritas Pasien Segera Pulang

Keracunan MBG di Jakarta Timur Berangsur Pulih, Mayoritas Pasien Segera Pulang

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:48 WIB

BPOM Perluas Vaksin Campak untuk Dewasa, Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas

BPOM Perluas Vaksin Campak untuk Dewasa, Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:41 WIB