Awas Palestine Washing! MUI Bongkar Trik Licik Perusahaan Pro-Israel Hindari Boikot

M Nurhadi

Selasa, 24 Desember 2024 | 17:03 WIB
Awas Palestine Washing! MUI Bongkar Trik Licik Perusahaan Pro-Israel Hindari Boikot
Ribuan massa menggelar aksi aolidaritas 100 Hari Genosida Palestina di Titik Nol Km, Sabtu (13/01/2024). [Kontributor/Putu Ayu Palupi]

Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) bidang hukum, Dr. KH Ikhsan Abdullah, mengingatkan umat Islam untuk waspada terhadap aksi yang dikenal sebagai ‘Palestine Washing’.

Ini adalah strategi yang digunakan oleh perusahaan multinasional asing untuk menghindari gerakan boikot terhadap produk-produk yang pro-Israel dengan menciptakan kesan bahwa mereka peduli terhadap bangsa Palestina melalui berbagai aktivitas simbolis.

“Banyak merek global (perusahaan multinasional) yang mendekati MUI untuk meminta dukungan, karena saham dan produk mereka terkena dampak dari gerakan boikot terhadap produk-produk pro-Israel. Mereka semuanya meminta agar boikot ini segera dihentikan,” ungkap Ikhsan dalam acara “Bulan Palestina & Sosialisasi Fatwa MUI” di Cirebon, Jawa Barat, baru-baru ini.

Di hadapan santri, pejabat setempat, tokoh masyarakat, mahasiswa, dan penggiat organisasi Nahdlatul Ulama (NU), Ikhsan menjelaskan bahwa gerakan boikot yang semakin marak di berbagai belahan dunia telah berdampak signifikan, khususnya pada penjualan produk dari perusahaan multinasional seperti McDonald’s, KFC, Starbucks, Danone Aqua, dan beberapa merek lainnya.

Ia menambahkan bahwa tidak mengherankan jika para pemilik merek tersebut mencoba untuk melobi berbagai pihak, berpartisipasi dalam donasi untuk Palestina, menjalankan kampanye iklan yang menunjukkan dukungan mereka, serta melakukan pencitraan positif di media sosial terkait Palestina.

Ikhsan menegaskan bahwa MUI tidak akan mengindahkan lobi dari perusahaan-perusahaan multinasional tersebut. “Prinsip kemanusiaan tidak boleh diabaikan. Isu Palestina adalah isu kemanusiaan yang transcends religious boundaries,” tegasnya.

Bagi Ikhsan, situasi genosida di Gaza yang sudah berlangsung lebih dari setahun merupakan isu kemanusiaan yang belum sepenuhnya diselesaikan.

“Selama Zionis Israel melakukan genosida di Gaza, boikot juga harus terus jalan. Intinya, boikot yang telah menggejala di tengah masyarakat dalam setahun lebih terakhir tak boleh padam,” kata Ikhsan.

Lebih jauh, Ikhsan mengungkapkan gerakan boikot produk pro Israel terus mendapatkan momentum di tengah masyarakat.

baca juga

“Di Indonesia, masyarakat sudah mulai bergeser dari menggunakan produk-produk global. Dari riset yang kami lakukan, sekitar 85% masyarakat Indonesia ingin beralih dari produk global ke produk nasional. Ini sangat positif,” katanya. “Semangat boikot ini harus terus dipelihara, untuk mendukung produk lokal dan nasional.”

Berbicara dalam kesempatan yang sama, Dekan Fakultas Hukum Universitas Gunung Jati, Dr. Harmono, mengatakan salah satu semangat pendirian negara Republik Indonesia adalah keinginan untuk menghapuskan penjajahan di atas bumi karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan.

“Boikot terhadap produk-produk (terafiliasi Israel) agar keuntungannya tidak mengalir ke sana, lama-lama kemudian (Israel) stop karena tenaganya habis, kemudian tidak menindas lagi. Divestasi dan Sanksi berarti mengambil kembali, mencabut segala investasi yang ada di negara Israel, dan diikuti pemberian sanksi,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Besar Nahdhatul Ulama bidang pemberdayaan perekonomian, Dr. KH. Eman Suryaman, berharap umat Islam menyatukan langkah dalam memboikot produk perusahaan multinasional asing yang pro Israel sebagai bentuk dukungan atas Palestina dan sekaligus protes atas kebijakan luar negeri negara-negara Barat yang mendukung Israel.

"Boikot produk pro Israel yang marak di berbagai negara dalam setahun lebih terakhir, termasuk Indonesia, perlu diteruskan agar memberi efek jera pada Israel dan negara-negara pendukungnya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gaza Kelaparan: Hanya 12 Truk Bantuan Berhasil Tembus Blokade Israel

Gaza Kelaparan: Hanya 12 Truk Bantuan Berhasil Tembus Blokade Israel

News | Senin, 23 Desember 2024 | 20:35 WIB

MUI Usul Pinjol Perlu Ditertibkan, Ada Suku Bunga Tembus 9% per Bulan

MUI Usul Pinjol Perlu Ditertibkan, Ada Suku Bunga Tembus 9% per Bulan

Tekno | Senin, 23 Desember 2024 | 18:01 WIB

Keamanan Warga Semakin Terancam, Israel Bangun Pos Pemukiman di Area Kontrol Palestina

Keamanan Warga Semakin Terancam, Israel Bangun Pos Pemukiman di Area Kontrol Palestina

News | Senin, 23 Desember 2024 | 17:09 WIB

MUI 'Cuma' Haramkan Muslim Lakukan Ini saat Natal, Apakah Mengucapkan Selamat Juga Termasuk?

MUI 'Cuma' Haramkan Muslim Lakukan Ini saat Natal, Apakah Mengucapkan Selamat Juga Termasuk?

Lifestyle | Senin, 23 Desember 2024 | 15:30 WIB

Haaretz: 235 Tentara Divisi Elit Israel Gugur di Gaza, Perang Genosida Berlanjut

Haaretz: 235 Tentara Divisi Elit Israel Gugur di Gaza, Perang Genosida Berlanjut

News | Selasa, 24 Desember 2024 | 03:35 WIB

Habib Zaidan Yahya Terang-terangan Gunakan Produk Pro Israel, Publik: Jual Beli Agama

Habib Zaidan Yahya Terang-terangan Gunakan Produk Pro Israel, Publik: Jual Beli Agama

Tekno | Senin, 23 Desember 2024 | 09:34 WIB

Terkini

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 22:07 WIB

Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor

Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 22:02 WIB

Razia Gabungan Lapas Kelas II A Kediri, Petugas Temukan Barang Berbahaya Ini

Razia Gabungan Lapas Kelas II A Kediri, Petugas Temukan Barang Berbahaya Ini

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 21:58 WIB

Sebelum Digeledah KPK, Ipda Yayat Ternyata Sudah Diperiksa Propam

Sebelum Digeledah KPK, Ipda Yayat Ternyata Sudah Diperiksa Propam

News | Selasa, 22 September 2026 | 21:58 WIB

Amuk Si Jago Merah di Kebayoran Lama Hanguskan Rumah, 85 Personel Damkar Diturunkan

Amuk Si Jago Merah di Kebayoran Lama Hanguskan Rumah, 85 Personel Damkar Diturunkan

News | Selasa, 22 September 2026 | 21:41 WIB

Wajah Baru Harvest, dari Kue Perayaan hingga Roti dan Pastry untuk Menemani Keseharian

Wajah Baru Harvest, dari Kue Perayaan hingga Roti dan Pastry untuk Menemani Keseharian

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 21:31 WIB

Banjir Bandang Solok, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia

Banjir Bandang Solok, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia

News | Selasa, 22 September 2026 | 21:24 WIB

Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis

Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 21:06 WIB

Winger PSM Rizky Eka Dipanggil John Herdman, Dean James dan Calvin Verdonk Belum Nongol

Winger PSM Rizky Eka Dipanggil John Herdman, Dean James dan Calvin Verdonk Belum Nongol

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 21:05 WIB

×