Israel Serang Yaman, Houthi Dituduh Selundupkan Senjata Iran

Aprilo Ade Wismoyo

Jum'at, 27 Desember 2024 | 14:08 WIB
Israel Serang Yaman, Houthi Dituduh Selundupkan Senjata Iran
Arsip foto - Ilustrasi serangan di Yaman. (ANTARA/ANADOLU)

Suara.com - Angkatan Udara Israel melancarkan serangan terhadap target militer milik Houthi di pantai barat dan pedalaman Yaman, kata Pasukan Pertahanan Israel (IDF) pada hari Kamis.

IDF mengatakan bahwa rencana serangan udara tersebut telah disetujui oleh Perdana Menteri, Menteri Pertahanan, dan Kepala Staf Umum Israel.

Serangan tersebut dilakukan terhadap infrastruktur militer Houthi yang digunakan untuk kegiatan militernya. Lokasi yang menjadi sasaran termasuk pelabuhan Al-Hudaydah, Salif, dan Ras Kanatib di pantai barat.

"Rezim teroris Houthi telah berulang kali menyerang Negara Israel dan warganya, termasuk dalam serangan UAV dan rudal permukaan ke permukaan di wilayah Israel. Sasaran yang diserang oleh IDF termasuk infrastruktur militer yang digunakan oleh rezim teroris Houthi untuk kegiatan militernya di Bandara Internasional Sana'a dan pembangkit listrik Hezyaz dan Ras Kanatib. Selain itu, IDF menyerang infrastruktur militer di pelabuhan Al-Hudaydah, Salif dan Ras Kanatib di pantai barat," kata IDF dalam sebuah posting di X.

IDF lebih lanjut mengatakan bahwa target militer digunakan oleh rezim teroris Houthi untuk menyelundupkan senjata Iran ke wilayah tersebut dan untuk masuknya pejabat senior Iran.

"Ini adalah contoh lebih lanjut dari eksploitasi infrastruktur sipil oleh Houthi untuk tujuan militer. Rezim teroris Houthi adalah bagian utama dari poros teror Iran, dan serangan mereka terhadap kapal dan rute pelayaran internasional terus mengganggu stabilitas kawasan dan dunia yang lebih luas. Rezim teroris Houthi beroperasi sebagai kelompok teroris otonom sambil mengandalkan kerja sama dan pendanaan Iran untuk melakukan serangannya. IDF tidak akan ragu untuk beroperasi dari jarak berapa pun terhadap ancaman apa pun terhadap Negara Israel dan warganya," simpul IDF.

Operasi terbaru ini terjadi beberapa hari setelah Israel melakukan serangan serupa pada 19 Desember terhadap target Houthi di Yaman.

IDF telah mengumumkan bahwa jet tempur Israel menyerang target Houthi di Yaman setelah kelompok pemberontak itu melakukan serangan rudal dan pesawat tak berawak berulang kali terhadap Israel, The Times of Israel melaporkan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Sebut Kejahatan Perang, Israel Serang Kendaraan Jurnalis di Gaza Tewaskan 5 Orang

Iran Sebut Kejahatan Perang, Israel Serang Kendaraan Jurnalis di Gaza Tewaskan 5 Orang

News | Jum'at, 27 Desember 2024 | 13:03 WIB

Paus Kecam "Kekejaman" Israel di Gaza, Dubes Vatikan Dipanggil Rezim Zionis

Paus Kecam "Kekejaman" Israel di Gaza, Dubes Vatikan Dipanggil Rezim Zionis

News | Jum'at, 27 Desember 2024 | 11:27 WIB

Peringatan Keras Jenderal Purnawirawan: Hamas Semakin Kuat, Militer Israel Melemah

Peringatan Keras Jenderal Purnawirawan: Hamas Semakin Kuat, Militer Israel Melemah

News | Jum'at, 27 Desember 2024 | 10:59 WIB

Trump Picu Ketegangan: Gencatan Senjata Hamas-Israel Mustahil Sebelum Pelantikan?

Trump Picu Ketegangan: Gencatan Senjata Hamas-Israel Mustahil Sebelum Pelantikan?

News | Jum'at, 27 Desember 2024 | 10:43 WIB

Gencatan Senjata di Jalur Gaza Gagal, Hamas Ungkap Syarat Baru dari Israel

Gencatan Senjata di Jalur Gaza Gagal, Hamas Ungkap Syarat Baru dari Israel

News | Kamis, 26 Desember 2024 | 01:02 WIB

Menengok Khidmatnya Perayaan Natal di Betlehem, Kota Kelahiran Yesus

Menengok Khidmatnya Perayaan Natal di Betlehem, Kota Kelahiran Yesus

Foto | Rabu, 25 Desember 2024 | 19:00 WIB

Terkini

Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!

Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:36 WIB

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:22 WIB

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!

Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:44 WIB

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:23 WIB

Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok

Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:18 WIB

Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah

Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:00 WIB

Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara

Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:58 WIB

Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah

Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:18 WIB

×