Turis Tiongkok Dirudapaksa Tukang Ojek Pangkalan di Pecatu Saat Malam Tahun Baru

Eviera Paramita Sandi | Suara.com

Sabtu, 04 Januari 2025 | 11:22 WIB
Turis Tiongkok Dirudapaksa Tukang Ojek Pangkalan di Pecatu Saat Malam Tahun Baru
Ilustrasi pemerkosaan. [Istimewa]

Suara.com - Seorang WNA Tiongkok menjadi korban rudapaksa yang dilakukan oleh seorang pengemudi ojek pangkalan. Peristiwa tersebut terjadi di sekitar kawasan Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali usai perayaan malam tahun baru, Rabu (1/1/2025).

Dari keterangan yang diperoleh dari pemilik vila yang ditinggali korban di Bali, korban berinisial JT itu baru kembali dari perayaan malam tahun baru di Pantai Nyangnyang. Saat kembali, korban bersama enam orang temannya pulang dari kegiatan tersebut dengan menggunakan ojek pangkalan.

Korban dan temannya berangkat tidak dalam waktu bersamaan.

“Mereka masing-masing naik ojek motor yang mangkal di sana tanpa aplikasi. Semua berangkat masing-masing ojek motor dan tidak berbarengan,” ujar saksi yang tidak ingin disebutkan identitasnya.

Setelah mendapatkan pengemudi ojek, JT meminta untuk diantarkan kembali ke vilanya yang ada di Uluwatu. Namun, korban merasa curiga karena rute yang dilewati oleh ojek tersebut tidak sesuai dengan arah vilanya. Jalan yang dilewati juga gelap dan sepi.

“Setelah beberapa saat dia mulai curiga krena jalan yang dilewati semakin gelap dan sepi dan bukan ke arah tempat dia menginap,” tuturnya.

JT sudah sempat meminta untuk putar balik namun tidak digubris. Di juga mencoba untuk menghubungi temannya, namun tidak ada sinyal di lokasinya saat itu.

Kemudian, pengemudi berhenti dan langsung membuang ponsel JT. Pengemudi kemudian melancarkan niatnya untuk melakukan tindakan asusila terhadap korban.

Korban sempat melawan, namun pengemudi mencekik leher JT sehingga dia tidak bisa melawan.

Usai melakukan tindakannya, pengemudi kemudian mencoba memeras korban dengan meminta uang. Namun, korban mengaku tidak memiliki uang tunai. Pengemudi lantas mengambil gelang berlian milik JT dan kabur.

“Driver menggeledah tas JT dan tidak menemukan apa-apa. Lalu driver mengambil gelang berlian JT dan kabur,” pungkasnya.

Korban baru bisa tertolong setelah pergi ke rumah warga dan dijemput oleh temannya. Sementara, pihak Polda Bali mengonfirmasi telah menerima laporan dari korban terkait peristiwa tersebut pada Kamis (2/1/2025) lalu.

Kontributor : Putu Yonata Udawananda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Revolusi Diam-Diam Tesla, V4 Supercharger "Jajah" Tiongkok

Revolusi Diam-Diam Tesla, V4 Supercharger "Jajah" Tiongkok

Otomotif | Kamis, 02 Januari 2025 | 17:54 WIB

Kapasitas Mesin Gede, Punya Fitur Mewah Bak Kokpit Pesawat: Smart Skuter Ini Bikin Yamaha XMAX Minder

Kapasitas Mesin Gede, Punya Fitur Mewah Bak Kokpit Pesawat: Smart Skuter Ini Bikin Yamaha XMAX Minder

Otomotif | Kamis, 02 Januari 2025 | 17:00 WIB

Apa Itu Influenza A dan HMPV? Bikin Geger usai Isu Wabah Virus Mirip Covid di Tiongkok

Apa Itu Influenza A dan HMPV? Bikin Geger usai Isu Wabah Virus Mirip Covid di Tiongkok

Lifestyle | Senin, 30 Desember 2024 | 17:06 WIB

Terkini

Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz

Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz

News | Sabtu, 25 April 2026 | 12:03 WIB

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:53 WIB

Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar

Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:43 WIB

Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court

Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:33 WIB

8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir

8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:18 WIB

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:04 WIB

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:00 WIB

Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat

Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:45 WIB

Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon

Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:39 WIB

Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah

Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:37 WIB