Silaturahmi Pimpinan KPK-MA: Bahas Perma Baru dan Sosialisasi Pencegahan Korupsi

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 15 Januari 2025 | 20:14 WIB
Silaturahmi Pimpinan KPK-MA: Bahas Perma Baru dan Sosialisasi Pencegahan Korupsi
Ketua KPK Setyo Budiyanto. [Suara.com/Dea]

Suara.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto mengatakan, bahwa pihaknya membahas berbagai upaya pemberantasan korupsi saat bersilaturahmi dengan pimpinan Mahkamah Agung (MA), termasuk di antaranya terkait Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK).

"MA juga bagian dari Stranas PK dalam rangka strategi nasional pencegahan korupsi, ini juga kita bicarakan supaya pemberantasan korupsi itu betul-betul dilakukan ekosistemnya berjalan dengan baik," kata Setyo saat ditemui usai pertemuan tersebut di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (15/1/2025).

Setyo menjelaskan, pertemuan itu dilakukan dalam rangka silaturahmi pimpinan baru KPK agar kedua lembaga saling mengenal satu sama lain. Adapun, Setyo dilantik sebagai Ketua KPK pada Senin (16/12/2024).

"Misalkan, ada beberapa peraturan MA atau yang sering disebut dengan Perma mungkin baru muncul atau belum disosialisasikan. Kami belum tahu dan itu ada kaitan dengan pelaksanaan tugas, itu juga disampaikan," tuturnya.

Dikatakan pula oleh Setyo bahwa pertemuan dengan pimpinan MA turut membahas survei penilaian integritas. Menurut Ketua KPK, pihaknya perlu menyosialisasikan survei tersebut karena berpengaruh terhadap isu-isu pemberantasan korupsi.

"Tadi saya mendapat laporan LHKPN-nya MA untuk tahun 2023 itu hampir 99,9 persen. Itu hal yang positif, pastinya itu sudah dilakukan secara maksimal. Kalau itu ada kekurangan-kekurangan hal yang lain itu akan ditingkatkan oleh pihak MA," sambung dia.

Lebih jauh, pertemuan itu membahas masalah integritas yang berkaitan dengan fenomena belakangan ini, yakni aparat penegak hukum hingga aparatur peradilan di lingkungan MA terjerat kasus rasuah.

Setyo menyebut gaya kepemimpinan Ketua MA Sunarto yang mengutamakan kesederhanaan diharapkan dapat menjadi teladan bagi insan MA hingga ke tingkat pengadilan negeri. Menurut dia, gaya kepemimpinan itu memiliki pengaruh signifikan.

"Pengaruhnya akan luar biasa. Hal-hal yang selama ini mungkin ada penyalahgunaan, penyimpangan kewenangan dan kekuasaan, dan lain-lain, dengan cara-cara apa yang sudah dilakukan oleh Ketua MA itu nanti yang lain tinggal mengikuti, menyesuaikan hal yang positif, sehingga yang jelek-jeleknya itu makin lama makin berkurang," ujarnya. (Sumber: Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Blak-blakan Usai Diperiksa KPK, Arief Budiman Bocorkan Pemeriksaan Kasus Hasto PDIP

Blak-blakan Usai Diperiksa KPK, Arief Budiman Bocorkan Pemeriksaan Kasus Hasto PDIP

News | Rabu, 15 Januari 2025 | 16:42 WIB

Rampung Diperiksa, Eks Ketua KPU Arief Budiman Dicecar 29 Pertanyaan KPK: Isinya Sama Seperti 5 Tahun Lalu

Rampung Diperiksa, Eks Ketua KPU Arief Budiman Dicecar 29 Pertanyaan KPK: Isinya Sama Seperti 5 Tahun Lalu

News | Rabu, 15 Januari 2025 | 15:43 WIB

Skandal Vonis Bebas Ronald Tannur, MA akan Berhentikan Sementara Mantan Ketua PN Surabaya Sebagai Hakim

Skandal Vonis Bebas Ronald Tannur, MA akan Berhentikan Sementara Mantan Ketua PN Surabaya Sebagai Hakim

News | Rabu, 15 Januari 2025 | 15:02 WIB

KPK Apresiasi Komitmen BRI dalam Melawan Korupsi di Sektor Perbankan

KPK Apresiasi Komitmen BRI dalam Melawan Korupsi di Sektor Perbankan

Bri | Rabu, 15 Januari 2025 | 12:52 WIB

Teka-teki Hasto Bungkam Usai Diperiksa KPK Terbongkar, Tiru Strategi Megawati Era Orba?

Teka-teki Hasto Bungkam Usai Diperiksa KPK Terbongkar, Tiru Strategi Megawati Era Orba?

News | Rabu, 15 Januari 2025 | 10:24 WIB

Cek Fakta: Prabowo Akan Menjatuhi Harvey Moeis Hukuman Mati di Nusakambangan

Cek Fakta: Prabowo Akan Menjatuhi Harvey Moeis Hukuman Mati di Nusakambangan

News | Rabu, 15 Januari 2025 | 05:45 WIB

Cek Fakta: Presiden Prabowo Berhasil Ciduk Harun Masiku

Cek Fakta: Presiden Prabowo Berhasil Ciduk Harun Masiku

News | Rabu, 15 Januari 2025 | 03:10 WIB

Terkini

Tak Penuhi Standar, Presiden Prabowo Tangguhkan 1.030 Dapur Makan Bergizi Gratis

Tak Penuhi Standar, Presiden Prabowo Tangguhkan 1.030 Dapur Makan Bergizi Gratis

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:59 WIB

Lepas 1.431 Pekerja Panasonic dalam Program Mudik, Menaker Minta Perusahaan Manusiakan Pekerjanya

Lepas 1.431 Pekerja Panasonic dalam Program Mudik, Menaker Minta Perusahaan Manusiakan Pekerjanya

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:58 WIB

Libur Panjang, Posko THR Kemnaker Tetap Siaga Tangani Aduan Pekerja

Libur Panjang, Posko THR Kemnaker Tetap Siaga Tangani Aduan Pekerja

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:57 WIB

Jemaah Muhammadiyah Padati Menteng Raya Tunaikan Salat Idulfitri 1447 H

Jemaah Muhammadiyah Padati Menteng Raya Tunaikan Salat Idulfitri 1447 H

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:46 WIB

Haris Azhar Soroti Kejanggalan Penahanan Prajurit oleh Puspom TNI dalam Kasus Andrie Yunus

Haris Azhar Soroti Kejanggalan Penahanan Prajurit oleh Puspom TNI dalam Kasus Andrie Yunus

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:25 WIB

Gedung Putih Tak Pasang Target Akhiri Perang Iran, Minta Dana Tambahan Rp3.394 Triliun

Gedung Putih Tak Pasang Target Akhiri Perang Iran, Minta Dana Tambahan Rp3.394 Triliun

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:25 WIB

Menaker Yassierli: Hubungan Industrial Harus Dibangun Dengan Kepedulian

Menaker Yassierli: Hubungan Industrial Harus Dibangun Dengan Kepedulian

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:23 WIB

Waketum MUI Cholil Nafis Imbau Umat Islam Hormati Nyepi, Takbir Tak Pakai Pengeras Berlebihan

Waketum MUI Cholil Nafis Imbau Umat Islam Hormati Nyepi, Takbir Tak Pakai Pengeras Berlebihan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:05 WIB

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 22:10 WIB

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:55 WIB