Gestur Tangan Elon Musk di Pidato Pelantikan Trump Picu Kontroversi, Dituduh Mirip Hormat ala Nazi

Andi Ahmad S Suara.Com
Selasa, 21 Januari 2025 | 20:12 WIB
Gestur Tangan Elon Musk di Pidato Pelantikan Trump Picu Kontroversi, Dituduh Mirip Hormat ala Nazi
Elon Musk di Acara Pelantikan Donald Trump (Instagram)

Suara.com - Nama Miliader Amerika Serikat Elon Musk menjadi perhatian publik saat pelantikan Presiden AS, Donald Trump yang dituduh hormat mirip ala Nazi.

Perlu diketahui Elon Musk merupakan CEO Tesla dan SpaceX, pemilik media sosial X sekaligus orang terkaya di Bumi versi Forbes.

Pada acara tersebut, Musk tampil di panggung Capital One Arena di Washington dan disambut dengan sorakan meriah. Dengan semangat, dia mengangkat tangannya dan berteriak, "Yesssss".

"Ini bukan kemenangan biasa. Ini adalah titik balik dalam peradaban manusia," ujar Musk. "Ini sangat penting. Terima kasih telah mewujudkannya! Terima kasih," lanjutnya seperti dikutip dari CNA, Selasa (21/1)

"Hati saya bersama kalian. Terima kasih kepada kalian, masa depan peradaban sudah terjamin," katanya saat menyelesaikan gesturnya.

Gestur tersebut segera menarik perhatian banyak orang di media sosial lantaran mirip hormat ala Nazi.

Pelantikan Donald Trump

Presiden AS Donald Trump, saat menyampaikan pidato pelantikannya di Capitol Rotunda, Washington DC, berharap agar bisa dikenang sebagai pembawa perdamaian dan pemersatu.

Dalam pidatonya yang dipantau secara daring pada Selasa dini hari, Trump mengatakan bahwa keberhasilan AS dalam membawa perdamaian tidak hanya diukur dari perang yang AS menangkan tetapi juga perang yang AS akhiri.

Baca Juga: Trump vs. WHO: AS Resmi Mundur, Apa Dampaknya bagi Indonesia?

“Mungkin yang terpenting, perang yang tidak pernah kita ikuti. Warisan yang paling membanggakan adalah warisan seorang pembawa perdamaian dan pemersatu. Itulah yang saya inginkan,” lanjut Trump.

Salah satu warisannya, menurut Trump, adalah berhasil melepaskan para sandera di Timur Tengah sehari sebelum dia menjabat sebagai Presiden AS.

Dia menilai bahwa warisan perdamaian seperti itu dapat membuat AS kembali dihormati oleh negara lain dan membangkitkan rasa kagum dari seluruh dunia kepada AS.

Sebelumnya, perjanjian gencatan senjata Gaza mulai berlaku pada Minggu (19/1) dengan sayap bersenjata Hamas, Brigade Qassam, menyerahkan tiga tawanan Israel dan 90 warga Palestina yang ditahan di penjara Israel diharapkan akan dibebaskan pada hari pertama gencatan senjata sebagai bagian dari perjanjian tersebut.

Perjanjian kesepakatan gencatan senjata antara Palestina dan Israel di Gaza dimediasi oleh Qatar, Mesir dan AS.

Donald Trump dilantik sebagai Presiden AS ke-47 dan JD Vance dilantik sebagai Wakil Presiden AS ke-45 di Capitol Rotunda, Washington DC, pada Senin (20/1) menggantikan Joe Biden dan Kamala Harris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI