Auto-Follow Trump? Pengguna Facebook dan Instagram Kaget Setelah Pelantikan!

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Rabu, 22 Januari 2025 | 21:10 WIB
Auto-Follow Trump? Pengguna Facebook dan Instagram Kaget Setelah Pelantikan!
Donald Trump (instagram/donaldtrump)

Suara.com - Pengalihan kekuasaan di AS telah membawa beberapa perubahan yang tidak terduga bagi pengguna Facebook dan Instagram. Banyak yang mendapati diri mereka secara otomatis mengikuti akun resmi Presiden Donald Trump dan Wakil Presiden JD Vance setelah pelantikan, menurut laporan Associated Press.

Namun, ini bukan kesalahan, melainkan desain yang disengaja. Menurut juru bicara Meta Andy Stone, akun resmi POTUS dan Gedung Putih dikelola oleh Gedung Putih dan diperbarui saat pemerintahan berubah.

Ini berarti bahwa pengikut akun pemerintahan sebelumnya dipindahkan ke akun yang baru. Hingga Selasa, akun POTUS milik Joe Biden yang diarsipkan memiliki 11 juta pengikut di Facebook, yang menyamai akun resmi POTUS milik Trump.

Pengguna dapat dengan mudah berhenti mengikuti akun-akun ini dengan mengeklik elipsis di halaman profil dan memilih "berhenti mengikuti" atau "blokir."

Sementara itu, pengguna Instagram mengalami masalah aneh saat mencari tagar yang terkait dengan Partai Demokrat. Mengetik "#Democrat" atau "#Democrats" menghasilkan pesan "results hidden", yang memicu tuduhan bias politik. Namun, Meta menegaskan bahwa ini adalah masalah teknis yang memengaruhi banyak tagar, termasuk beberapa yang terkait dengan Partai Republik.

Direktur komunikasi Facebook, Andy Stone, mengakui masalah tersebut dan menjelaskan bahwa masalah tersebut tidak terbatas pada tagar yang condong ke kiri.

Ia memposting di Threads dengan mengatakan, ini adalah "masalah yang memengaruhi kemampuan orang untuk mencari sejumlah tagar yang berbeda di Instagram, bukan hanya yang berhaluan kiri."

Namun, beberapa pengguna melaporkan hasil yang terbatas saat mencari "Republik" dan bukan "Republik." Perusahaan tersebut berupaya untuk segera menyelesaikan masalah tersebut.

Kontroversi tersebut muncul di tengah perubahan penting dalam hubungan Mark Zuckerberg dengan Presiden Trump.

Zuckerberg menghadiri pelantikan Trump dan telah mengumumkan rencana untuk mengakhiri kemitraan Meta dengan pemeriksa fakta independen, dengan alasan "terlalu banyak penyensoran" dan mengatakan, "Sudah waktunya untuk kembali ke akar kita seputar kebebasan berekspresi."

Langkah ini telah menimbulkan kekhawatiran tentang penyebaran misinformasi di platform Meta.

Selain itu, Zuckerberg telah mengungkapkan rencana untuk menghentikan inisiatif keberagaman Meta, sejalan dengan rencana Trump untuk mengakhiri program keberagaman, kesetaraan, dan inklusi.

CEO Meta juga telah menyusun tim kepemimpinan baru, termasuk Joel Kaplan, yang memiliki hubungan dengan Partai Republik. Perubahan ini telah memicu kekhawatiran tentang komitmen Meta terhadap keberagaman dan informasi berbasis fakta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal 5 Anak Donald Trump, Si Bungsu Curi Perhatian Kala Sang Ayah Dilantik Jadi Presiden Amerika ke-47

Mengenal 5 Anak Donald Trump, Si Bungsu Curi Perhatian Kala Sang Ayah Dilantik Jadi Presiden Amerika ke-47

Lifestyle | Rabu, 22 Januari 2025 | 17:58 WIB

Profil Barron Trump, Parasnya Curi Perhatian saat Pelantikan Sang Ayah

Profil Barron Trump, Parasnya Curi Perhatian saat Pelantikan Sang Ayah

Lifestyle | Rabu, 22 Januari 2025 | 17:42 WIB

Trump soal Pertukaran Sandera Hama-Israel: Jika Saya Tidak di Sini, Semua akan Mati

Trump soal Pertukaran Sandera Hama-Israel: Jika Saya Tidak di Sini, Semua akan Mati

News | Rabu, 22 Januari 2025 | 16:30 WIB

PM Irak Ucapkan Selamat ke Trump, Abaikan Surat Perintah Penangkapan Soleimani

PM Irak Ucapkan Selamat ke Trump, Abaikan Surat Perintah Penangkapan Soleimani

News | Rabu, 22 Januari 2025 | 16:23 WIB

Geger! Update Ukuran Feed ke Rasio 4:5 Terbaru Instagram Dapat Ledakan Protes Netizen

Geger! Update Ukuran Feed ke Rasio 4:5 Terbaru Instagram Dapat Ledakan Protes Netizen

Your Say | Rabu, 22 Januari 2025 | 16:30 WIB

Trump Pertimbangkan Sanksi untuk Rusia jika Putin Menolak Berunding tentang Perang Ukraina

Trump Pertimbangkan Sanksi untuk Rusia jika Putin Menolak Berunding tentang Perang Ukraina

News | Rabu, 22 Januari 2025 | 15:44 WIB

Terkini

3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?

3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:49 WIB

Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!

Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:45 WIB

Borok Baru Fadia Arafiq, KPK Usut Dugaan Korupsi Jatah Makan Pasien RS Pekalongan

Borok Baru Fadia Arafiq, KPK Usut Dugaan Korupsi Jatah Makan Pasien RS Pekalongan

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:39 WIB

Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:27 WIB

Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara

Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:25 WIB

3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal

3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:25 WIB

Anggaran Rp4 T untuk 1.800 Perlintasan Kereta, DPR: Cukup Buat Palang Pintu, Gak Cukup Buat Flyover

Anggaran Rp4 T untuk 1.800 Perlintasan Kereta, DPR: Cukup Buat Palang Pintu, Gak Cukup Buat Flyover

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:18 WIB

Terungkap! Peran Eks Direktur SMP di Kasus Chromebook Bikin Heboh

Terungkap! Peran Eks Direktur SMP di Kasus Chromebook Bikin Heboh

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:16 WIB

Resmi! Pemerintah Bentuk Gugus Tugas Perbaikan Daycare Usai Marak Kekerasan Anak

Resmi! Pemerintah Bentuk Gugus Tugas Perbaikan Daycare Usai Marak Kekerasan Anak

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:07 WIB

May Day Bukan Wisata, Besok Perisai dan GMNI Aksi di Depan Gedung DPR

May Day Bukan Wisata, Besok Perisai dan GMNI Aksi di Depan Gedung DPR

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:04 WIB