5 Fakta Unik LVT-7A1, Tank Amfibi yang Viral Bongkar Pagar Laut

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Jum'at, 24 Januari 2025 | 16:37 WIB
5 Fakta Unik LVT-7A1, Tank Amfibi yang Viral Bongkar Pagar Laut
Tank Amfibi LVT-7A1 yang digunakan untuk membongkar pagar laut (Indonesia Defense)

Suara.com - Tampak gagah di tengah momen bersejarah pembongkaran pagar laut, tank amfibi Marinir berhasil mencuri perhatian publik. Dengan tubuh besar yang kokoh dan kemampuan manuver luar biasa, kehadiran tank ini bukan hanya sekadar simbol kekuatan, tetapi juga menjadi bukti kecanggihan alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang dimiliki TNI AL.

Salah satu jenis yang menjadi kebanggaan adalah LVT-7A1, kendaraan amfibi yang dirancang khusus untuk menghadapi tantangan berat di darat maupun di laut. Tidak heran jika sosoknya begitu menarik perhatian siapa saja yang melihatnya.

Jika Anda penasaran dengan berbagai fakta unik yang dimiliki tank amfibi ini, ada banyak hal menarik yang patut disimak. Apa saja?

1. Mesin dengan 400 Tenaga Kuda

Dilansir dari laman Indonesia Defense, mesin yang disematkan di balik ‘monter’ amfibi ini adalah Commins VT-400 dengan torehan 400 tenaga kuda. Tenaga ini diklaim mengalahkan supercar Porsche 718 Cayman yang terkenal, yang memiliki nilai sekitar 345 dk.

Mesin dengan tenaga besar ini memungkinkan LVT-7A1 bergerak lincah dan cepat, meski memiliki bobot yang tidak ringan sama sekali.

2. Bobot Total 23,9 Ton

Secara total bobot kendaraan, amfibi ini tercatat memiliki berat hampir 24 ton. Dimensinya memiliki panjang nyaris 8 meter sehingga juga memiliki ruang yang cukup luas di bagian dalam untuk menampung cukup banyak awak dan personel tambahan di dalamnya.

Bobot ini tentu belum termasuk dengan jumlah personel yang bisa ditampung. Untuk operasional, tank ini memerlukan 3 awak utama. Di bagian kabin bisa memuat hingga 21 orang personel tambahan.

3. Kecepatan dan Daya Jelajah

Untuk kecepatannya sendiri, di darayat LVT-7A1 dapat melaju dengan kecepatan maksimal hingga 43 kilometer per jam. Saat di air, kecepatannya bisa mencapai 12 kilometer per jam. Jadi pada dasarnya untuk kendaraan lapis baja, tank ini memiliki kecepatan yang cukup tinggi di kelasnya.

Selain itu pada kapasitas bahan bakar penuh, jarak tempuh yang dapat dicapai berada di titik 480 kilometer. Dilihat di peta, jarak ini adalah jarak antara Jakarta hingga Semarang. Sebagai catatan jarak tempuh ini juga telah mempertimbangkan tank dalam kondisi personel penuh.

4. Persenjataan yang  Mumpuni

Meski digunakan untuk momen pencabutan pagar laut, tapi sejatinya tank ini adalah kendaraan tempur. Tersedia meriam M242 bushmaster 25mm sebagai senjata utama, didampingi dengan pelontar granat Mk19 40mm lengkap dengan senapan M2HM 12,7mm.

5. Dipadati dengan Teknologi Modern

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ungkap Sederet Modus, Said Didu Sumpahi Pengusaha Dalang Pagar Laut Terkena Azab: Ya Allah Turunkan Kutukan Paling Besar

Ungkap Sederet Modus, Said Didu Sumpahi Pengusaha Dalang Pagar Laut Terkena Azab: Ya Allah Turunkan Kutukan Paling Besar

News | Jum'at, 24 Januari 2025 | 16:11 WIB

Tanah Dirampas hingga Uang Dititipkan di Pengadilan, Said Didu Bongkar Sisi Gelap PSN

Tanah Dirampas hingga Uang Dititipkan di Pengadilan, Said Didu Bongkar Sisi Gelap PSN

News | Jum'at, 24 Januari 2025 | 13:59 WIB

Menteri KKP Diolok-olok usai Sebut Pagar Laut Tangerang Mirip Reklamasi Alami, Sindiran Profesor Sulfikar Nyelekit!

Menteri KKP Diolok-olok usai Sebut Pagar Laut Tangerang Mirip Reklamasi Alami, Sindiran Profesor Sulfikar Nyelekit!

News | Jum'at, 24 Januari 2025 | 13:39 WIB

Terkini

Israel Cegat Kapal Global Sumud Flotilla di Laut Mediterania Picu Kemarahan PM Malaysia

Israel Cegat Kapal Global Sumud Flotilla di Laut Mediterania Picu Kemarahan PM Malaysia

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:41 WIB

Ojol Desak Prabowo Terbitkan Perpres, Tuntut Skema Bagi Hasil 90:10 di May Day

Ojol Desak Prabowo Terbitkan Perpres, Tuntut Skema Bagi Hasil 90:10 di May Day

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:35 WIB

Mojtaba Khamenei Bersumpah Pertahankan Nuklir Iran

Mojtaba Khamenei Bersumpah Pertahankan Nuklir Iran

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 06:52 WIB

Mojtaba Khamenei Muncul, Deklarasikan Kemenangan Atas AS Serta Penguasaan Penuh Jalur Selat Hormuz

Mojtaba Khamenei Muncul, Deklarasikan Kemenangan Atas AS Serta Penguasaan Penuh Jalur Selat Hormuz

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 06:33 WIB

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB