Pendidikan Hadi Tjahjanto dan Raja Juli Antoni, Eks Petinggi ATR/BPN Terseret Polemik Sertifikat Pagar Laut

Rifan Aditya | Suara.com

Senin, 27 Januari 2025 | 19:47 WIB
Pendidikan Hadi Tjahjanto dan Raja Juli Antoni, Eks Petinggi ATR/BPN Terseret Polemik Sertifikat Pagar Laut
Menkopolhukam Hadi Tjahjanto menyampaikan paparannya usai sowan ke Gubernur DIY, Sri Sultan HB X di Keraton Kilen, Jumat (23/02/2024) malam. [Kontributor Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi]

Suara.com - Nama Hadi Tjahjanto dan Raja Juli Antoni ikut terseret ke dalam polemik pagar laut sepanjang 30 km di pesisir laut utara Tangerang. Orang-orang jadi menguliti rekam jejak hingga pendidikan Hadi Tjahjanto dan Raja Juli Antoni.

Kedua nama tersebut jadi sorotan lantaran kompak sama-sama mengaku tak tahu siapa yang menerbitkan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) dan Sertifikat Hak Milik (SHM) pagar laut Tangerang.

Hadi Tjahjanto merupakan Mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN), sedangkan Raja Juli Antoni merupakan mantan Wakil Menteri ATR/BPN. Menurut pengetahuan awam, keduanya semestinya mengetahui penerbitan sertifikat HGB dan SHM Pagar Laut Tangerang.

Persoalan Pagar Laut saat ini mengerucut pada sertifikat HGB dan SHM. Kementerian ATR/BPN pemerintahan Prabowo Subianto menemukan 266 sertifikat HGB.

Mereka juga menemukan SHM atas 17 bidang. Masing-masing sertifikat diterbitkan tahun 2023. Ketidaktahuan mantan Menteri dan wakil Menteri membuat publik semakin sinis kepada pejabat. Rekam jejak mereka pun jadi sorotan.

Pendidikan Hadi Tjahjanto

Dalam hal pendidikan, Hadi Tjahjanto merupakan alumni Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1986. Pria kelahiran Malang, 8 November 1963 ini memulai karir militer di Skuadron Udara 4, bermarkas di Pangkalan Udara Abdurrahman Saleh, Malang, Jawa Timur.

Pada 2011-2013, Hadi menempati jabatan sebagai Direktur Operasi dan Latihan Badan SAR Nasional (Basarnas). Berikutnya di ahun 2013-2015, menjabat sebagai Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispen AU) dan bertempat tugas di Jakarta.

Ketika Jokowi menjadi presiden setelah menang Pemilu 2014, Hadi dilantik menjadi Sekretaris Militer Presiden (Sesmilpres) pada 2015. Karirnya terus menanjang sejak saat itu, hingga di tahun 2017 dilantik menjadi Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU). Selanjutnya di tahun 2018, diangkat menjadi Panglima TNI.

Di tahun 2022, Hadi ditunjuk sebagai Menteri ATR atas dasar kemampuan penguasaan teritori selama menjabat sebagai Panglima NI. Ia ditugaskan secara khusus untuk menyelesaikan urusan sengketa lahan dan persoalan sertifikat tanah soal proyek pembangunan ibu kota negara (IKN).

Pendidikan Raja Juli Antoni

Di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Raja Juli Antoni menjabat sebagai Menteri Kehutanan. Di era Jokowi, ia menjabat sebagai Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Pria kelahiran Riau, 13 Juli 1977 ini juga menjabat sebagai Wakil Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN). Sebelum menjadi Menteri Kehutanan, ia menjabat sebagai Sekjen Partai Solidaritas Indonesia dan sebelumnya merupakan kader Partai Demokrasi Perjuangan.

Mengenai pendidikan, Raja Juli Antoni menyelesaikan Pendidikan di Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah, Garut, Jawa Barat. Lulus dari pesantren, ia menempuh Pendidikan sarjana di IAIN Syarif Hidayatullah. Ia focus pada Ilmu Al Quran dan tafsir.

Raja Juli Antoni juga mengejar gelar doctor dari Universitas Queensland, Australia. Ia menempuh Pendidikan di sana dengan beasiswa Australian Development Scholarship (ADS) di tahun 2010.

Terkait dengan kasus sertfikat yang berkaitan dengan pagar laut di Tangerang, baik Hadi Tjahjanto dan Raja Juli Antoni sama-sama mengaku tidak tahu. Sementara itu, berdasarkan Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2022 tentang Pelimpahan Kewenangan Penetapan Hak atas Tanah dan Kegiatan Pendaftaran Tanah, Pasal 12 menyatakan penerbitan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) di lokasi tersebut adalah wewenang Kepala Kantor Pertanahan (Kakantah) Kabupaten Tangerang.

Demikian itu informasi pendidikan Hadi Tjahjanto dan Raja Juli Antoni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misteri Pagar Laut 30 Km di Tangerang, Ini Kata Ahmed Zaki

Misteri Pagar Laut 30 Km di Tangerang, Ini Kata Ahmed Zaki

Video | Senin, 27 Januari 2025 | 19:00 WIB

Ngaku Dukung Menteri ATR soal Pagar Laut, Fedi Nuril Skakmat Raja Juli PSI: Memang Anda Paham Ketegasan?

Ngaku Dukung Menteri ATR soal Pagar Laut, Fedi Nuril Skakmat Raja Juli PSI: Memang Anda Paham Ketegasan?

News | Senin, 27 Januari 2025 | 17:28 WIB

Sebut Menteri-menteri ATR Tak Perlu Takut Soal Izin dan HGB di Laut, Mahfud MD: Bongkar Saja

Sebut Menteri-menteri ATR Tak Perlu Takut Soal Izin dan HGB di Laut, Mahfud MD: Bongkar Saja

News | Senin, 27 Januari 2025 | 16:56 WIB

Kerajaan Bisnis Aguan, Bos Agung Sedayu Grup Pemegang Sertifikat Pagar Laut

Kerajaan Bisnis Aguan, Bos Agung Sedayu Grup Pemegang Sertifikat Pagar Laut

News | Senin, 27 Januari 2025 | 16:49 WIB

Kekayaan Titiek Soeharto di LHKPN, Naik Tank Pantau Pembongkaran Pagar Laut Tangerang

Kekayaan Titiek Soeharto di LHKPN, Naik Tank Pantau Pembongkaran Pagar Laut Tangerang

Lifestyle | Senin, 27 Januari 2025 | 16:46 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB