Trump Ancam Lenyapkan Iran Jika Dirinya Diusik: Tidak Akan ada yang Tersisa!

Bella | Suara.com

Rabu, 05 Februari 2025 | 11:04 WIB
Trump Ancam Lenyapkan Iran Jika Dirinya Diusik: Tidak Akan ada yang Tersisa!
Donald Trump [Arsip Kedutaan Besar AS di Italia]

Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan peringatan keras kepada Iran, menegaskan bahwa ia akan menghancurkan negara itu jika mereka mencoba untuk membunuhnya. Pernyataan tersebut disampaikan setelah ia menandatangani perintah di Gedung Oval, Selasa (4/2), yang bertujuan untuk memperkuat kampanye "tekanan maksimum" terhadap Iran guna mencegah pengembangan senjata nuklir oleh negara Timur Tengah tersebut.

Trump mengakui bahwa dirinya bimbang saat menandatangani perintah tersebut, tetapi menekankan bahwa keputusan itu tidak bisa dihindari. Saat ditanya tentang ancaman Iran untuk membunuh dirinya dan sekutunya, sebagai balasan atas serangan drone AS yang menewaskan pemimpin Pasukan Quds, Qasem Soleimani, Trump menjawab dengan tegas:

"Jika mereka melakukan itu, mereka akan dihancurkan. Saya telah meninggalkan instruksi yang jelas. Jika mereka melakukannya, mereka akan lenyap, tidak akan ada yang tersisa."

Selain itu, Trump juga mengkritik Presiden Joe Biden karena gagal mengeluarkan pernyataan serupa yang tegas terhadap Iran.

"Biden seharusnya mengatakan hal itu, tetapi dia tidak pernah melakukannya. Saya tidak tahu mengapa. Kurangnya kecerdasan, mungkin?" ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Trump menegaskan bahwa salah satu prioritas utama AS adalah memastikan Iran tidak menjadi kekuatan nuklir.

"Mereka tidak bisa memiliki senjata nuklir. Jadi saya menandatangani ini, dan saya tidak senang melakukannya, tetapi saya tidak punya pilihan lain. Kita harus kuat dan tegas, dan saya berharap ini tidak akan digunakan dalam skala besar," katanya.

Trump juga menambahkan bahwa harapannya adalah adanya perdamaian total, tidak hanya di Timur Tengah tetapi juga di seluruh dunia.

Upaya Pembunuhan Trump oleh Iran Digagalkan FBI

Ancaman pembunuhan terhadap Trump telah menjadi perhatian serius bagi otoritas AS sejak ia menarik diri dari perjanjian nuklir Iran dan menyetujui pembunuhan Soleimani di Baghdad pada Januari 2020. Pada November tahun lalu, FBI berhasil menggagalkan rencana Iran untuk membunuh Trump.

Departemen Kehakiman AS mengungkapkan adanya skema pembunuhan berbayar yang ditujukan untuk menargetkan Trump. Seorang pria bernama Farhad Shakeri, warga Afghanistan berusia 51 tahun yang diidentifikasi sebagai aset pemerintah Iran, didakwa atas keterlibatannya dalam rencana tersebut.

Shakeri, yang sebelumnya dideportasi dari AS setelah menjalani hukuman penjara atas tuduhan perampokan, mengaku kepada penyelidik bahwa ia diberi perintah langsung oleh anggota Garda Revolusi Iran pada September lalu untuk menyusun rencana membunuh Trump dalam waktu tujuh hari.

Selain Shakeri, dua pria lainnya yang diduga direkrut untuk pembunuhan terhadap jurnalis Iran-Amerika juga telah ditangkap pada November. Pemerintah AS terus meningkatkan pengawasan terhadap ancaman yang berasal dari Iran, sementara Trump tetap menjadi target utama dalam konflik geopolitik yang terus berkembang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Ingin Ambil Alih Gaza dan Menjadikannya Kawasan Wisata Timur Tengah

Trump Ingin Ambil Alih Gaza dan Menjadikannya Kawasan Wisata Timur Tengah

News | Rabu, 05 Februari 2025 | 10:10 WIB

Arab Saudi Tolak Pemindahan Warga Palestina, Donald Trump: Para Pemimpin Lainnya Menyukai Ide Ini

Arab Saudi Tolak Pemindahan Warga Palestina, Donald Trump: Para Pemimpin Lainnya Menyukai Ide Ini

News | Rabu, 05 Februari 2025 | 10:00 WIB

Trump Sebut Warga Palestina Akan Senang Tinggalkan Gaza: Itu Hanya Situs Reruntuhan

Trump Sebut Warga Palestina Akan Senang Tinggalkan Gaza: Itu Hanya Situs Reruntuhan

News | Rabu, 05 Februari 2025 | 07:42 WIB

Meksiko Kerahkan Ratusan Tentara ke Perbatasan AS demi Hentikan Tarif Dagang Donald Trump

Meksiko Kerahkan Ratusan Tentara ke Perbatasan AS demi Hentikan Tarif Dagang Donald Trump

News | Rabu, 05 Februari 2025 | 07:31 WIB

Menag Sebut Israel Jadi Penyebab Negara Timur Tengah Sulit Lahirkan Peradaban Islam Modern

Menag Sebut Israel Jadi Penyebab Negara Timur Tengah Sulit Lahirkan Peradaban Islam Modern

News | Rabu, 05 Februari 2025 | 03:20 WIB

Tuai Kontroversi, Trump Kirim Kriminal ke Penjara 'Neraka di Bumi'

Tuai Kontroversi, Trump Kirim Kriminal ke Penjara 'Neraka di Bumi'

News | Selasa, 04 Februari 2025 | 16:50 WIB

Gertak Elon Musk, Trump Ingatkan Siapa yang Berkuasa di Gedung Putih

Gertak Elon Musk, Trump Ingatkan Siapa yang Berkuasa di Gedung Putih

News | Selasa, 04 Februari 2025 | 16:38 WIB

Donald Trump: Tidak Ada Jaminan Perdamaian di Gaza

Donald Trump: Tidak Ada Jaminan Perdamaian di Gaza

News | Selasa, 04 Februari 2025 | 15:43 WIB

Netanyahu Temui Trump: Bahas Gencatan Senjata Gaza dan Strategi Melawan Iran

Netanyahu Temui Trump: Bahas Gencatan Senjata Gaza dan Strategi Melawan Iran

News | Rabu, 05 Februari 2025 | 05:05 WIB

Tekanan Menggunung, Netanyahu Temui Trump: Akankah Gencatan Senjata Bertahan?

Tekanan Menggunung, Netanyahu Temui Trump: Akankah Gencatan Senjata Bertahan?

News | Rabu, 05 Februari 2025 | 03:15 WIB

Terkini

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB

Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani

Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:12 WIB

Aturan Baru! Polisi Bisa Paksa Warga Serahkan Password HP, Menolak Siap-siap Masuk Bui

Aturan Baru! Polisi Bisa Paksa Warga Serahkan Password HP, Menolak Siap-siap Masuk Bui

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:46 WIB