Bambang Widjojanto: Evaluasi PSN dan Sertifikasi Laut Tak Cukup Hanya Pecat Pejabat

Bangun Santoso

Rabu, 05 Februari 2025 | 19:54 WIB
Bambang Widjojanto: Evaluasi PSN dan Sertifikasi Laut Tak Cukup Hanya Pecat Pejabat
Mantan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjojanto (kiri). (Suara.com/Kayla Nathaniel Bilbina)

Suara.com - Mantan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjojanto, menilai kasus pagar laut dan sertifikasi pantai sebagai persoalan struktural yang tak dapat diselesaikan hanya dengan pemecatan pejabat terkait.

Ia menyoroti keterkaitan isu ini dengan Proyek Strategis Nasional (PSN) dan potensi masalah agraria yang melibatkan kepentingan publik.

"Satu tahun sebelum itu, kasus Pantai Indah Kapuk (PIK) sudah mulai dipersoalkan. Apakah penyelesaian itu selesai? Apakah laut bisa disertifikasi? UU Cipta Kerja memberi ruang untuk mendefinisikan tanah, dan ini yang baru kita tahu," ujar Bambang di Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (5/2/2025).

Bambang juga mempertanyakan langkah pemerintah yang hanya memecat pejabat sebagai solusi. Menurutnya, kebijakan tersebut tidak menyentuh akar persoalan.

"Kalau ditarik lagi, PSN itu kan tidak bisa dilepaskan dari Ibu Kota Nusantara (IKN). Hampir di seluruh PSN ada masalah agraria," tambahnya.

Ia menyambut baik rencana evaluasi PSN, namun meminta agar fokusnya berpihak pada kepentingan publik, termasuk ketahanan pangan dan energi.

"Mencabut pagar laut belum cukup, karena harus fundamental dan struktural," tegasnya.

Bambang juga menilai reforma agraria masih belum menyentuh pemberian aset yang signifikan untuk kepentingan masyarakat.

"Kita tidak pernah tahu siapa pelaku kejahatannya. Bagaimana meletakkan pagar laut dalam konteks PSN dan PIK?" tutupnya. (Kayla Nathaniel Bilbina)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usut Kasus Pagar Laut Tangerang, Bareskrim Yakin Tak Ada Tumpang Tindih Antara Polri dan KPK

Usut Kasus Pagar Laut Tangerang, Bareskrim Yakin Tak Ada Tumpang Tindih Antara Polri dan KPK

News | Rabu, 05 Februari 2025 | 16:43 WIB

Sebut Gas LPG 3 Kg Tutupi Kasus Pagar Laut Hingga Nominasi OCCRP, Netizen Curiga: Instruksi yang di Solo Kah?

Sebut Gas LPG 3 Kg Tutupi Kasus Pagar Laut Hingga Nominasi OCCRP, Netizen Curiga: Instruksi yang di Solo Kah?

Tekno | Rabu, 05 Februari 2025 | 13:38 WIB

Aksi Nelayan Tarumajaya Menentang Pagar Laut Bekasi di Atas Air

Aksi Nelayan Tarumajaya Menentang Pagar Laut Bekasi di Atas Air

Foto | Selasa, 04 Februari 2025 | 21:35 WIB

Tanggapi Temuan Ombudsman Soal Pagar Laut, Anggota DPR: Jadi Pintu Masuk Pengusutan Pidana

Tanggapi Temuan Ombudsman Soal Pagar Laut, Anggota DPR: Jadi Pintu Masuk Pengusutan Pidana

News | Selasa, 04 Februari 2025 | 20:29 WIB

Daftar Saham Aguan yang Terdampak Kasus Pagar Laut, Apa Saja?

Daftar Saham Aguan yang Terdampak Kasus Pagar Laut, Apa Saja?

Bisnis | Selasa, 04 Februari 2025 | 19:43 WIB

Kisruh Gas LPG Diduga Jadi Pengalihan Isu, Rieke Diah Pitaloka: Melon 3 Kg Makan Pagar

Kisruh Gas LPG Diduga Jadi Pengalihan Isu, Rieke Diah Pitaloka: Melon 3 Kg Makan Pagar

Entertainment | Selasa, 04 Februari 2025 | 17:35 WIB

Terkini

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

×