Kementerian Diktisaintek Minta Sebagian Dana Makan Bergizi Gratis untuk Riset MBG

Chandra Iswinarno | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 11 Februari 2025 | 14:12 WIB
Kementerian Diktisaintek Minta Sebagian Dana Makan Bergizi Gratis untuk Riset MBG
Dirjen Riset dan Pengembangan Kemendiktisaintek, Fauzan Adziman. (Suara.com/Lilis Varwati)

Suara.com - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) minta sebagian dana program makan bergizi gratis (MBG) ada yang dialokasikan untuk riset terkait MBG. Permintaan itu disampaikan imbas efisiensi anggaran, termasuk pada pagu Kementerian Diktisaintek.

Dirjen Riset dan Pengembangan Diktisaintek Fauzan Adziman menyampaikan bahwa kementeriannya hanya punya dana riset Rp1,2 triliun pada 2024. Jumlah tersebut hanya cukup untuk mendanai 7 persen proposal riset yang masuk ke Diktisaintek.

Untuk meningkatkan jumlah riset, Fauzan mengusulkan agar sebagian dan MBG ada yang digunakan untuk riset terkait program tersebut.

"Memang efisiensi ini agak sulit, terutama karena ada sisi pengurangan jumlah dosen yang bisa mendapatkan penelitian. Namun apakah tidak, dari sisi kemungkinan, kita tetap berkoordinasi. Misalkan saja tadi program MBG. Riset ini bisa kita arahkan untuk membantu program MBG gitu," kata Fauzan saat dialog dengan media di kantor Kementerian Diktisantek di Jakarta, Selasa (11/2/2025).

Fauzan menyebut bahwa usulan tersebut telah dikoordinasikan dengan instansi terkait.

"Jadi kalaupun dana risetnya diperkecil, tapi kita bisa menggunakan dana yang untuk MBG, untuk riset di bidang MBG, sehingga kita bisa geser. Jadi ini juga koordinasi yang sudah kami lakukan," katanya.

Ada beberapa bidang riset terkait MBG yang bisa dilakukan. Salah satu yang penting, riset pengembangan teknologi untuk mengukur perubahan kualitas kesehatan anak yang mendapatkan MBG.

Menurutnya, pengukuran itu penting untuk mengetahui tingkat keberhasilan dari program MBG.

"Sekarang sudah banyak program-program kecerdasan buatan menggunakan HP misalnya, itu bisa melihat tubuh seseorang juga bisa memberikan informasi-informasi secara berkala terkait anak sebelum dan setelah program MBG yang nanti berkelanjutan. Jadi keterukuran ini juga menjadi salah satu program yang kami coba kembangkan melalui riset dan program," tuturnya.

Riset lainnya terkait dengan pembuatan alat-alat untuk penyimpanan dan pengolahan makanan.

Fauzan menyebut kalau selama ini kebanyakan alat itu dibeli dari luar negeri. Untuk mengurangi impor alat tersebut, Diktisaintek telah mulai identifikasi komponen-komponen mesin untuk alat dapur tersebut.

"Kami akan membuatkan program yang tidak hanya di perguruan tinggi, namun juga perguruan tinggi vokasi. Jadi supaya bisa dikembangkan kerjasama antara perguruan tinggi, perguruan tinggi vokasi dan UMKM. Jadi UMKM kita tingkatkan nilai tambahnya supaya nanti bisa menghasilkan alat-alat yang sesuai dengan standar yang dibutuhkan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makin Bokek Imbas Prabowo Pangkas Anggaran, Kemendiktisaintek Cemas Dana Riset Ikut Dipotong

Makin Bokek Imbas Prabowo Pangkas Anggaran, Kemendiktisaintek Cemas Dana Riset Ikut Dipotong

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 12:29 WIB

Dosen ASN Diktisaintek Desak Prabowo Lunasi Tunggakan Tukin Sejak 2020, Kalau Tidak....

Dosen ASN Diktisaintek Desak Prabowo Lunasi Tunggakan Tukin Sejak 2020, Kalau Tidak....

News | Senin, 03 Februari 2025 | 13:21 WIB

Usai Gelar Demo Protes Sikap Menteri Satryo, Kementerian Diktisaintek Biarkan Pegawainya Buat Paguyuban

Usai Gelar Demo Protes Sikap Menteri Satryo, Kementerian Diktisaintek Biarkan Pegawainya Buat Paguyuban

News | Selasa, 21 Januari 2025 | 13:10 WIB

Terkini

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:27 WIB

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:27 WIB

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:15 WIB

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:15 WIB

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 19:15 WIB

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:10 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:04 WIB

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:59 WIB

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:05 WIB

Banding Kasus Chromebook, Pengamat Ingatkan PT Tak Ulur Waktu Tahan Ibrahim Arief

Banding Kasus Chromebook, Pengamat Ingatkan PT Tak Ulur Waktu Tahan Ibrahim Arief

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:38 WIB