Trump Klaim Dirinya Cegah Perang Dunia III, Kecam Zelensky "Diktator"

Aprilo Ade Wismoyo Suara.Com
Kamis, 20 Februari 2025 | 13:47 WIB
Trump Klaim Dirinya Cegah Perang Dunia III, Kecam Zelensky "Diktator"
Donald Trump [Arsip Kedutaan Besar AS di Italia]

Suara.com - Berbicara tentang konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah dan Ukraina, Presiden AS Donald Trump telah memperingatkan bahwa "Perang Dunia III" "tidak begitu jauh," tetapi menekankan bahwa masa jabatannya sebagai presiden akan mencegah terjadinya hal itu.

Berbicara di Future Investment Initiative Institute Priority Summit pada hari Rabu (waktu setempat), Presiden Trump mengatakan bahwa ia bergerak cepat di seluruh dunia "untuk mengakhiri perang" guna memulihkan perdamaian di dunia karena ia tidak ingin melihat "semua orang terbunuh".

"Di seluruh dunia, saya bergerak cepat untuk mengakhiri perang, menyelesaikan konflik, dan memulihkan perdamaian di planet ini - saya menginginkan perdamaian, dan saya tidak ingin melihat ... semua orang terbunuh," kata Trump di Miami, menurut laporan CNN.

"Lihatlah kehancuran di Timur Tengah, dan kehancuran yang terjadi antara Rusia dan Ukraina yang telah berlangsung, dan kita akan mengakhirinya. Tidak ada keuntungan bagi siapa pun dalam Perang Dunia III, dan Anda tidak begitu jauh darinya, saya akan memberi tahu Anda sekarang, Anda tidak begitu jauh. Jika kita memiliki pemerintahan [Presiden Joe Biden] selama satu tahun lagi, Anda akan berada dalam Perang Dunia III, dan sekarang itu tidak akan terjadi," tambahnya.

Presiden Amerika juga berterima kasih kepada Arab Saudi karena menjadi tuan rumah dan mendukung pembicaraan negosiasi antara AS dan Rusia pada hari Rabu mengenai perang Ukraina dan menyebut pembicaraan itu sebagai "langkah besar".

Ia juga mengecam Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, menyebutnya sebagai "seorang pelawak yang cukup sukses" dan "seorang diktator tanpa pemilu," yang menandakan perubahan sikap Amerika Serikat yang mendukung Moskow dalam konflik Rusia-Ukraina.

Hal ini terjadi beberapa jam setelah Trump dan Zelensky berdebat di media sosial, dengan Presiden Ukraina mengatakan bahwa mitranya dari Amerika hidup dalam ruang disinformasi ini" dan "(membantu) Putin keluar dari keterasingannya.

Sementara itu, Trump, saat membela keputusan untuk tidak mengundang Ukraina untuk berpartisipasi dalam perundingan Arab Saudi, mengatakan, "Saya mencintai Ukraina, tetapi Zelensky telah melakukan pekerjaan yang buruk - negaranya hancur, dan jutaan orang telah meninggal secara tidak perlu - dan Anda tidak dapat mengakhiri perang jika Anda tidak berbicara dengan kedua belah pihak."

"Jadi, kami berharap untuk segera melihat gencatan senjata dan untuk membangun kembali stabilitas di Eropa dan Timur Tengah," tambahnya.

Baca Juga: Donald Trump: Saya Cinta Ukraina

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI