Putin Tegaskan Ukraina Tidak Dikecualikan dari Negosiasi Perdamaian

Bella

Kamis, 20 Februari 2025 | 05:05 WIB
Putin Tegaskan Ukraina Tidak Dikecualikan dari Negosiasi Perdamaian
Presiden Rusia Vladimir Putin sedang melakukan konferensi pers (Twitter.com/President of Rusia)

Suara.com - Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan bahwa Ukraina tidak akan dikecualikan dari negosiasi untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung selama tiga tahun. Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan negosiasi akan sangat bergantung pada peningkatan tingkat kepercayaan antara Moskow dan Washington.

Pernyataan ini disampaikan Putin pada hari Rabu, sehari setelah pertemuan antara Rusia dan Amerika Serikat di Arab Saudi untuk membahas langkah-langkah menuju penyelesaian konflik. Dalam pertemuan tersebut, kedua negara sepakat untuk menunjuk tim negosiasi guna membahas konflik Ukraina serta upaya untuk memperbaiki hubungan bilateral yang dinilai Kremlin berada di titik terendah di bawah pemerintahan Presiden AS sebelumnya, Joe Biden.

Persiapan Pertemuan Putin-Trump

Putin juga menyebutkan bahwa diperlukan waktu untuk menyiapkan pertemuan puncak dengan Presiden AS Donald Trump, yang menurutnya harus memiliki tujuan yang jelas dan bukan sekadar pertemuan seremonial.

“Tidak ada gunanya bertemu hanya untuk minum teh,” kata Putin, menekankan bahwa tim dari kedua belah pihak harus menyusun agenda yang mencakup berbagai isu strategis, termasuk penyelesaian konflik Ukraina.

Putin memuji hasil awal pertemuan di Arab Saudi sebagai langkah positif dalam memulihkan kerja sama di berbagai bidang kepentingan bersama. Isu-isu yang dibahas meliputi Timur Tengah, pasar energi global, serta kerja sama di bidang antariksa.

Reaksi Ukraina dan Sekutu Eropa

Negosiasi Rusia-AS ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pemerintah Ukraina dan sekutu Eropa, karena mereka tidak diundang dalam pembicaraan tersebut. Mereka khawatir bahwa kesepakatan yang dicapai tanpa melibatkan Kyiv bisa mengabaikan kepentingan keamanan mereka.

Namun, Putin membantah bahwa Rusia berupaya menyingkirkan Ukraina dari perundingan. “Jika mereka mau, silakan saja perundingan ini berlangsung. Dan kami akan siap kembali ke meja perundingan,” tegasnya. Ia juga menyatakan bahwa tidak ada alasan bagi Ukraina atau pihak lain untuk bereaksi secara berlebihan terhadap pembicaraan antara Rusia dan AS.

baca juga

Trump dan Komitmennya untuk Mengakhiri Perang

Putin juga mengomentari sikap Trump yang selama kampanye pemilu AS berjanji untuk mengakhiri perang dalam 24 jam, tetapi kini berbicara tentang jangka waktu enam bulan. Menurut Putin, perubahan ini wajar karena Trump mulai menerima informasi baru yang dapat memengaruhi pendekatannya terhadap konflik ini.

Selain itu, Putin juga mengisyaratkan perlunya diskusi lebih lanjut mengenai harga energi, mengingat sebelumnya ia, Trump, dan Raja Arab Saudi pernah mengadakan pembicaraan trilateral terkait hal ini. Ia menilai pertemuan serupa perlu dilakukan kembali untuk membahas situasi energi global yang terus berubah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Sebut Zelenskyy Diktator, Presiden Ukraina Balas Salahkan Rusia

Trump Sebut Zelenskyy Diktator, Presiden Ukraina Balas Salahkan Rusia

News | Kamis, 20 Februari 2025 | 00:24 WIB

Serangan Pesawat Nirawak Rusia di Odesa Sebabkan Pemadaman Listrik dan Krisis Pemanas, 160 Ribu Orang Kedinginan

Serangan Pesawat Nirawak Rusia di Odesa Sebabkan Pemadaman Listrik dan Krisis Pemanas, 160 Ribu Orang Kedinginan

News | Rabu, 19 Februari 2025 | 18:53 WIB

Trump Dipuji Rusia: Akui NATO Picu Perang Ukraina

Trump Dipuji Rusia: Akui NATO Picu Perang Ukraina

News | Rabu, 19 Februari 2025 | 18:34 WIB

Zelenskyy Kecewa Ukraina Tak Dilibatkan dalam Negosiasi Perang

Zelenskyy Kecewa Ukraina Tak Dilibatkan dalam Negosiasi Perang

News | Rabu, 19 Februari 2025 | 18:17 WIB

Trump Desak Ukraina Gelar Pemilu Baru: Negaranya Hancur Lebur

Trump Desak Ukraina Gelar Pemilu Baru: Negaranya Hancur Lebur

News | Rabu, 19 Februari 2025 | 16:27 WIB

Elon Musk Ungkap Reaksi Teman-temannya jika Mendengar Nama Donald Trump

Elon Musk Ungkap Reaksi Teman-temannya jika Mendengar Nama Donald Trump

News | Rabu, 19 Februari 2025 | 16:14 WIB

Trump Akan Pertahankan Sanksi Rusia hingga Ada Solusi untuk Ukraina

Trump Akan Pertahankan Sanksi Rusia hingga Ada Solusi untuk Ukraina

News | Rabu, 19 Februari 2025 | 14:22 WIB

Serangan Drone Rusia Hujani Ukraina, Ibu Kota Kyiv Terdampak

Serangan Drone Rusia Hujani Ukraina, Ibu Kota Kyiv Terdampak

News | Rabu, 19 Februari 2025 | 09:10 WIB

Kisah Kontroversial Pria Asal Rusia yang Menghukum Pelaku Kekerasan Seksual dengan Kematian

Kisah Kontroversial Pria Asal Rusia yang Menghukum Pelaku Kekerasan Seksual dengan Kematian

News | Selasa, 18 Februari 2025 | 15:48 WIB

Klaim Mengejutkan dari Kremlin! Trump Beri 'Lampu Hijau' Rusia Serang Inggris?

Klaim Mengejutkan dari Kremlin! Trump Beri 'Lampu Hijau' Rusia Serang Inggris?

News | Selasa, 18 Februari 2025 | 15:34 WIB

Terkini

Kematian Misterius Kauana Bilhar Influencer Brasil, Jatuh dari Lantai 27 di Dubai

Kematian Misterius Kauana Bilhar Influencer Brasil, Jatuh dari Lantai 27 di Dubai

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 09:50 WIB

Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan

Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 09:41 WIB

Amerika Serikat Balas Serangan ke Iran, Ketegangan Memuncak di Selat Hormuz

Amerika Serikat Balas Serangan ke Iran, Ketegangan Memuncak di Selat Hormuz

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 09:25 WIB

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Waspada Hujan Lebat Imbas Bibit Siklon 97 W

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Waspada Hujan Lebat Imbas Bibit Siklon 97 W

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 06:46 WIB

Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat

Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:14 WIB

Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat

Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:45 WIB

DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!

DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:25 WIB

DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:10 WIB

Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi

Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:29 WIB

DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif

DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:18 WIB

×