Donald Trump Klaim BRICS Telah Berantakan Setelah Ancaman Tarif Dagang AS

Bella | Suara.com

Jum'at, 21 Februari 2025 | 19:10 WIB
Donald Trump Klaim BRICS Telah Berantakan Setelah Ancaman Tarif Dagang AS
Donald Trump [Instagram @realdonaldtrump]

Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Kamis (22/2) mengklaim bahwa kelompok negara-negara BRICS telah berantakan setelah ia mengancam mereka dengan tarif 100 persen jika mencoba mencari alternatif pengganti dolar AS.

"Negara-negara BRICS berusaha menghancurkan dolar kita. Mereka ingin menciptakan mata uang baru. Jadi ketika saya menjabat, hal pertama yang saya katakan adalah bahwa setiap negara BRICS yang bahkan menyebutkan kehancuran dolar akan dikenakan tarif 150 persen, dan kami tidak menginginkan barang-barang mereka. Akhirnya, negara-negara BRICS langsung bubar," ujar Trump.

Trump menyebut hal ini sebagai perubahan luar biasa.

Konsep Mata Uang BRICS+
Konsep Mata Uang BRICS+

"Saya tidak tahu apa yang terjadi pada mereka. Kami belum mendengar kabar dari negara-negara BRICS akhir-akhir ini," tambahnya.

BRICS, yang dibentuk pada 2009, merupakan organisasi antar-pemerintah yang kini beranggotakan 10 negara: Brasil, Rusia, India, China, Afrika Selatan, Mesir, Ethiopia, Indonesia, Iran, dan Uni Emirat Arab. Ini merupakan satu-satunya kelompok internasional besar yang tidak melibatkan Amerika Serikat.

Selama bertahun-tahun, negara-negara BRICS telah mencoba mencari alternatif dolar AS atau menciptakan mata uang mereka sendiri guna mengurangi ketergantungan pada mata uang Amerika tersebut.

Bahkan sebelum Trump kembali menjabat sebagai Presiden, ia telah mengancam akan mengenakan tarif terhadap negara-negara BRICS jika mereka mencoba memperkenalkan mata uang alternatif pengganti dolar AS. Pekan lalu, Trump kembali mengancam dengan tarif 100 persen terhadap negara-negara BRICS dan menuding bahwa blok tersebut dibentuk untuk "tujuan yang buruk".

"BRICS dibentuk untuk tujuan yang buruk dan sebagian besar negara di dalamnya tidak menginginkannya. Mereka bahkan tidak ingin membicarakannya sekarang. Mereka takut membahasnya karena saya sudah mengatakan jika mereka bermain-main dengan dolar, mereka akan dikenai tarif 100 persen," kata Trump.

Lebih lanjut, Trump mengklaim bahwa BRICS kini telah mati. Pernyataan ini mengundang berbagai reaksi dari para analis ekonomi dan politik internasional yang mempertanyakan dampak nyata dari ancaman tarif tersebut terhadap keberlangsungan organisasi BRICS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta atau Hoaks? Bongkar Klaim Trump Soal Kondom $100 Juta untuk Hamas

Fakta atau Hoaks? Bongkar Klaim Trump Soal Kondom $100 Juta untuk Hamas

News | Jum'at, 21 Februari 2025 | 09:05 WIB

Zelensky Semprot Trump: Anda Terjebak Disinformasi Rusia!

Zelensky Semprot Trump: Anda Terjebak Disinformasi Rusia!

News | Jum'at, 21 Februari 2025 | 06:37 WIB

Macron ke Trump: Jangan Lemah Terhadap Putin!

Macron ke Trump: Jangan Lemah Terhadap Putin!

News | Jum'at, 21 Februari 2025 | 06:29 WIB

Pemimpin Arab Kumpul di Saudi Bahas Nasib Gaza, Tolak Rencana Trump

Pemimpin Arab Kumpul di Saudi Bahas Nasib Gaza, Tolak Rencana Trump

News | Jum'at, 21 Februari 2025 | 06:12 WIB

Wapres AS: Ukraina Mustahil Menang Lawan Rusia, Perang Takkan Terjadi di Era Trump

Wapres AS: Ukraina Mustahil Menang Lawan Rusia, Perang Takkan Terjadi di Era Trump

News | Jum'at, 21 Februari 2025 | 06:05 WIB

Prancis Tegaskan Hak Ukraina dalam Kesepakatan Perdamaian dengan Rusia

Prancis Tegaskan Hak Ukraina dalam Kesepakatan Perdamaian dengan Rusia

News | Kamis, 20 Februari 2025 | 21:24 WIB

Yunani Desak Eropa Bangun Pertahanan Mandiri, Lepas dari AS!

Yunani Desak Eropa Bangun Pertahanan Mandiri, Lepas dari AS!

News | Kamis, 20 Februari 2025 | 21:00 WIB

Trump Puji Arab Saudi, Kecam Zelenskyy di Forum Investasi Miami

Trump Puji Arab Saudi, Kecam Zelenskyy di Forum Investasi Miami

News | Jum'at, 21 Februari 2025 | 05:05 WIB

Pasukan Rusia Rebut Kembali 800 Km Persegi Wilayah dari Ukraina

Pasukan Rusia Rebut Kembali 800 Km Persegi Wilayah dari Ukraina

News | Jum'at, 21 Februari 2025 | 04:05 WIB

Trump Bela Rusia, Sebut Punya Posisi Kuat Akhiri Perang Ukraina

Trump Bela Rusia, Sebut Punya Posisi Kuat Akhiri Perang Ukraina

News | Kamis, 20 Februari 2025 | 20:28 WIB

Terkini

DIY Catat Ribuan Kasus ODGJ Berat pada 2025, Mayoritas Usia Produktif

DIY Catat Ribuan Kasus ODGJ Berat pada 2025, Mayoritas Usia Produktif

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:44 WIB

Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Disidang Etik Gerindra Jumat Ini

Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Disidang Etik Gerindra Jumat Ini

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:44 WIB

Ibam Divonis 4 Tahun Penjara di Kasus Chromebook, Nadiem Makarim: Itu di Luar Nalar

Ibam Divonis 4 Tahun Penjara di Kasus Chromebook, Nadiem Makarim: Itu di Luar Nalar

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:41 WIB

Kejagung Pamerkan Tumpukan Uang Rp10,2 Triliun Setinggi 2 Meter Hasil Denda Kehutanan

Kejagung Pamerkan Tumpukan Uang Rp10,2 Triliun Setinggi 2 Meter Hasil Denda Kehutanan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:32 WIB

Blok M Disorot! Polisi Dalami Jaringan Prostitusi Anak yang Diduga Libatkan Warga Negara Jepang

Blok M Disorot! Polisi Dalami Jaringan Prostitusi Anak yang Diduga Libatkan Warga Negara Jepang

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:25 WIB

Tidak Ada Pertimbangan, Spontan Saja: Pengakuan Anggota BAIS TNI soal Penyiraman Andrie Yunus

Tidak Ada Pertimbangan, Spontan Saja: Pengakuan Anggota BAIS TNI soal Penyiraman Andrie Yunus

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:20 WIB

Imbas Konflik Timur Tengah, Calbee Ganti Kemasan Camilan Jadi Hitam Putih

Imbas Konflik Timur Tengah, Calbee Ganti Kemasan Camilan Jadi Hitam Putih

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:13 WIB

Ada WNI! 28 Kru Kapal Pesiar Tersangka Jaringan Kejahatan Seksual Anak Ditangkap, Disney Terlibat

Ada WNI! 28 Kru Kapal Pesiar Tersangka Jaringan Kejahatan Seksual Anak Ditangkap, Disney Terlibat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:46 WIB

Penggeledahan Kasus Bea Cukai Berlanjut, KPK Amankan Kontainer Berisi Sparepart Kendaraan

Penggeledahan Kasus Bea Cukai Berlanjut, KPK Amankan Kontainer Berisi Sparepart Kendaraan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:38 WIB

Dari Berau hingga Mahakam Ulu, Desa-Desa Ini Jadi Bukti Model Pembangunan Hijau Berkelanjutan

Dari Berau hingga Mahakam Ulu, Desa-Desa Ini Jadi Bukti Model Pembangunan Hijau Berkelanjutan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:30 WIB