35 Tahun Mengabdi, Guru SD di Inggris Dipecat karena Lelucon Akan 'Pukul' Murid

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Rabu, 26 Februari 2025 | 09:30 WIB
35 Tahun Mengabdi, Guru SD di Inggris Dipecat karena Lelucon Akan 'Pukul' Murid
Ilustrasi guru mengajar. (Pixabay/macnoeron)

Suara.com - Seorang guru sekolah dasar di Inggris dipecat setelah ia bercanda mengancam akan 'memukul' kepala seorang murid. Guru tersebut, yang diidentifikasi sebagai Baiklautchmee Subrian, memiliki pengalaman mengajar lebih dari 35 tahun saat insiden yang dituduhkan terjadi pada tahun 2023, menurut sebuah laporan di The Times.

Selama kelas persiapan SAT matematika dengan murid-murid Kelas 6, Ibu Subrian menanggapi sebuah pertanyaan tentang apa yang akan terjadi jika murid-murid tidak memegang kertas ujian mereka dengan benar.

Ia memberi tahu sekelompok kecil murid bahwa ia akan "memukul" mereka sambil memberi isyarat dengan tangannya. Salah satu murid, yang merasa terancam dan tidak menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pertama mereka, melaporkan kejadian tersebut kepada guru lain.

Pimpinan atas Sekolah Dasar Gilbert Colvin di Ilford, London Timur, tempat Ibu Subrian mengajar selama empat tahun terakhir, memberi tahu dia bahwa akan ada penyelidikan atas kasus tersebut. Selama salah satu sidang disiplin, guru tersebut berpendapat bahwa anak tersebut terus menghadiri klub sepulang sekolahnya di mana mereka tidak 'marah'.

Sebulan kemudian, Ibu Subrian menerima surat pemberhentian, yang menyatakan bahwa meskipun ia "bermaksud sebagai lelucon" kepada siswa tersebut, karena ia tidak memiliki bahasa Inggris sebagai bahasa pertama, ia "tidak dapat diharapkan untuk memahaminya".

Sebulan kemudian, Ibu Subrian menerima surat pemberhentian, yang menyatakan bahwa meskipun ia "bermaksud sebagai lelucon" kepada siswa tersebut, karena ia tidak memiliki bahasa Inggris sebagai bahasa pertama, ia "tidak dapat diharapkan untuk memahaminya".

"Saya tidak menganggap komentar tersebut dimaksudkan sebagai lelucon atau tidak sebagai hal yang penting. Itu jelas merupakan hal yang tidak pantas untuk dikatakan," kata hakim dalam pernyataan penutup.

"Seorang guru dapat lolos dengan komentar dalam keadaan ini jika semua anak menerimanya sebagai komentar yang ringan dan ikut tertawa. Sudah menjadi kesepakatan umum bahwa ini bukan yang terjadi di sini. Risiko membuat lelucon seperti itu adalah jika bahkan hanya satu anak yang kesal karenanya, itu pasti merupakan masalah perlindungan yang signifikan."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Langkah Besar Inggris Tahun Ini Sebelum Bertemu Donald Trump

Dua Langkah Besar Inggris Tahun Ini Sebelum Bertemu Donald Trump

News | Rabu, 26 Februari 2025 | 02:15 WIB

Hilang Misterius Selama 2 Tahun, Pria Inggris Ditemukan Tak Bernyawa di Georgia

Hilang Misterius Selama 2 Tahun, Pria Inggris Ditemukan Tak Bernyawa di Georgia

News | Selasa, 25 Februari 2025 | 22:00 WIB

Era Kegelapan Manchester United: Nir Prestasi, Rugi Rp2 T hingga Hapus Makan Siang Gratis

Era Kegelapan Manchester United: Nir Prestasi, Rugi Rp2 T hingga Hapus Makan Siang Gratis

Bola | Selasa, 25 Februari 2025 | 13:45 WIB

Mengapa Sentimen Anti-Muslim Meroket di Britania Raya ?

Mengapa Sentimen Anti-Muslim Meroket di Britania Raya ?

News | Selasa, 25 Februari 2025 | 12:02 WIB

Efisiensi Ala Manchester United: Kantin Ditutup, Makan Siang Gratis Dihapus

Efisiensi Ala Manchester United: Kantin Ditutup, Makan Siang Gratis Dihapus

Bola | Selasa, 25 Februari 2025 | 11:58 WIB

Menaksir Kekayaan Tony Blair, Eks PM Inggris Jadi Dewan Pengawas Danantara

Menaksir Kekayaan Tony Blair, Eks PM Inggris Jadi Dewan Pengawas Danantara

Lifestyle | Selasa, 25 Februari 2025 | 09:18 WIB

Terkini

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB