Pandji Sentil Wamenaker Soal #KaburAjaDulu: Masak Wamen Ngomong Gitu Sih?

Eviera Paramita Sandi | Suara.com

Rabu, 26 Februari 2025 | 09:54 WIB
Pandji Sentil Wamenaker Soal #KaburAjaDulu: Masak Wamen Ngomong Gitu Sih?
Tangkap Layar [Youtube Rhenald Kasali]

Suara.com - Komika Pandji Pragiwaksono baru-baru ini menyentil soal komentar-komentar para petinggi menyikapi soal Kabur Aja Dulu.

Hastag Kabur Aja Dulu belakangan ini memang tengah ramai di kalangan pengguna sosial media dan menjadi tren.

Pandji mengatakan bahwa #kaburajadulu ini memancing respons dari para petinggi. Pandji sontak menyentil soal respon Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer yang justru mempersilahkan untuk pergi dan tidak kembali.

“#Kaburajadulu ini memancing reaksi karena ada yang bilang nggak nasionalis, termasuk Pak Bahlil bilang ‘oh saya meragukan nasionalisme anda, kalau mau kabur ke luar negeri’,” ucap Pandji, dikutip dari youtubenya, Selasa (25/2/25).

“Wamennya bahkan bilang ‘Ya udah kabur aja, nggak usah balik kalau perlu’. Wamen ngomong gitu, walaupun menterinya, Kemenaker bilang ‘oh itu berarti kritik lah buat kita, berarti kita harus lebih baik lagi’,” sambungnya.

Pandji merasa bahwa antara Menteri dan Wakil Menteri Ketenagakerjaan ini tidak memiliki sinkronisasi dalam merespon fenomena #kaburajadulu.

“Emm Menteri sama Wamennya agak beda nih,” ucapnya.

“Wamennya kayaknya anak baru ya, dalam konteks jabatan gitu, jadi belum media training. masak Menteri ngomong kayak gitu sih, aneh banget dah,” tandasnya.

Pandji sontak menegaskan jika fenomena #kaburajadulu ini sebenarnya bukan hal baru, namun tren hastagnya saja yang baru dibuat.

“Hal ini jadi ramai banget, padahal Kabur aja dulu itu sebenernya udah dari lama bukan fenomena baru-baru ini. Banyak orang-orang yang udah kabur aja dulu ke luar negeri dari dulu,” ujarnya.

“Cuma baru ada hastagnya aja,” tambahnya.

Fenomena #kaburajadulu ini dianggap sebagai bentuk kekecewaan masyarakat Indonesia terhadap kondisi ekonomi, sosial dan keadilan di Indonesia.

Adanya kondisi ini diduga karena sejumlah kebijakan pemerintah yang belakangan dinilai tidak berpihak pada masyarakat.

Banyak yang menilai dengan #kaburajadulu ke luar negeri untuk bekerja maupun menempuh Pendidikan menjadi cara mereka bisa hidup lebih layak.

Kontributor : Kanita

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MK Batalkan Hasil Pilkada Serang Gegara Cawe-cawe Menteri, Netizen: Kalau Gibran...

MK Batalkan Hasil Pilkada Serang Gegara Cawe-cawe Menteri, Netizen: Kalau Gibran...

Tekno | Selasa, 25 Februari 2025 | 19:00 WIB

Pidato Baca Teks Widiyanti Dikritik Jhon Sitorus: Standar Gibran, Lah..

Pidato Baca Teks Widiyanti Dikritik Jhon Sitorus: Standar Gibran, Lah..

Tekno | Selasa, 25 Februari 2025 | 18:15 WIB

Apa Saja Bukti Menteri Desa Yandri Susanto Cawe-cawe Menangkan Istri di Pilkada Serang?

Apa Saja Bukti Menteri Desa Yandri Susanto Cawe-cawe Menangkan Istri di Pilkada Serang?

News | Selasa, 25 Februari 2025 | 15:57 WIB

Terkini

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

News | Rabu, 29 April 2026 | 23:25 WIB

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:30 WIB

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:04 WIB

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:22 WIB

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:20 WIB

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:47 WIB

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:29 WIB

10  Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:27 WIB

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:04 WIB