Ternyata Zelenskyy Sudah Diperingatkan Agar Tak Mudah Terpancing Sebelum Debat Sengit dengan Trump

Bella | Suara.com

Senin, 03 Maret 2025 | 08:07 WIB
Ternyata Zelenskyy Sudah Diperingatkan Agar Tak Mudah Terpancing Sebelum Debat Sengit dengan Trump
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy saat terlibat cekcok dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Ruang Oval. (tangkapan layar/x)

Suara.com - Beberapa jam sebelum Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Oval Office, ia menerima peringatan tegas dari seorang senator AS.

"Jangan terpancing," kata Senator Partai Republik dari South Carolina, Lindsey Graham, memperingatkan Zelenskyy agar tidak terlibat dalam perdebatan sengit dengan Trump, seperti dilaporkan The New York Times.

"Saya bilang, jangan berdebat soal perjanjian keamanan," ungkap Graham dalam sebuah wawancara.

Namun, pertemuan itu justru berubah menjadi konfrontasi luar biasa. Saat Zelenskyy menyampaikan kekhawatirannya terhadap upaya perang Ukraina dan ketidakpastian bantuan militer AS, Trump dan Wakil Presiden JD Vance menuduhnya kurang bersyukur atas dukungan yang telah diberikan.

Pertemuan tersebut memanas ketika Trump mengawali diskusi dengan komentar tajam tentang pakaian khas Zelenskyy.

"Oh lihat, kamu berdandan juga rupanya," seloroh Trump.

Ketegangan semakin meningkat ketika Trump dengan nada frustrasi menekan Zelenskyy soal kesediaannya untuk memberikan konsesi kepada Rusia. Vance kemudian ikut menyerang, menyebut Zelenskyy tidak tahu berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan AS.

Alih-alih menghindari konfrontasi, Zelenskyy justru balik menantang.

"Diplomasi macam apa, JD?" tanya Zelenskyy kepada Vance, sambil merinci berbagai upaya diplomasi yang gagal sebelum invasi Rusia terjadi.

Perdebatan pun semakin panas. Merasa tersinggung, Vance menuduh Zelenskyy tidak menghormati Presiden AS. Trump menimpali dengan peringatan keras.

"Kamu sedang bermain-main dengan Perang Dunia III." ucap Trump.

Puncak ketegangan terjadi ketika Zelenskyy memperingatkan bahwa agresi Rusia adalah ancaman jangka panjang, termasuk bagi AS.

"Kalian memiliki lautan yang indah dan belum merasakannya sekarang, tapi suatu saat kalian akan merasakannya," kata Zelenskyy.

Mendengar pernyataan itu, Trump langsung mengakhiri pertemuan secara mendadak dan berkata kepada wartawan bahwa momen tersebut akan menjadi tayangan hebat di televisi.

Senator Graham, yang sebelumnya mencoba menjadi penengah, kemudian mengatakan kepada wartawan bahwa Zelenskyy sebaiknya mengundurkan diri dan mengirim seseorang yang bisa diajak bernegosiasi, atau melakukan perubahan. Pernyataan Graham mendapat dukungan dari para pemimpin Partai Republik lainnya yang sebagian besar mengecilkan insiden tersebut atau menyalahkan Zelenskyy karena dianggap tidak menghormati Trump.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penasihat Trump Sebut AS Butuh Pemimpin Ukraina yang Siap Berdamai dengan Rusia

Penasihat Trump Sebut AS Butuh Pemimpin Ukraina yang Siap Berdamai dengan Rusia

News | Senin, 03 Maret 2025 | 07:53 WIB

Partai Republik Desak Presiden Ukraina Mundur, Zelenskyy: Saya Bisa Ditukar dengan NATO

Partai Republik Desak Presiden Ukraina Mundur, Zelenskyy: Saya Bisa Ditukar dengan NATO

News | Senin, 03 Maret 2025 | 06:46 WIB

Donald Trump dan Presiden Ukraina Tak Sejalan? Kremlin Sebut Kebijakan AS Sama dengan Visi Rusia

Donald Trump dan Presiden Ukraina Tak Sejalan? Kremlin Sebut Kebijakan AS Sama dengan Visi Rusia

News | Senin, 03 Maret 2025 | 02:54 WIB

Kejutan! Kremlin Sebut Kebijakan Luar Negeri Trump Sejalan dengan Rusia

Kejutan! Kremlin Sebut Kebijakan Luar Negeri Trump Sejalan dengan Rusia

News | Senin, 03 Maret 2025 | 04:50 WIB

Zelenskyy vs Trump:  Sekjen NATO Desak Perbaikan Hubungan Demi Ukraina

Zelenskyy vs Trump: Sekjen NATO Desak Perbaikan Hubungan Demi Ukraina

News | Senin, 03 Maret 2025 | 03:35 WIB

Zelensky 'Diperingatkan' Sebelum Pertemuan Memalukan dengan Trump, Apa yang Terjadi?

Zelensky 'Diperingatkan' Sebelum Pertemuan Memalukan dengan Trump, Apa yang Terjadi?

News | Minggu, 02 Maret 2025 | 18:00 WIB

"Era Kezaliman Baru": Menlu Jerman Kecam Trump Soal Ukraina

"Era Kezaliman Baru": Menlu Jerman Kecam Trump Soal Ukraina

News | Minggu, 02 Maret 2025 | 16:34 WIB

Trump Tetapkan Bahasa Inggris Sebagai Bahasa Resmi AS, Situs Gedung Putih Bahasa Spanyol Dihapus

Trump Tetapkan Bahasa Inggris Sebagai Bahasa Resmi AS, Situs Gedung Putih Bahasa Spanyol Dihapus

News | Minggu, 02 Maret 2025 | 16:18 WIB

Kegagalan Total Volodymyr Zelenskyy Untuk Ukraina

Kegagalan Total Volodymyr Zelenskyy Untuk Ukraina

News | Minggu, 02 Maret 2025 | 14:30 WIB

Kesepakatan Mineral Gagal, Rusia Sebut Kunjungan Zelenskyy ke AS Kegagalan Total

Kesepakatan Mineral Gagal, Rusia Sebut Kunjungan Zelenskyy ke AS Kegagalan Total

News | Minggu, 02 Maret 2025 | 05:05 WIB

Terkini

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:48 WIB

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:14 WIB

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:07 WIB

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:02 WIB

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:57 WIB

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:56 WIB