“Mobil-mobil mewah pasti mogok, karena itu dirancang dengan yang bagus,” ujarnya.
Ahok yang menjadi Eks Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) 2019-2024 ini dituding mengetahui kasus tersebut.
Bahkan, Kejaksaan Agung (Kejagung) membuka peluang untuk memeriksa Ahok. Menanggapi hal ini, Ahok mengaku siap kapan saja jika dipanggil oleh Kejagung.
“Ya bisa saja, senang jika diminta keterangan,” ucap Ahok singkat.
Kejagung meyakini skandal dugaan korupsi di tubuh subholding PT Pertamina, Pertamina Patra Niaga telah merugikan negara sebanyak Rp 193,7 triliun. Kejagung juga telah menetapkan 9 tersangka.