Kampus Tak Lagi Aman: Kekerasan Seksual Hingga Pembungkaman Kebebasan Akademik Meningkat

Chandra Iswinarno

Rabu, 05 Maret 2025 | 20:09 WIB
Kampus Tak Lagi Aman: Kekerasan Seksual Hingga Pembungkaman Kebebasan Akademik Meningkat
Ilustrasi aksi protes mahasiswa yang dilakukan di salah satu kampus wilayah Jawa Barat. [Suarajabar.id]

Suara.com - Meningkatnya kasus kekerasan seksual di lingkungan kampus menjadikan ruang-ruang di dalamnya tidak lagi aman bagi mahasiswi.

Bahkan, kampus yang kerap diidentikan dengan ruang kebebasan intelektual saat ini tidak bisa dilepaskan dari kepentingan kekuasaan.

"Kampus menjadi tempat terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan dikendalikan oleh kepentingan politik serta kekuasaan," ujar Perwakilan dari Perempuan Mahardhika, Sarah dalam diskusi publik Aliansi Perempuan Indonesia, Rabu (5/3/2025).

Selain itu, ia menyoroti adanya pembungkaman ekspresi di kampus melalui surat edaran rektor dan pembatalan acara seni, seperti teater di Bandung. Serta pelarangan demonstrasi di kampus, baik di Pulau Jawa maupun di luar Jawa.

“Belakangan ini sering terjadi pembungkaman, selain teater juga pelarangan demonstrasi di kampus,” katanya.

Sarah juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap pendidikan yang bukan lagi menjadi program prioritas.

Banyak mahasiswa terpaksa putus kuliah karena tidak mampu membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan harus bekerja sambil kuliah.

“Banyak yang terpaksa putus kuliah karena tidak bisa bayar UKT, kuliah sambil kerja, itu banyak terjadi,” ujarnya.

Perubahan status perguruan tinggi menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH) juga menjadi sorotan.

baca juga

Menurut Sarah, PTN BH memberikan kampus ruang untuk mengelola pendanaannya sendiri yang seringkali berdampak pada pemecatan sepihak terhadap buruh kampus, termasuk dosen, serta biaya akademik yang ditanggung mahasiswa.

“Ketika kampus berubah jadi PTN BH, maka banyak buruh di kampus yang dipecat sepihak, termasuk dosen,” jelasnya.

Sarah menekankan bahwa kampus tidak lagi menjadi ruang aman bagi mahasiswa. Ia mengajak mahasiswa dan perempuan untuk terus berjuang dan menggugat negara melalui organisasi.

“Tetap semangat untuk menggugat negara melalui perjuangan kita, juga kerja-kerja kita melalui organisasi,” tegasnya.

Reporter : Kayla Nathaniel Bilbina

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kampus Dibungkam, Ubedilah Badrun: 'Saya Tetap Akan Bersuara'

Kampus Dibungkam, Ubedilah Badrun: 'Saya Tetap Akan Bersuara'

News | Kamis, 20 Februari 2025 | 01:55 WIB

Dicopot Usai Kritik Jokowi, Ubedilah Badrun: PTN-BH Bungkam Kebebasan Akademik

Dicopot Usai Kritik Jokowi, Ubedilah Badrun: PTN-BH Bungkam Kebebasan Akademik

News | Kamis, 20 Februari 2025 | 00:55 WIB

Ubedilah Badrun Kritik Kebijakan Kampus Mengelola Tambang: Makin Ngaco dan Aneh

Ubedilah Badrun Kritik Kebijakan Kampus Mengelola Tambang: Makin Ngaco dan Aneh

News | Rabu, 19 Februari 2025 | 17:47 WIB

Terkini

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

×