Pakai Analogi Prabowo 'Ikan Busuk dari Kepala', Amnesty International: Kalau Ikannya Kepolisian, Kapolri Harus Diganti

Aprilo Ade Wismoyo, Faqih Fathurrahman

Sabtu, 08 Maret 2025 | 00:05 WIB
Pakai Analogi Prabowo 'Ikan Busuk dari Kepala', Amnesty International: Kalau Ikannya Kepolisian, Kapolri Harus Diganti
Menteri Pertahanan dan Presiden Terpilih Prabowo Subianto (kiri) didampingi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kanan) menyapa awak media di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (20/6/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Direktur Amnesty International Indonesia, Usman Hamid menjawab soal analogi Presiden Prabowo Subianto, ikan busuk berawal dari kepala. Analogi ini seolah menggambarkan soal kondisi saat ini.

Pasalnya rentetan kasus terhadap Polri tidak ada hentinya, mulai dari polisi tembak polisi, polisi yang menggunakan narkotika, hingga yang terakhir soal pembungkaman band Sukatani yang mengkritik institusi Polri lewat lagu Bayar, Bayar, Bayar.

“Menurut saya kalau ikannya (busuk) sampai eksekutif, ya presiden harus diganti, tapi kalau yang dimaksud ikannya adalah kepolisian, ya Kapolri harus diganti,” kata Usman, dalam diskusi Ikatan Wartawan Hukum, di Jakarta Selatan, Jumat (7/3/2025).

Menteri Pertahanan dan Presiden Terpilih Prabowo Subianto (kanan) didampingi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kiri) saat tiba di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (20/6/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Menteri Pertahanan dan Presiden Terpilih Prabowo Subianto (kanan) didampingi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kiri) saat tiba di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (20/6/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Amnesty International, juga mencatat dalam rilis laporan akhir tahun tentang represi terhadap masyarakat, terutama gerakan mahasiswa. Terutama insiden 14 kota dalam kurun waktu 22 Agustus sampai dengan 29 Agustus 2024.

Sementara itu, Pengamat politik Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti menilai, Kapolri Listyo Sigit Prabowo lebih berbakat menjadi politisi dibandingkan sebagai aprat penegak hukum.

Ray menilai, Polri selalu ambil andil dalam setiap program yang dijalani pemerintah. Kekinian, lanjut Ray, Polri ingin ikut mensukseskan program makan bergizi gratis (MBG) yang dijalankan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Sebabnya, Ray mendorong sebaiknya Prabowo selaku Kepala Negara tidak perlu menahan bakat Sigit sebagai politisi.

“Saya lihat, Pak Listyo ini bakat politiknya jauh lebih kuat dibandingkan bakat aparat penegak hukumnya. Oleh karena itu saya berharap Presiden segera membebaskan Pak Listyo dari tugasnya sebagai Kapolri agar bakat politiknya benar-benar  tersalurkan,” kata Ray.

Ray juga menilai, jika sudah purna tugas, Sigit cocok membentuk partai bersama Presiden ke-7, Joko Widodo. 

baca juga

“Bersama Pak Jokowi mendirikan Partai Politik baru. Ketua Umumnya adalah Pak Jokowi, Sekjen adalah Pak Listyo cocok banget,” ucapnya.

Sigit menjabat Kapolri sejak tahun 2021, hingga saat ini. Massa jabatan ini dinilai sudah cukup panjang untuk seorang Kapolri. Faktor kedekatan dengan presiden, dinilai sebagai faktor yang cukup berpengaruh.

“Nah, itu yang membuat menurut saya ya mengapa Kapolri sekarang ini relatif, masih cukup kuat, bertahan gitu. Padahal sudah berlangsung hampir lebih dari 5 tahun ya kan,” jelasnya.

Menteri Pertahanan dan Presiden Terpilih Prabowo Subianto (kiri) didampingi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kanan) menyapa awak media di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (20/6/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Menteri Pertahanan dan Presiden Terpilih Prabowo Subianto (kiri) didampingi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kanan) menyapa awak media di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (20/6/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Ray curiga, pola politik yang ingin dijalan Prabowo sama dengan Jokowi. Sehingga dirinya mempertahankan Sigit sebagai Kapolri.

“Boleh jadi juga Pak Sigit ini memang dibutuhkan Pak Prabowo, karena Pak Prabowo boleh jadi mengunakan pola yang dipakai oleh Pak Jokowi,” kata Ray

“Apa artinya gitu? Memang Pak Prabowo nyari Pak Polri yang bakat politiknya ada gitu lho. Politik kekuasaan dan bukan politik kebangsaan,” imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Berhasil Sita 1,2 Ton Narkoba, Adies Kadir: Bukti Implementasi Asta Cita

Pemerintah Berhasil Sita 1,2 Ton Narkoba, Adies Kadir: Bukti Implementasi Asta Cita

DPR | Jum'at, 07 Maret 2025 | 21:23 WIB

Dua Jam Bertemu di Rumah Banjarsari, Apa yang Diobrolin Jokowi dengan Hashim Djojohadikusumo?

Dua Jam Bertemu di Rumah Banjarsari, Apa yang Diobrolin Jokowi dengan Hashim Djojohadikusumo?

News | Jum'at, 07 Maret 2025 | 21:02 WIB

Prajogo Pangestu Bongkar Isi Pertemuan dengan Prabowo: Bahas Indonesia Incorporated

Prajogo Pangestu Bongkar Isi Pertemuan dengan Prabowo: Bahas Indonesia Incorporated

Bisnis | Jum'at, 07 Maret 2025 | 20:52 WIB

Mimpi Sang Ekonom Soemitro di Balik Danantara, Kini Jadi Kenyataan di Era Prabowo

Mimpi Sang Ekonom Soemitro di Balik Danantara, Kini Jadi Kenyataan di Era Prabowo

News | Jum'at, 07 Maret 2025 | 19:47 WIB

Prabowo: Nasihat Kritis Ray Dalio Kunci Sukses BPI Danantara

Prabowo: Nasihat Kritis Ray Dalio Kunci Sukses BPI Danantara

News | Jum'at, 07 Maret 2025 | 19:41 WIB

Mayor Teddy Indra Naik Pangkat Jadi Letkol Tapi Tuai Pro Kontra, Memang Bagaimana Aturannya?

Mayor Teddy Indra Naik Pangkat Jadi Letkol Tapi Tuai Pro Kontra, Memang Bagaimana Aturannya?

Entertainment | Jum'at, 07 Maret 2025 | 19:20 WIB

Terkini

Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus

Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:13 WIB

Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai

Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:00 WIB

Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur

Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:05 WIB

Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam

Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:04 WIB

Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus

Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 00:03 WIB

Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar

Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 23:06 WIB

Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!

Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:36 WIB

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:22 WIB

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

×