Ingatkan PDIP Soal Kesabaran Ada Batasnya, Jokowi Disebut Sedang Buktikan Bukan Lagi 'Boneka Partai'

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Selasa, 18 Maret 2025 | 13:42 WIB
Ingatkan PDIP Soal Kesabaran Ada Batasnya, Jokowi Disebut Sedang Buktikan Bukan Lagi 'Boneka Partai'
Saat Ketua Umum PDI Perjuangan atau PDIP Megawati Soekarnoputri masih dekat dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi. (Dok. PDIP)

Suara.com - Hubungan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kian meruncing. Jokowi, yang awalnya dibesarkan secara politik oleh PDIP, kini beseberangan dengan partai tersebut.

Kekinian, Jokowi bahkan menyatakan kalau kesabarannya bisa saja habis karena merasa terus difitnah oleh PDIP.

Pernyataan itu diperkuat oleh kelompok relawan Jokowi, Projo, yang menegaskan bahwa jika benar kesabaran Jokowi habis, maka bisa saja menghancurkan PDIP.

Melihat perubahan hubungan antara Jokowi dengan PDIP, psikolog politik Wawan Kurniawan menjelaskan bahwa fenomena tersebut dapat dilihat dari sudut pandang role conflict dan perceived betrayal.

Sejak awal, Jokowi memang kader yang dibesarkan oleh PDIP. Namun, seiring waktu, posisinya sebagai presiden semakin kuat secara independen, sehingga muncul role conflict atau konflik peran antara loyalitasnya terhadap partai dan kepentingannya sebagai pemimpin nasional.

"Dari sudut pandang PDIP, Jokowi mungkin dianggap "meninggalkan rumah lamanya", terutama ketika ia terlihat mendukung figur di luar garis partai. Misalnya, dukungan diam-diam terhadap pasangan Prabowo-Gibran," jelas Wawan kepada Suara.com, dihubungi Selasa (18/3/2025).

Secara psikologis, tindakan itu sebenarnya menciptakan persepsi pada PDIP kalau Jokowi melakukan pengkhianatan atau perceived betrayal yang memperlebar jarak emosional dan politik antara keduanya.

Menurut Wawan, fenomena itu juga bisa dipahami sebagai upaya Jokowi membuktikan dirinya bukan lagi sekadar kader partai, tetapi pemimpin dengan kekuatan politik sendiri.

"Bentuk pembuktian otonomi Jokowi, bahwa ia bukan lagi "boneka partai", tetapi pemimpin yang memiliki modal politik sendiri, baik dalam bentuk dukungan massa maupun jejaring kekuasaan," jelasnya.

baca juga

Respons Jokowi

Sebelumnya, Jokowi melontarkan pernyataan yang menunjukan kalau dirinya merasa terus disudutkan oleh sejumlah politisi PDIP. Jokowi mengaku kalau kesabaran ada batasnya. Ia bahkan menyebut kabar tersebut tidak benar.

Mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) (Instagram)
Mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) (Instagram)

"Enggak ada, ya harusnya disebutkan siapa, begitu loh biar jelas. Enggak ada," ujar Jokowi baru-baru ini.

Peristiwa terbaru adalah kabar tentang utusan misterius yang mengancam melakukan kriminalisasi kalau tidak mengembalikan status Jokowi sebagai kader PDIP.

Jokowi mempertanyakan apa kepentingannya mengirim utusan ke PDIP yang meminta supaya dirinya tak dipecat.

"Lha apa, kepentingannya apa saya mengutus untuk itu," tanya dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hotel Fairmont Sering Dikunjungi Keluarga Jokowi, Publik Curiga: Tempat Persembunyian?

Hotel Fairmont Sering Dikunjungi Keluarga Jokowi, Publik Curiga: Tempat Persembunyian?

Tekno | Selasa, 18 Maret 2025 | 07:06 WIB

Dari Sekutu Jadi Rival, Kronologi Panasnya Perseteruan Jokowi vs PDIP

Dari Sekutu Jadi Rival, Kronologi Panasnya Perseteruan Jokowi vs PDIP

News | Senin, 17 Maret 2025 | 20:13 WIB

Puan soal PDIP - Jokowi Memanas: Tak Ada Manusia Sempurna, Semua Pasti Punya Masa Lalu

Puan soal PDIP - Jokowi Memanas: Tak Ada Manusia Sempurna, Semua Pasti Punya Masa Lalu

News | Senin, 17 Maret 2025 | 16:38 WIB

Jokowi Vs PDIP Makin Panas, Puan Minta Semua Tahan Diri: Ingat Ini Bulan Ramadan

Jokowi Vs PDIP Makin Panas, Puan Minta Semua Tahan Diri: Ingat Ini Bulan Ramadan

News | Senin, 17 Maret 2025 | 15:26 WIB

Terkini

SEJARAH! WNI Jadi Pelanggar Buang Sampah Pertama yang Dipenjara di Malaysia

SEJARAH! WNI Jadi Pelanggar Buang Sampah Pertama yang Dipenjara di Malaysia

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:01 WIB

Batu Bara Masih Jadi Andalan, Transisi Energi Disiapkan Bertahap ke Gas dan Hidrogen

Batu Bara Masih Jadi Andalan, Transisi Energi Disiapkan Bertahap ke Gas dan Hidrogen

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 14:01 WIB

Linggis Ditangkap Terkait Bentrokan Berdarah Tewaskan 2 Orang di Batam

Linggis Ditangkap Terkait Bentrokan Berdarah Tewaskan 2 Orang di Batam

Batam | Rabu, 16 September 2026 | 14:00 WIB

Mengulas Memoar Educated: Ketika Pendidikan Menjadi Jalan Keluar

Mengulas Memoar Educated: Ketika Pendidikan Menjadi Jalan Keluar

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 14:00 WIB

Tewaskan Junior di Mess Lanud Halim, 4 Anggota TNI AU Terancam Sanksi Pemecatan

Tewaskan Junior di Mess Lanud Halim, 4 Anggota TNI AU Terancam Sanksi Pemecatan

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:59 WIB

El Nino Picu Krisis Listrik di Sulawesi, Kementerian ESDM Akan Panggil PLN

El Nino Picu Krisis Listrik di Sulawesi, Kementerian ESDM Akan Panggil PLN

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:57 WIB

Membongkar APBN Kredibel di Era Suahasil: Bukan Sekadar Defisit di Bawah 3%

Membongkar APBN Kredibel di Era Suahasil: Bukan Sekadar Defisit di Bawah 3%

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:56 WIB

Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak

Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak

Kalbar | Rabu, 16 September 2026 | 13:55 WIB

Pencarian Semalaman Berakhir Tragis, Siswa SMK Ditemukan Tewas 50 Meter dari Pantai Jatisari Rembang

Pencarian Semalaman Berakhir Tragis, Siswa SMK Ditemukan Tewas 50 Meter dari Pantai Jatisari Rembang

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 13:51 WIB

Masuk Lewat Dumai, 49,85 Ton Kacang Tanah Selundupan Siap Edar di Jakarta Digagalkan Polisi

Masuk Lewat Dumai, 49,85 Ton Kacang Tanah Selundupan Siap Edar di Jakarta Digagalkan Polisi

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:50 WIB

×