Menteri Agama Duga Penyebab Bus Rombongan Umrah Kecelakaan karena Sopir Ngantuk

Chandra Iswinarno, Novian Ardiansyah

Jum'at, 21 Maret 2025 | 20:47 WIB
Menteri Agama Duga Penyebab Bus Rombongan Umrah Kecelakaan karena Sopir Ngantuk
Menteri Agama Nasaruddin Umar. [Dok. Kemenag]

Suara.com - Menteri Agama Nasaruddin Umar menduga penyebab kecelakan bus yang ditumpangi jemaah umrah asal Indonesia karena sopir bus mengantuk.

Dugaan tersebut masih dugaan sementara Nasaruddin saat ditanya awak media sebelum memgikuti sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, komplek Istana Kepresidenan Jakarta.

"Iya kecelakaan, mungkin ngantuk kali ya itu kali ya," kata Nasaruddin, Jumat (21/3/2025).

Nasaruddin memastikan korban meninggal dalam kecelakaan Wadi Qudeid berjumlah enam orang. Ia mengemukakan bahwa kecelakaan terjadi pukul 13.30 waktu setempat.

Informasi tersebut berdasarkan data yang diperoleh dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI).

"Kemudian jumlah yang korban itu, jumlah korbannya 20 orang, jumlah yang wafat itu per detik ini 6 orang, jumlah terluka 13 orang, jumlah tidak terluka 1 orang," kata Nasaruddin.

"Kondisi saat ini wafat dalam proses pemakaman di sana, dirawat di dua rumah sakit. Kemudian asal travel-nya," sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, enam jemaah umrah asal Indonesia meninggal dunia setelah bus yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan dalam perjalanan jalan lintas Madinah-Mekkah pada Kamis (20/3/2025) siang Waktu setempat.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menerima kabar kecelakaan tersebut sekira jam 13.30 Waktu Jeddah.

baca juga

"Total WNI jamaah umrah yang menjadi korban dalam kecelakaan adalah 20 orang, enam di antaranya meninggal dunia dan sisanya luka-luka," ucap Direktur Pelindungan WNI dan BHI Kemlu RI Judha Nugraha melalui keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (21/3/2025).

Dalam informasi itu disebutkan bahwa bus yang membawa rombongan jemaah umrah asal Indonesia alami kecelakaan di Kawasan Wadi Qudaid atau sekira 150 kilometer di utara Kota Jeddah.

Berdasarkan informasi yang diterima, bus terlibat insiden tabrakan yang menyebabkan kendaraan tersebut terbalik dan terbakar.

Untuk memastikan penanganan korban, Judha mengatakan bahwa Konjen RI di Jeddah telah mengirimkan tim perlindungan WNI ke lokasi kejadian dan juga melakukan koordinasi dengan otoritas setempat maupun pihak-pihak terkait untuk memastikan kondisi korban.

"Kemlu RI saat ini juga tengah berkoordinasi dengan Kementerian Agama RI dan agensi umrah yang memberangkatkan para jamaah guna mendapatkan data lengkap para WNI dan keluarganya di Indonesia," ucapnya.

Untuk selanjutnya pemerintah telah menghubungi pihak-pihak di Arab Saudi seperti rumah sakit setempat, pemandu tur umrah, perwakilan Kementerian Haji, muassasah (penyedia layanan umrah), dan perusahaan bus yang terkait peristiwa ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Lengkap Korban Jiwa dan Luka-Luka Jemaah Umrah Indonesia Kecelakaan di Jeddah

Daftar Lengkap Korban Jiwa dan Luka-Luka Jemaah Umrah Indonesia Kecelakaan di Jeddah

News | Jum'at, 21 Maret 2025 | 19:39 WIB

Kronologi Kecelakaan Bus Rombongan Umrah di Arab Saudi, Gegara Disalip Mobil Jeep

Kronologi Kecelakaan Bus Rombongan Umrah di Arab Saudi, Gegara Disalip Mobil Jeep

News | Jum'at, 21 Maret 2025 | 18:18 WIB

Bus Rombongan Jemaah Umrah Asal Indonesia Terbakar di Arab Saudi, Anggota DPRD Bojonegoro Meninggal

Bus Rombongan Jemaah Umrah Asal Indonesia Terbakar di Arab Saudi, Anggota DPRD Bojonegoro Meninggal

News | Jum'at, 21 Maret 2025 | 16:01 WIB

Terkini

KPK Geledah 6 Lokasi di Banyumas-Tasikmalaya, Sita Dokumen Praktik Titipan Maba Unsoed

KPK Geledah 6 Lokasi di Banyumas-Tasikmalaya, Sita Dokumen Praktik Titipan Maba Unsoed

News | Jum'at, 11 September 2026 | 17:33 WIB

Tali Pusar Masih Menempel, Bayi Baru Lahir Dibuang di Kardus Bekas Warung Lamongan

Tali Pusar Masih Menempel, Bayi Baru Lahir Dibuang di Kardus Bekas Warung Lamongan

Jatim | Jum'at, 11 September 2026 | 17:32 WIB

PTPP Masuki Tahap Implementasi Restrukturisasi Lewat Penandatanganan Master Restructuring Agreement

PTPP Masuki Tahap Implementasi Restrukturisasi Lewat Penandatanganan Master Restructuring Agreement

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 17:30 WIB

Novel Tanah Tabu: Kisah Perempuan Papua Berjuang Melawan Keadaan

Novel Tanah Tabu: Kisah Perempuan Papua Berjuang Melawan Keadaan

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 17:30 WIB

Motor Listrik Murah yang Cocok untuk Ojek Online: Jarak Tempuh Jauh, Modal Irit!

Motor Listrik Murah yang Cocok untuk Ojek Online: Jarak Tempuh Jauh, Modal Irit!

Otomotif | Jum'at, 11 September 2026 | 17:30 WIB

Gempa Menurun tapi Dapur Magma Krakatau Masih Bergeliat, Ahli Itera Beri Peringatan Ini!

Gempa Menurun tapi Dapur Magma Krakatau Masih Bergeliat, Ahli Itera Beri Peringatan Ini!

Lampung | Jum'at, 11 September 2026 | 17:26 WIB

6 Warna Dompet Pembawa Hoki Menurut Feng Shui, Cek Maknanya

6 Warna Dompet Pembawa Hoki Menurut Feng Shui, Cek Maknanya

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 17:25 WIB

Sebut Cuma 'Jualan Gimik' di Tengah Maraknya Kasus Keracunan MBG, Kepala BGN Sudaryono Diminta Tobat

Sebut Cuma 'Jualan Gimik' di Tengah Maraknya Kasus Keracunan MBG, Kepala BGN Sudaryono Diminta Tobat

News | Jum'at, 11 September 2026 | 17:23 WIB

Bansos Salah Sasaran, 36.460 Orang Tercatat Terima Bantuan Selama 18 Tahun

Bansos Salah Sasaran, 36.460 Orang Tercatat Terima Bantuan Selama 18 Tahun

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 17:20 WIB

Ompreng Kosong hingga 'Ramuan Penawar Racun' Warnai Aksi Protes MBG di Kantor BGN

Ompreng Kosong hingga 'Ramuan Penawar Racun' Warnai Aksi Protes MBG di Kantor BGN

News | Jum'at, 11 September 2026 | 17:19 WIB

×