Korban Tewas Gempa Myanmar Naik Jadi 1.700, Pusat Kremasi di Mandalay Sampai Kewalahan

Bella

Senin, 31 Maret 2025 | 12:53 WIB
Korban Tewas Gempa Myanmar Naik Jadi 1.700, Pusat Kremasi di Mandalay Sampai Kewalahan
Bangunan runtuh usai gempa di Myanmar (x.com)

Suara.com - Jumlah korban tewas akibat gempa bumi berkekuatan 7,7 skala Richter yang melanda Myanmar pada Jumat (28/3) terus bertambah, mencapai 1.700 orang, menurut laporan terbaru dari Dewan Administrasi Negara Myanmar pada Minggu (31/3).

Selain itu, sebanyak 3.400 orang dilaporkan terluka, sementara 300 lainnya masih dinyatakan hilang.

Kota Mandalay, yang menjadi salah satu wilayah paling parah terdampak, menghadapi situasi darurat dengan krematorium yang berjuang mengatasi lonjakan jumlah jenazah. L

aporan dari Myanmar Now pada Minggu (30/3) menyebutkan bahwa pemakaman besar seperti Kyanikan, Taung-Inn, dan Myauk-Inn kewalahan menangani tumpukan jenazah.

Seorang warga di lokasi kremasi, yang identitasnya dirahasiakan, mengungkapkan, "Kemarin kami mengkremasi lebih dari 300 jenazah, dan pagi ini lebih dari 200 sudah diproses."

Sebelumnya, sebuah gedung pencakar langit setinggi 30 lantai yang sedang dalam tahap pembangunan untuk kantor-kantor pemerintah di bagian utara Bangkok runtuh pada Jumat siang (28/3), menyisakan tumpukan puing-puing dan logam bengkok.

Sebuah gedung pencakar langit setinggi 30 lantai di Bankok runtuh akibat gempa. (x.com)
Sebuah gedung pencakar langit setinggi 30 lantai di Bankok runtuh akibat gempa. (x.com)

Menurut laporan polisi dan tenaga medis setempat, sebanyak 43 pekerja konstruksi terjebak di bawah reruntuhan gedung yang ambruk dalam hitungan detik tersebut.

Video amatir yang beredar luas di media sosial menangkap momen mengerikan ketika bangunan yang belum selesai itu roboh.

Terlihat para pekerja berlarian panik, berusaha menyelamatkan diri dari longsoran beton dan besi yang runtuh dengan cepat.

baca juga

Insiden ini memicu kepanikan di seluruh Bangkok, kota yang masih terguncang oleh getaran kuat dari gempa yang berasal dari Myanmar.

Guncangan tersebut tidak hanya dirasakan di Thailand, tetapi juga memengaruhi wilayah lain di Asia Tenggara, termasuk China barat daya.

Tim penyelamat segera dikerahkan ke lokasi kejadian di Bangkok utara untuk mencari dan mengevakuasi korban yang terperangkap.

Helikopter dan alat berat digunakan untuk mempercepat upaya penyelamatan, sementara paramedis memberikan pertolongan pertama kepada korban yang berhasil dievakuasi.

Di Bangkok, dampak gempa ini menyebabkan kekacauan di tengah kota. Penduduk berhamburan ke jalanan saat gedung-gedung bergoyang, termasuk tamu hotel yang terlihat mengenakan jubah mandi dan pakaian renang saat berlari mencari tempat aman.

"Saya sedang tidur di rumah, lalu mendengar guncangan keras. Saya langsung berlari keluar dengan piyama," ujar Duangjai, seorang warga Chiang Mai, kepada kantor berita AFP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lisa BLACKPINK Kirim Doa Usai Thailand Turut Diguncang Gempa Myanmar

Lisa BLACKPINK Kirim Doa Usai Thailand Turut Diguncang Gempa Myanmar

Your Say | Minggu, 30 Maret 2025 | 15:10 WIB

Indonesia Gerak Cepat, Kirim Tim SAR dan Bantuan Medis ke Myanmar Pasca Gempa Dahsyat

Indonesia Gerak Cepat, Kirim Tim SAR dan Bantuan Medis ke Myanmar Pasca Gempa Dahsyat

News | Minggu, 30 Maret 2025 | 14:21 WIB

Korban Gempa Myanmar Sentuh 1000 Jiwa Lebih, Kondisi Memprihatinkan

Korban Gempa Myanmar Sentuh 1000 Jiwa Lebih, Kondisi Memprihatinkan

Video | Minggu, 30 Maret 2025 | 14:26 WIB

Gempa Myanmar, Korban Tewas Lebih dari 1.000 Orang, 2.300 Lainnya Luka-luka

Gempa Myanmar, Korban Tewas Lebih dari 1.000 Orang, 2.300 Lainnya Luka-luka

News | Sabtu, 29 Maret 2025 | 15:00 WIB

Gempa Myanmar Picu Tragedi di Bangkok: Gedung 30 Lantai Rata dengan Tanah, 43 Pekerja Hilang!

Gempa Myanmar Picu Tragedi di Bangkok: Gedung 30 Lantai Rata dengan Tanah, 43 Pekerja Hilang!

Video | Jum'at, 28 Maret 2025 | 22:38 WIB

Jirayut Mudik ke Thailand, Fans Khawatir karena Baru Diguncang Gempa

Jirayut Mudik ke Thailand, Fans Khawatir karena Baru Diguncang Gempa

Entertainment | Jum'at, 28 Maret 2025 | 20:50 WIB

Myanmar-Thailand Diguncang Gempa, Kemlu RI: hingga saat Ini Belum Ada Korban WNI

Myanmar-Thailand Diguncang Gempa, Kemlu RI: hingga saat Ini Belum Ada Korban WNI

News | Jum'at, 28 Maret 2025 | 20:32 WIB

Bangkok Zona Darurat! Gempa Myanmar Picu Runtuhnya Bangunan, Puluhan Pekerja Hilang

Bangkok Zona Darurat! Gempa Myanmar Picu Runtuhnya Bangunan, Puluhan Pekerja Hilang

News | Jum'at, 28 Maret 2025 | 19:14 WIB

Gempa Besar Guncang Bangkok, Klub Pratama Arhan Buka Suara

Gempa Besar Guncang Bangkok, Klub Pratama Arhan Buka Suara

Bola | Jum'at, 28 Maret 2025 | 19:07 WIB

Gempa Hebat di Thailand, Gandhi Fernando Panik Turun dari Lantai 12

Gempa Hebat di Thailand, Gandhi Fernando Panik Turun dari Lantai 12

Entertainment | Jum'at, 28 Maret 2025 | 19:34 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×