Gus Ipul Salat Ied di Sentra Kemensos, Beri Semangat untuk Penerima Manfaat

Chandra Iswinarno, Lilis Varwati

Senin, 31 Maret 2025 | 15:39 WIB
Gus Ipul Salat Ied di Sentra Kemensos, Beri Semangat untuk Penerima Manfaat
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf. [Suara.com/Lilis Varwati]

Suara.com - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memilih merayakan Idulfitri 1446 Hijriah di Masjid Al Khairat Sentra Mulya Jaya, Jakarta Timur (Jaktim) sebagai bentuk kedekatan dengan masyarakat rentan yang menjadi fokus pelayanan Kementerian Sosial (Kemensos).

Kehadirannya di sentra Kemensos tersebut bukan sekadar menjalankan ibadah, melainkan memperkuat visi Kemensos untuk mendorong pendekatan holistik dalam perlindungan sosial.

"Kami ingin bersama kelompok rentan, memahami kondisi mereka, sekaligus memastikan layanan kami tepat sasaran," tegas Gus Ipul dalam keterangannya, Senin (31/3/2025).

Pemilihan lokasi Salat Id di Sentra Mulya Jaya mencerminkan bentuk strategi Kemensos mengintegrasikan nilai spiritual dengan program pemberdayaan.

Sentra tersebut merupakan salah satu dari 31 titik layanan Kemensos di Indonesia yang memberikan perlindungan bagi 12 kelompok penerima manfaat (12 Pas), mulai dari penyandang disabilitas, lansia terlantar, hingga korban bencana dan napza.

"Ini momentum memperkuat empati. Saat bersilaturahmi, kami juga mengevaluasi progres program," ujar Gus Ipul.

Sentra Kemensos: Pusat Layanan Tanpa Henti

Selama libur Lebaran, seluruh sentra Kemensos tetap beroperasi penuh dengan menunjukkan komitmen kementerian dalam menjamin keberlanjutan layanan bagi kelompok rentan.

Gus Ipul menekankan bahwa sentra bukan sekadar tempat penampungan, melainkan wadah transisi menuju kemandirian.

baca juga

"Tugas kami mendampingi hingga mereka 'lulus' (graduasi) dan mampu hidup mandiri," katanya.

Pesan ini disampaikan langsung kepada puluhan penerima manfaat yang hadir, termasuk penyandang disabilitas dan juga perempuan rentan.

Program graduasi menjadi kunci strategi Kemensos. Melalui pelatihan keterampilan, pendampingan psikososial, dan akses modal, Gus Ipul berharap, penerima manfaat diharapkan tidak bergantung permanen pada bantuan.

"Kami ingin mereka punya semangat untuk keluar dari kondisi rentan. Bantuan sosial adalah tangga, bukan tujuan akhir," tambah Gus Ipul.

Pernyataan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang menekankan transformasi dari bantuan karitatif ke pemberdayaan berbasis komunitas.

Keberagaman penerima manfaat di Sentra Mulya Jaya juga dinilai merepresentasikan cakupan 12 Pas Kemensos yang inklusif.

Program tersebut tidak hanya memberikan perlindungan dasar seperti tempat tinggal dan kesehatan, tetapi juga memastikan akses pendidikan, pelatihan vokasional, dan reintegrasi sosial.

Misalnya, korban napza mendapat rehabilitasi komprehensif, sementara lansia terlantar memperoleh pendampingan hingga akhir hayat.

Kemensos juga mengoptimalkan kolaborasi dengan pemda, LSM, dan dunia usaha untuk memperluas jangkauan.

Sementara itu di Sentra Mulya Jaya, kerja sama dengan CSR perusahaan setempat telah membuka akses pelatihan teknis bagi disabilitas.

"Ini contoh sinergi yang kami dorong. Kemandirian kelompok rentan harus didukung seluruh pihak," ucap Gus Ipul.

Refleksi Idulfitri

Momen Idulfitri kali ini dijadikan Gus Ipul sebagai bahan refleksi atas tanggung jawab negara dalam mengangkat harkat kelompok marjinal.

Dalam khotbahnya, ia mengingatkan bahwa pertolongan Allah SWT bisa datang melalui program-program keadilan sosial.

"Jangan putus asa. Kemensos hadir sebagai perpanjangan tangan negara untuk memastikan tidak ada yang tertinggal," kata Gus Ipul.

Ke depan, Kemensos berencana untuk memperbanyak sentra terintegrasi di daerah tertinggal, memperkuat infrastruktur pendataan, serta meningkatkan alokasi pendamping sosial. Langkah ini diharapkan mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem, sesuai target RPJMN 2025-2029.

Dengan merayakan Idulfitri di tengah masyarakat rentan, Gus Ipul dan Kemensos mengirimkan pesan jelas: perlindungan sosial bukan hanya tentang bantuan, tetapi tentang memanusiakan dan memberdayakan.

Seperti doa yang dipanjatkan usai salat, semangat Idulfitri menjadi pengingat bahwa kesejahteraan sosial adalah cermin kemajuan bangsa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemensos Pegang 211 Titik Lokasi Sekolah Rakyat, Salah Satunya STPL Bekasi

Kemensos Pegang 211 Titik Lokasi Sekolah Rakyat, Salah Satunya STPL Bekasi

News | Jum'at, 21 Maret 2025 | 17:02 WIB

Mensos: Sekolah Rakyat Butuh 700 Guru untuk 2.000 Murid

Mensos: Sekolah Rakyat Butuh 700 Guru untuk 2.000 Murid

News | Kamis, 20 Maret 2025 | 19:45 WIB

Mensos Tinjau Gedung Mewah di Pondok Indah Calon Sekolah Rakyat, Begini Penampakannya

Mensos Tinjau Gedung Mewah di Pondok Indah Calon Sekolah Rakyat, Begini Penampakannya

News | Kamis, 20 Maret 2025 | 10:45 WIB

Terkini

Apa Urgensinya? Direksi BPJS TK Didesak Jelaskan Alasan Calon Pegawai Dilatih Jalan di Atas Api

Apa Urgensinya? Direksi BPJS TK Didesak Jelaskan Alasan Calon Pegawai Dilatih Jalan di Atas Api

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:00 WIB

Menguak Makna Kehilangan dalam Novel Looking for Alaska Karya John Green

Menguak Makna Kehilangan dalam Novel Looking for Alaska Karya John Green

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:00 WIB

3 Moisturizer Azeclair Terbaik yang Ampuh Hempas Jerawat dan Pudarkan Bekasnya

3 Moisturizer Azeclair Terbaik yang Ampuh Hempas Jerawat dan Pudarkan Bekasnya

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:59 WIB

Tukin TNI dan Pegawai Kemhan Naik ke 90 Persen, DPR: Prajurit Harus Makin Profesional

Tukin TNI dan Pegawai Kemhan Naik ke 90 Persen, DPR: Prajurit Harus Makin Profesional

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:58 WIB

Sekolah Nyaris Roboh, Siswa di Tasikmalaya Belajar dengan Rasa Waswas

Sekolah Nyaris Roboh, Siswa di Tasikmalaya Belajar dengan Rasa Waswas

Jabar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:58 WIB

Makan Kenyang Cuma Rp30 Ribu! Nikmati Promo Spesial BRI di Nikugo Selama Agustus

Makan Kenyang Cuma Rp30 Ribu! Nikmati Promo Spesial BRI di Nikugo Selama Agustus

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:56 WIB

Pikap KDMP Terlibat Tabrakan Beruntun dengan Bus Peziarah di Ponorogo, Begini Nasib Penumpangnya

Pikap KDMP Terlibat Tabrakan Beruntun dengan Bus Peziarah di Ponorogo, Begini Nasib Penumpangnya

Jatim | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:53 WIB

Bapak Ternyata Anggota LSM, Begini Modus Staf Admin KPK Peras Bupati Pemalang Rp2 Miliar

Bapak Ternyata Anggota LSM, Begini Modus Staf Admin KPK Peras Bupati Pemalang Rp2 Miliar

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:48 WIB

Bukan Sekadar Bantuan, Bhakti Presisi Polresta Solo Pererat Kebersamaan dengan Ojol dan Supeltas

Bukan Sekadar Bantuan, Bhakti Presisi Polresta Solo Pererat Kebersamaan dengan Ojol dan Supeltas

Surakarta | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:47 WIB

4 Warga Palestina Tewas Dibunuh Tentara Israel, Ada Anak-anak

4 Warga Palestina Tewas Dibunuh Tentara Israel, Ada Anak-anak

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:45 WIB

×