Balas Dendam! Komplotan Curanmor Curi Motor Dinas Polisi di Masjid

Muhammad Yunus | Suara.com

Kamis, 10 April 2025 | 19:01 WIB
Balas Dendam! Komplotan Curanmor Curi Motor Dinas Polisi di Masjid
Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko saat pressrilis di Serang, Banten, Rabu (9/4/2025) [Suara.com/ANTARA]

Suara.com - Biasanya, pencuri motor menyasar kendaraan pribadi yang terparkir sembarangan. Tapi yang ini lain cerita.

Di Serang, Banten, sebuah komplotan curanmor nekat mencuri motor dinas polisi yang sedang parkir rapi di halaman masjid.

Ya, kamu nggak salah baca—motor dinas polisi.

Kejadiannya berlangsung pada Senin (31/3) di Masjid Jami Babussalam, Kabupaten Serang.

Motor milik seorang Bhabinkamtibmas —polisi yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di desa— sedang diparkir ketika sang pemilik ikut Shalat Subuh keliling.

Tapi saat doa selesai dan kembali ke parkiran, motornya sudah raib entah ke mana.

Yang bikin geleng-geleng kepala, ternyata motif pencurian ini bukan semata-mata ekonomi, tapi karena... dendam.

Balas Dendam ala Jalanan

Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko, mengungkapkan bahwa pelaku utama berinisial AC (20 tahun) mengaku nekat mencuri motor dinas karena kesal.

Beberapa temannya ditangkap oleh polisi Serang dan sedang menjalani hukuman. Jadi, dalam pikirannya, mencuri motor polisi adalah bentuk pembalasan.

"Motifnya terbilang unik. Pelaku kesal karena teman-temannya ditangkap anggota Polres Serang," ujar AKBP Condro.

AC tak sendiri. Ia dibantu rekannya, SA (28 tahun). Setelah motor berhasil dicuri, mereka mencopot dan membuang plat nomor dinas.

Motor itu lalu dijual ke seseorang berinisial T (32 tahun) seharga Rp3,5 juta.

Kebayang dong, motor dinas resmi, harga jual cuma 3,5 juta? Tapi tunggu dulu, uang hasil penjualan motor itu pun bukannya digunakan untuk kebutuhan hidup.

Menurut pengakuan pelaku, uangnya malah dipakai buat beli narkoba.

Penangkapan dan Perlawanan

Tiga hari setelah pencurian, polisi berhasil melacak jejak para pelaku. Mereka dibekuk di sebuah rumah di Kampung Hamberang Sabrang, Desa Luhurjaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak.

Penangkapan berlangsung pada Kamis (3/4) dini hari.

Ketiganya bukan orang baru di dunia kriminal. Mereka adalah mantan penghuni Rutan Tangerang dan Rutan Lebak.

Lokasi operasi mereka pun cukup luas, mulai dari Serang, Tangerang, Lebak, hingga Bogor dan Bekasi.

Yang bikin ngeri, saat hendak ditangkap, mereka melawan petugas. Karena dianggap membahayakan, polisi pun melakukan tindakan tegas dan terukur.

Masih Ada yang Berkeliaran

Polres Serang saat ini masih memburu dua pelaku lain yang diduga ikut terlibat dalam jaringan curanmor ini.

Mereka diduga punya peran strategis—baik sebagai eksekutor maupun penadah lainnya.

“Kasus ini masih dalam pengembangan. Kami tidak berhenti di tiga tersangka saja,” tegas Kapolres Condro.

Ibarat Tambal Ban, Dendam Tak Selesaikan Masalah

Cerita ini jadi pengingat bahwa dendam bisa bikin orang hilang akal.

Dari sekadar marah karena teman dipenjara, seseorang bisa terdorong untuk melakukan tindakan kriminal yang justru membuat hidupnya semakin rumit.

Alih-alih menyelesaikan masalah, mereka malah menambah daftar panjang pelanggaran hukum dan harus kembali berurusan dengan aparat yang sama.

Siklus yang sebenarnya bisa diputus, kalau saja ada kesadaran untuk berhenti dan memulai hidup baru.

Kejadian ini bukan cuma tentang pencurian motor, tapi juga soal bagaimana pentingnya pengawasan dan keamanan, bahkan di tempat yang kelihatannya aman seperti masjid.

Dan bagi masyarakat, ini juga jadi pengingat. Jangan pernah menyimpan dendam sampai buta arah, karena efeknya bisa lebih jauh dari yang dibayangkan.

Dan buat pihak kepolisian, ini jadi tantangan tersendiri untuk terus meningkatkan pengawasan, termasuk saat kegiatan ibadah.

Motor dinas bukan sekadar kendaraan, tapi juga simbol kehadiran negara—dan kalau simbol itu saja bisa jadi sasaran, jelas para pelaku tak punya rasa takut lagi terhadap hukum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cukup dari Rumah! Begini Cara Bayar Pajak Motor Online Lewat HP

Cukup dari Rumah! Begini Cara Bayar Pajak Motor Online Lewat HP

Lifestyle | Kamis, 10 April 2025 | 18:27 WIB

Begini Cara Cari Hari Baik untuk Membeli Motor Buat Buka Usaha Menurut Primbon Jawa

Begini Cara Cari Hari Baik untuk Membeli Motor Buat Buka Usaha Menurut Primbon Jawa

Otomotif | Kamis, 10 April 2025 | 17:14 WIB

Polisi Ungkap Pabrik Uang Palsu di Bogor, Kasus Terungkap dari Tas Mencurigakan di Gerbong KRL

Polisi Ungkap Pabrik Uang Palsu di Bogor, Kasus Terungkap dari Tas Mencurigakan di Gerbong KRL

News | Kamis, 10 April 2025 | 15:44 WIB

Terkini

AS Ditinggal Sekutu, Jerman Sebut Agresi Militer Amerika Serikat ke Iran Ilegal

AS Ditinggal Sekutu, Jerman Sebut Agresi Militer Amerika Serikat ke Iran Ilegal

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:27 WIB

Kala Prabowo Temui Rakyat di Permukiman Kumuh Bantaran Rel Senen

Kala Prabowo Temui Rakyat di Permukiman Kumuh Bantaran Rel Senen

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:21 WIB

Donald Trump Geram, Larang Iran Pungut Biaya dari Kapal Dagang Selat Hormuz

Donald Trump Geram, Larang Iran Pungut Biaya dari Kapal Dagang Selat Hormuz

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:15 WIB

Termakan Kesombongan Sendiri, Militer Israel Diambang Kolaps, Terpecah dari Dalam

Termakan Kesombongan Sendiri, Militer Israel Diambang Kolaps, Terpecah dari Dalam

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:08 WIB

BMKG Prakirakan Hujan Guyur Mayoritas Wilayah Indonesia pada Jumat

BMKG Prakirakan Hujan Guyur Mayoritas Wilayah Indonesia pada Jumat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 07:35 WIB

H+5 Lebaran: Arus Balik Cianjur Masih Padat Merayap, Motor Mendominasi Jalur Puncak!

H+5 Lebaran: Arus Balik Cianjur Masih Padat Merayap, Motor Mendominasi Jalur Puncak!

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 07:05 WIB

Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?

Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 23:03 WIB

Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar

Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:31 WIB

Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak

Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:27 WIB

Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris

Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:43 WIB