Lebaran Meninggalkan Sampah? Ini Cara Membersihkan dan Mengelolanya

Suhardiman

Jum'at, 11 April 2025 | 17:10 WIB
Lebaran Meninggalkan Sampah? Ini Cara Membersihkan dan Mengelolanya
Ilustrasi sampah plastik. (Pexels)

Suara.com - Sampah menumpuk usai Lebaran terjadi karena beberapa faktor yang biasanya berhubungan dengan pola aktivitas selama perayaan.

Selama Lebaran 2025, banyak keluarga menyediakan makanan dan minuman dalam jumlah besar untuk tamu atau open house.

Ini menghasilkan sisa makanan, kemasan plastik, dan wadah sekali pakai yang menumpuk.

Banyak orang menggunakan piring, gelas, atau kemasan plastik untuk kepraktisan saat jamuan. Barang-barang ini sulit terurai dan cepat menambah volume sampah.

Selain itu, tradisi mengirim hampers Lebaran sering melibatkan kardus, plastik pembungkus, atau kaleng yang tidak selalu langsung didaur ulang, sehingga menumpuk di rumah.

Fokus pada perayaan membuat orang cenderung menunda memilah atau membuang sampah. Bahkan, di beberapa daerah, layanan pengangkutan sampah mungkin libur atau terlambat selama Lebaran.

Padahal, saat momen Lebaran kunjungan tamu dan acara kumpul-kumpul menghasilkan sampah tambahan, seperti tisu, botol minuman, atau sisa kue yang tercecer.

Banyak yang belum terbiasa memilah sampah untuk didaur ulang atau mengolah sisa organik menjadi kompos, sehingga semua jenis sampah

Membersihkan dan mengelola sampah pasca Lebaran bisa dilakukan dengan cara sederhana tapi efektif. Berikut langkah-langkahnya:

1. Pilah Sampah

Pisahkan sampah organik (sisa makanan, kulit buah) dan anorganik (plastik, kertas, botol).

Sampah organik bisa dijadikan kompos jika memungkinkan, sedangkan anorganik seperti kemasan plastik atau kardus bisa didaur ulang.

2. Kumpulkan di Satu Tempat

Siapkan wadah atau kantong terpisah untuk setiap jenis sampah agar lebih rapi dan mudah dikelola.

Pastikan sampah basah (seperti sisa makanan) dimasukkan ke wadah tertutup untuk menghindari bau.

3. Manfaatkan Kembali Barang

Kardus atau kemasan bekas hampers bisa digunakan ulang untuk penyimpanan atau dikirim ke tempat daur ulang.

Kaleng bekas kue bisa dipakai sebagai tempat penyimpanan barang kecil.

4. Bersihkan Secara Bertahap

Mulai dari area yang paling banyak sampahnya, seperti ruang tamu atau dapur.

Gunakan sapu, pel, dan lap basah untuk membersihkan sisa-sisa kecil seperti remah makanan atau tumpahan minuman.

5. Buang Sampah dengan Tepat

Jika ada layanan pengangkutan sampah, pastikan sampah sudah dipilah dan diletakkan di tempat yang sesuai.

Untuk daerah tanpa layanan rutin, hubungi bank sampah atau kelompok daur ulang terdekat.

6. Cegah Penumpukan di Masa Depan

Kurangi penggunaan plastik sekali pakai saat Lebaran berikutnya, misalnya dengan memakai wadah reusable untuk makanan.

7. Ajak keluarga untuk langsung membuang sampah ke tempatnya selama acara berlangsung.

Tips tambahan: Libatkan keluarga atau tetangga untuk gotong royong membersihkan lingkungan sekitar rumah, seperti selokan atau halaman, agar suasana pasca Lebaran tetap nyaman dan bersih.

Menjaga kebersihan rumah, terutama pasca Lebaran ketika sampah cenderung menumpuk, membawa banyak manfaat, baik untuk fisik, mental, maupun lingkungan.

Berikut beberapa manfaat utamanya:

1. Kesehatan Fisik

Rumah bersih mengurangi risiko penyakit akibat bakteri, jamur, atau serangga yang berkembang biak di sampah atau sisa makanan.

Udara di dalam rumah jadi lebih segar, mengurangi masalah pernapasan atau alergi akibat debu dan kotoran.

2. Kenyamanan dan Produktivitas

Lingkungan yang rapi dan bersih membuat penghuni merasa lebih nyaman, sehingga meningkatkan fokus dan produktivitas, baik untuk bekerja maupun beristirahat.

Rumah yang terorganisir memudahkan mencari barang dan mengurangi stres.

3. Kesejahteraan Mental

Rumah bersih menciptakan suasana tenang dan menyenangkan, mengurangi rasa cemas atau kewalahan yang sering muncul saat melihat tumpukan sampah. Membersihkan rumah juga bisa jadi aktivitas fisik ringan yang meningkatkan mood.

4. Keamanan

Mengelola sampah dengan baik mencegah bahaya seperti tumpukan kardus yang mudah terbakar atau sampah basah yang licin dan bisa menyebabkan jatuh.

Rumah yang bersih juga mengurangi risiko hama seperti tikus atau kecoa yang membawa penyakit.

5. Hubungan Sosial

Rumah yang bersih membuat tamu merasa lebih nyaman berkunjung, memperkuat silaturahmi pasca Lebaran.

Kebersihan rumah juga mencerminkan kepedulian penghuni terhadap lingkungan, yang bisa menginspirasi tetangga.

6. Manfaat Lingkungan

Dengan memilah sampah dan mendaur ulang, seperti menggunakan kardus hampers atau mengolah sisa makanan jadi kompos, rumah tangga ikut mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA).

Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai juga membantu menjaga lingkungan lebih bersih.

7. Hemat Biaya

Rumah yang bersih cenderung lebih terawat, mengurangi kebutuhan perbaikan atau penggantian barang yang rusak akibat kotoran atau hama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:21 WIB

Kurangi Ketergantungan Plastik, BRIN Kembangkan Potensi Kemasan dari Sumber Daya Laut

Kurangi Ketergantungan Plastik, BRIN Kembangkan Potensi Kemasan dari Sumber Daya Laut

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:08 WIB

Generasi Muda dan Gagasan Circular Campus, Saat Kampus Mulai Memikirkan Masa Depan Sampah

Generasi Muda dan Gagasan Circular Campus, Saat Kampus Mulai Memikirkan Masa Depan Sampah

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Jangan Buang Minyak Jelantah, Bisa Dijual dan Jadi Bahan Baku Bioavtur

Jangan Buang Minyak Jelantah, Bisa Dijual dan Jadi Bahan Baku Bioavtur

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 09:32 WIB

Jakarta Targetkan Defisit Sampah pada 2029

Jakarta Targetkan Defisit Sampah pada 2029

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:54 WIB

Atasi 105 Juta Ton Sampah, DKI Gandeng TNI AD dan Danantara untuk Pengolahan

Atasi 105 Juta Ton Sampah, DKI Gandeng TNI AD dan Danantara untuk Pengolahan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:19 WIB

Demi Armada Sampah Lancar, Wali Kota Bekasi Lobi DKI Bangun Dua Flyover

Demi Armada Sampah Lancar, Wali Kota Bekasi Lobi DKI Bangun Dua Flyover

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:02 WIB

Enzim Bakteri Bisa Urai Plastik, Ilmuwan Kembangkan Material Biodegradable

Enzim Bakteri Bisa Urai Plastik, Ilmuwan Kembangkan Material Biodegradable

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:26 WIB

Cara Membersihkan Sampah di HP agar Tidak Lemot Tanpa Aplikasi Tambahan

Cara Membersihkan Sampah di HP agar Tidak Lemot Tanpa Aplikasi Tambahan

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:51 WIB

Harga Rp20 M tapi Cepat Rusak! Dugaan Korupsi Mesin Pengolah Sampah Pemkab Lombok Diusut Kejati

Harga Rp20 M tapi Cepat Rusak! Dugaan Korupsi Mesin Pengolah Sampah Pemkab Lombok Diusut Kejati

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:47 WIB

Terkini

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:04 WIB

×