Cak Imin Tanggapi Santai Video Monolog Gibran, Kode Keras Pemilu 2029?

Rabu, 23 April 2025 | 15:31 WIB
Cak Imin Tanggapi Santai Video Monolog Gibran, Kode Keras Pemilu 2029?
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. (Suara.com/Bagaskara)

"Ini adalah peluang besar kita, ini adalah kesempatan emas kita untuk mengelola bonus demografi agar bukan menjadi sekedar bonus, bukan menjadi sekedar angka statistik yang fantastis, tapi justru sebagai jawaban untuk masa depan Indonesia, di mana faktor penentunya ada di teman-teman semua," ucap Gibran dikutip dari tayangan video di saluran YouTube "Gibran Rakabuming", Sabtu lalu.

Gibran menuturkan bahwa Indonesia akan menghadapi puncak bonus demografi yang diperkirakan terjadi pada 2030 hingga 2045.

Pada periode tersebut, kata dia, sekitar 208 juta penduduk akan berada dalam usia produktif, sehingga membuka peluang besar bagi percepatan pembangunan.

"Peluang ini harus dikelola dengan baik agar tidak hanya menjadi angka statistik semata," ujarnya.

Gibran menyatakan bahwa generasi muda memegang peran kunci dalam menentukan arah kemajuan negara. Bonus demografi, jika dimanfaatkan secara optimal, dapat menjadi jawaban atas berbagai tantangan masa depan.

Gibran mencontohkan sejumlah generasi muda yang berhasil membuktikan diri di kancah global, seperti tim nasional sepakbola U-17 yang berhasil lolos ke Piala Dunia U-17 2025 serta kesuksesan film animasi "Jumbo" karya Sutradara Ryan Adriandhy yang telah menembus empat juta penonton dan akan ditayangkan di 17 negara.

"Ini adalah kekuatan kita sebagai generasi muda. Kita harus selalu siap dan mempersiapkan diri, kita harus punya mimpi besar dan keberanian untuk melakukan terobosan, kita harus mampu beradaptasi dan menjadi penggerak kemajuan," ujarnya

Gibran menegaskan bahwa penentu di era kompetisi saat ini bukan siapa yang paling kuat, tetapi siapa yang paling cepat untuk belajar, beradaptasi, dan memanfaatkan peluang.

Gibran juga mengingatkan bahwa momentum bonus demografi merupakan kesempatan sekali seumur hidup bagi suatu bangsa.

Baca Juga: Amien Rais Dukung Purnawirawan TNI Singkirkan Gibran dan Menteri Pro Jokowi, Biar Pemerintahan Sehat

Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, akademisi, hingga masyarakat merupakan hal penting untuk memastikan bahwa peluang ini benar-benar bisa dimanfaatkan bagi kemajuan negara.

"Kita butuh kolaborasi, kita butuh persatuan, kita butuh budaya kompetisi yang saling membangun, kita butuh ruang untuk tumbuh sehingga Indonesia yang lebih baik, Indonesia yang lebih terang dapat kita wujudkan bersama-sama," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI