Dedi Mulyadi Kaget Lihat Asap Hitam Pekat dari Pabrik : Seperti Masa Depan Kita

Eviera Paramita Sandi | Suara.com

Sabtu, 26 April 2025 | 10:28 WIB
Dedi Mulyadi Kaget Lihat Asap Hitam Pekat dari Pabrik : Seperti Masa Depan Kita
Youtube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Suara.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi selalu membuat gebrakan dalam kinerjanya sebagai gubernur belakangan ini.

Kali ini Dedi Mulyadi meninjau operasi tambang pabrik semen di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Namun Dedi Mulyadi dikagetkan dengan pemandangan asap hitam mengepul yang sudah terlihat dari kejauhan.

Dalam video yang diabadikan di channel Youtube Kang Dedi Mulyadi itu terlihat awan putih bersih bercampur dengan kepalan asap berwarna hitam pekat.

“Hitam pekat, seperti masa depan cinta kita,” tulis Dedi Mulyadi dalam captionnya, dikutip dari instagramnya Jumat (25/4/25).

Dedi Mulyadi sontak menghampiri tempat pembakaran batu kapur tersebut yang menimbulkan asap hitam pekat.

Dedi Mulyadi Mencoba melakukan pendekatan pada warga yang bekerja membakar batu-batu kapur tersebut, namun ia tak mendapatkan jawaban soal izin usaha tempat itu.

Bukan hanya pengendara saja yang merasa terganggu dengan kepalan asap tersebut, rupanya warga sekitar juga merasa terganggu.

“Bapak warga sini? Jadi apa masalahnya di sini,” tanya Dedi, dikutip dari youtubenya, Jumat (25/4/25).

“Kalau dari pembakarannya itu ya asapnya pak,” jawab warga sekitar.

“Pembakarannya ini sering?,” tanya Dedi.

“Sering,” jawab warga.

Tak semua mengaku terganggu, ada pula beberapa warga yang merasa menggantungkan hidupnya pada pertambangan itu justru berusaha menutupinya.

“Bu pembakaran itu sering?,” tanya Dedi pada salah seorang warga yang berjualan didaerah pertambangan.

“Seminggu sekali,” jawab ibu-ibu tersebut.

“Seminggu sekali. Pekat begitu?,” tanya Dedi.

“enggak sih, Cuma dua hari itunya mah, berdebunya mah,” jawab ibu-ibu.

Salah satu Perusahaan yang ditinjau langsung oleh Dedi adalah PT. Mas Putih Belitung (MPB).

Dalam momen tersebut Dedi dibuat sedikit tergelitik oleh satpam yang berusaha menahannya.

Satpam tersebut menanyakan pada Dedi apakah sebelumnya sudah membuat janji dan izin untuk memasuki area tambang tersebut.

Namun, Dedi dengan percaya diri bahwa dirinya tentu memiliki hak untuk masuk area tambang sebagai Gubernur Jawa Barat.

“Siap pak, saya Dedi Mulyadi pak, Gubernur Jawa Barat,” ujar Dedi.

“Izin mau ketemu siapa pak?,” tanya Satpam.

“Saya mau lihat area pertambangan,” jawab Dedi.

“Enggak ini, mau ketemu siapa gitu enggak?,” tanya Satpam lagi.

“Masak Gubernur nggak boleh cek area tambang?,” seru Dedi.

“Oh iya silahkan,” ujar Satpam.

“Kalau nggak boleh saya mundur lagi pak,” ucap Dedi.

“Siap siap silahkan silahkan pak,” kata Satpam sembari mempersilahkan mobil Dedi memasuki area tambang.

Dedi menjelaskan bahwa pihaknya ingin melihat area penambangan secara langsung, usai kasus demo warga.

“Saya mau lihat area penambangan bapak, kan kemarin didemo warga. Jadi saya harus melihat langsung keadaannya, boleh ya?,” ujar Dedi.

“Iya, siap silahkan silahkan,” jawab Satpam.

Setelah mengecek seluruh area penambangan di PT. Mas Putih Belitung, Dedi kembali mencari satpam yang sempat menahannya tersebut.

Ia mengaku salut dengan kinerja satpam tersebut. Bahkan Dedi mengaku hanya satpam itu yang berani tegas dengan dirinya.

“Bapak terima kasih sudah menjalankan tugas dengan baik dan berani tegas sama saya,” ujar Dedi.

“Siap pak,” ucap satpam.

“Ini untuk makan siang,” ujar Dedi sambil memberikan sejumlah uang.

“Terima kasih pak,” jawab satpam itu.

“Bagus sekali, satpam harus begitu, tugasnya begitu, tegas sama siapapun. Hanya bapak security yang berani negur saya, bagus, hehe,” aku Dedi.

Akan Evaluasi

Sementara itu Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mengevaluasi izin kegiatan tambang pabrik semen, PT Mas Putih Belitung di Karawang tersebut.

"Kami akan evaluasi. Jika nanti dalam evakuasi melanggar undang-undang, dicabut izin kegiatan tambangnya," kata Dedi Mulyadi.

Selain akan mengevaluasi kegiatan tambang PT Mas Putih Belitung, dalam kunjungannya ke wilayah Karawang selatan itu Dedi juga menyoroti polusi udara akibat pembakaran batu kapur yang dilakukan oleh masyarakat.

Pembakaran batu kapur itu menjadi perhatian gubernur karena mengakibatkan asap hitam tebal.

Kondisi itu dinilai mencemari lingkungan dan bisa mengganggu kesehatan masyarakat setempat.

Kontributor : Kanita

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dapat Ancaman Pembunuhan, Dedi Mulyadi Ungkap Kriteria Orang yang Tak Suka Dirinya

Dapat Ancaman Pembunuhan, Dedi Mulyadi Ungkap Kriteria Orang yang Tak Suka Dirinya

News | Kamis, 24 April 2025 | 18:19 WIB

Geger! Mobil Mewah Gubernur Dedi Mulyadi Nunggak Pajak Puluhan Juta, Begini Alasannya

Geger! Mobil Mewah Gubernur Dedi Mulyadi Nunggak Pajak Puluhan Juta, Begini Alasannya

News | Kamis, 24 April 2025 | 13:34 WIB

Klaim Pemerintah Soal LG Batalkan Investasi Rp130 T, Rosan: Kami yang Putus!

Klaim Pemerintah Soal LG Batalkan Investasi Rp130 T, Rosan: Kami yang Putus!

Bisnis | Kamis, 24 April 2025 | 10:25 WIB

Terkini

Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK Usai Tahanan Rumah: Alhamdulillah, Sempat Sungkem ke Ibu Saya

Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK Usai Tahanan Rumah: Alhamdulillah, Sempat Sungkem ke Ibu Saya

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:03 WIB

Waduh! Siap-siap Ledakan Besar Pusat Tenaga Nuklir Jika AS Serang PLTN Bushehr Iran

Waduh! Siap-siap Ledakan Besar Pusat Tenaga Nuklir Jika AS Serang PLTN Bushehr Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:02 WIB

Panik Diserang Balik Iran, Israel Tiba-tiba Ingat HAM dan Minta Tolong Dunia

Panik Diserang Balik Iran, Israel Tiba-tiba Ingat HAM dan Minta Tolong Dunia

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:59 WIB

KAI Daop 6 Yogyakarta Prediksi Puncak Arus Balik Hari Ini, 71 Ribu Penumpang Padati Stasiun

KAI Daop 6 Yogyakarta Prediksi Puncak Arus Balik Hari Ini, 71 Ribu Penumpang Padati Stasiun

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:54 WIB

Arus Balik Lebaran: 52.926 Penumpang Tiba di Jakarta, Pasar Senen Terpadat

Arus Balik Lebaran: 52.926 Penumpang Tiba di Jakarta, Pasar Senen Terpadat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:37 WIB

Rumah di Kembangan Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya Berlebaran

Rumah di Kembangan Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya Berlebaran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:33 WIB

Pemerintah Prioritaskan Sekolah Tatap Muka, Menko PMK: Hindari Learning Loss

Pemerintah Prioritaskan Sekolah Tatap Muka, Menko PMK: Hindari Learning Loss

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:29 WIB

Kenaikan Suhu Bumi Melonjak 75 Persen, Sinyal Bahaya atau Fluktuasi Jangka Pendek?

Kenaikan Suhu Bumi Melonjak 75 Persen, Sinyal Bahaya atau Fluktuasi Jangka Pendek?

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:22 WIB

Perisai Davids Sling Israel Gagal Tangkis Rudal Kiamat Iran, 2 Kota Zionis Hancur Lebur

Perisai Davids Sling Israel Gagal Tangkis Rudal Kiamat Iran, 2 Kota Zionis Hancur Lebur

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:47 WIB

Israel Makin Hancur dan Mossad Gagal Total, Benjamin Netanyahu Stress

Israel Makin Hancur dan Mossad Gagal Total, Benjamin Netanyahu Stress

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:26 WIB