Pastikan Uji Vaksin TBC Bill Gates Ada Protokolnya, Menkes: Kita Bisa Tahu Nanti Cocok Apa Nggak

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 17 Mei 2025 | 15:26 WIB
Pastikan Uji Vaksin TBC Bill Gates Ada Protokolnya, Menkes: Kita Bisa Tahu Nanti Cocok Apa Nggak
Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, menyampaikan adanya uji coba vaksin Tuberkulosis (TB) untuk mengetahui cocok atau tidaknya dengan orang Indonesia. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, menyampaikan adanya uji coba vaksin Tuberkulosis (TB) baru yang dikembangkan oleh pendiri Microsoft, Bill Gates, di Indonesia adalah untuk mengetahui cocok atau tidaknya vaksin tersebut dengan genetik warga.

Budi awalnya menjelaskan, jika uji klinis sudah dilakukan sebelumnya beberapa tahap dari mulai fase 1 dan fase 2.

"Nah tahap 3 itu biasa dipake di beberapa negara seluruh dunia untuk mengetahui ini cocok nggak dengan race-nya kita, dengan genetiknya kita. Karena bisa beda-beda tuh masing-masing negara beda respons tubuhnya orang yang dikasih," kata Budi dalam diskusi di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (17/5/2025).

"Nah Indonesia masuk kenapa? Supaya kita bisa tau cocok nggak dengan orang Indonesia," sambungnya.

Ia mengatakan, kalau nanti hasilnya tak cocok, maka vaksinnya masih bisa diperbaiki sehingga akhirnya bisa mengobati orang Indonesia yang menderia TBC.

Di sisi lain, ia menegaskan, uji klinis ini juga sudah ada standarnya dari organisasi kesehatan dunia atau WHO.

"Jadi dari WHO itu ada protokol uji klinis level 3 yang harus dipenuhi oleh semua perusahaan farmasi, dia harus lakukannya seperti ini milih orangnya seperti ini, tata cara ngukurnya seperti ini, concernnya approvalnya mesti seperti ini, nanti labnya seperti ini, harus angkanya minimal seperti ini, itu semuanya ada protokolnya," katanya.

Selain itu, ia juga menyampaikan, pihaknya akan melibatkan sejumlah ahli hingga akademisi dalan proses uji klinis tersebut.

"Protokol itu siapa yang melakukan? Biasanya adalah satu perusahaan research global bekerjasama dengan ahli-ahli domestik. Nah ahli-ahlinya kita di Indonesia kita pake dari UI dan juga dari UNPAD," katanya.

baca juga

"Jadi guru besar-guru besar UI itu tadi saya kasih contoh pak Kita bekerjasama terus dengan guru besar dari UNPAD itu menjadi Ya mitra dengan guru besar-guru besar lain di dunia untuk melakukan uji klinis tahap 3 dari vaksin TBC ini yang diharapkan selesai di tahun 2028," sambungnya.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar mengatakan Indonesia bisa mendapatkan akses vaksin tuberkulosis baru yang dikembangkan oleh Gates Foundation, milik CEO Microsoft Bill Gates, Kamis (15/5/2025). (ANTARA/Mecca Yumna)
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar mengatakan Indonesia bisa mendapatkan akses vaksin tuberkulosis baru yang dikembangkan oleh Gates Foundation, milik CEO Microsoft Bill Gates, Kamis (15/5/2025). (ANTARA/Mecca Yumna)

Indonesia dipastikan bisa mendapatkan akses vaksin tuberkulosis baru yang dikembangkan oleh Gates Foundation, milik CEO Microsoft Bill Gates.

Hal itu karena Indonesia menjadi salah satu negara yang terlibat dalam prosea uji klinis vaksin tersebut.

"Kalau bicara vaksin, yang bisa mengakses vaksin itu adalah negara yang ikut multi center," kata Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar ditemui di Jakarta, Kamis (15/5/2025).

Taruna menyampaikan, Indonesia termasuk salah satu dari beberapa negara yang diikutsertakan dalam uji coba vaksin TB.

Pada fase 3 ini, uji coba dilakukan terhadap 20.000 ribu orang di dunia, 2.000 responden di antaranya dilakukan di Indonesia.

Sementara itu, uji coba fase 1 dan fase 2 sebelumnya telah lebih dulu dilakukan di negara Eropa, salah satunya Swiss.

Sebagai negara yang ikut andil dalam tahap uji coba, Indonesia nantinya bisa memproduksi sendiri vaksin tersebut, sehingga bisa lebih mudah mendapatkan akses dosis vaksin yang dibutuhkan. Taruna menyebutkan, kemudahan akses tersebut menguntungkan bagi Indonesia, mengingat kasus TB masih tinggi.

"Kita tahu berdasarkan epidemiologis, penyakit TB terbesar kedua di dunia itu ada di Indonesia. Yang pertama di India, yang kedua kita di Indonesia. Artinya, masyarakat kita, rakyat kita sangat membutuhkan pengombatan," ujarnya.

Menurut Taruna, vaksin TB yang ada saat ini, BCG, sudah kurang efisien dalam menangkal penyakit infeksi bakteri tersebut. Sehingga, memang sudah saatnya ada penelitian terkini untuk membuat vaksin baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Kasus Autisme Melonjak di Vietnam Ulah Vaksin TBC Bill Gates, Benarkah?

CEK FAKTA: Kasus Autisme Melonjak di Vietnam Ulah Vaksin TBC Bill Gates, Benarkah?

News | Sabtu, 17 Mei 2025 | 14:25 WIB

5 Lokasi Uji Klinis Fase 3 Vaksin TBC Bill Gates di Indonesia, Segini Jumlah Targetnya!

5 Lokasi Uji Klinis Fase 3 Vaksin TBC Bill Gates di Indonesia, Segini Jumlah Targetnya!

Health | Sabtu, 17 Mei 2025 | 11:25 WIB

CEK FAKTA: Satpol PP Bakal Paksa Warga Ikut Uji Coba Vaksin TBC Bill Gates, Benarkah?

CEK FAKTA: Satpol PP Bakal Paksa Warga Ikut Uji Coba Vaksin TBC Bill Gates, Benarkah?

News | Kamis, 15 Mei 2025 | 20:57 WIB

Indonesia Berharap Bisa Produksi Sendiri Vaksin TBC Bill Gates

Indonesia Berharap Bisa Produksi Sendiri Vaksin TBC Bill Gates

News | Kamis, 15 Mei 2025 | 18:07 WIB

2 Ribu Warga Bakal Divaksin TBC Bill Gates, BPOM Sebut Indonesia Banyak Diuntungkan

2 Ribu Warga Bakal Divaksin TBC Bill Gates, BPOM Sebut Indonesia Banyak Diuntungkan

News | Kamis, 15 Mei 2025 | 16:25 WIB

Terkini

Menperin Bantah Industri RI dalam Masa Kegelapan

Menperin Bantah Industri RI dalam Masa Kegelapan

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 19:10 WIB

HP Prabowo Disadap Listyo, Murni Inisiatif atau Untuk Jokowi?

HP Prabowo Disadap Listyo, Murni Inisiatif atau Untuk Jokowi?

News | Jum'at, 06 November 2026 | 19:09 WIB

Mantan Lawan Prabowo di Pilpres 2024 Buka Suara Skandal Penyadapan Presiden: Hormat Kapolri

Mantan Lawan Prabowo di Pilpres 2024 Buka Suara Skandal Penyadapan Presiden: Hormat Kapolri

News | Jum'at, 06 November 2026 | 19:08 WIB

Hilirisasi SDA Tak Cukup, Pemerintah Bidik Industri hingga Produk Jadi

Hilirisasi SDA Tak Cukup, Pemerintah Bidik Industri hingga Produk Jadi

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 19:07 WIB

4 Shio yang Diprediksi Mendapat Kabar Baik pada 7 November 2026

4 Shio yang Diprediksi Mendapat Kabar Baik pada 7 November 2026

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 19:05 WIB

Gedung Trans TV Digerebek Massa Demo, Tuntut Boikot Ruben Onsu

Gedung Trans TV Digerebek Massa Demo, Tuntut Boikot Ruben Onsu

Video | Jum'at, 06 November 2026 | 19:05 WIB

Petaka Penggantian Gas di Solaria Blok M Square, Tiga Orang Luka Bakar

Petaka Penggantian Gas di Solaria Blok M Square, Tiga Orang Luka Bakar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 18:58 WIB

Wajah Jokowi di Ijazah UGM Dipersoalkan Dokter Tifa Cs, Bisakah Struktur Muka Berubah Seiring Usia?

Wajah Jokowi di Ijazah UGM Dipersoalkan Dokter Tifa Cs, Bisakah Struktur Muka Berubah Seiring Usia?

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 18:58 WIB

FPI Ancam Putihkan Jakarta Lagi jika Tuntutan Copot Kapolda Jateng Diabaikan

FPI Ancam Putihkan Jakarta Lagi jika Tuntutan Copot Kapolda Jateng Diabaikan

News | Jum'at, 06 November 2026 | 18:54 WIB

Eks Wamenlu Sentil Pernyataan Jokowi soal Penyadapan Prabowo: Lemah, Tak Sedikitpun Prihatin

Eks Wamenlu Sentil Pernyataan Jokowi soal Penyadapan Prabowo: Lemah, Tak Sedikitpun Prihatin

News | Jum'at, 06 November 2026 | 18:54 WIB

×