Dedi Mulyadi Disebut Jokowi Jilid 2, Beri Pesan Menohok ke Buzzer

Lintang Siltya Utami | Suara.com

Selasa, 20 Mei 2025 | 18:57 WIB
Dedi Mulyadi Disebut Jokowi Jilid 2, Beri Pesan Menohok ke Buzzer
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi saat bersalaman dengan warga. Foto: Istimewa

Suara.com - Gaya kepemimpinan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi belakangan ini menuai sorotan publik karena dinilai mirip dengan apa yang dilakukan oleh Jokowi dahulu. Hal ini membuat Dedi Mulyadi mendapat julukan Jokowi jilid 2.

Pejabat yang juga akrab disapa Kang Dedi Mulyadi itu baru-baru ini menarik perhatian usai memasukkan anak-anak yang bermasalah ke pendidikan karakter berbasis militer.

Tak hanya itu, Dedi Mulyadi yang turut aktif dalam bersosial media tersebut pun dipanggil sebagai gubernur konten. Hal ini membuat Dedi Mulyadi menanggapi kabar yang beredar di masyarakat.

Melalui video singkat yang diunggah di akun TikTok resmi miliknya @dedimulyadiofficial pada Senin (19/5/2025), Dedi Mulyadi menyoroti sejumlah pihak yang berusaha untuk menyudutkannya. Ia bahkan mengetahui dirinya dijuluki sebagai Jokowi jilid 2.

"Setelah bisa melewati masa-masa sulit menyelamatkan anak remaja di Jawa Barat dari berbagai problem kriminal yang dialaminya, melalui pola pendidikan disiplin yang dilakukan di barak militer, kini berbagai pihak mulai mengepung kembali dengan berbagai stigma sebagai gubernur konten, Mulyono jilid 2, gubernur pencitraan, dan berbagai tayangan lainnya yang sengaja dibuat, yang tujuannya untuk apa sih?" ucap Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi menyebut bahwa orang-orang yang tidak menyukainya menaruh perhatian lebih padanya, sehingga kegiatan apa pun yang dilakukannya terus menjadi sorotan.

"Tujuannya satu, mereka itu ternyata sangat memperhatikan pada saya. Sehingga apapun yang saya lakukan, mereka komentari. Dan saya menyukainya," tambahnya.

Lebih lanjut, Dedi Mulyadi memperhatikan bahwa orang-orang yang cenderung mengkritiknya dengan keras bukanlah orang yang tinggal di wilayah Jawa Barat.

"Dan ini dilakukan kebanyakan bukan orang Jawa Barat, tapi orang luar Jawa Barat. Artinya, kelihatannya banyak warga yang di luar Jawa Barat kesel sama saya," sambungnya.

Dedi Mulyadi rupanya turut memperhatikan bahwa orang-orang tersebut menyinggung kembali video lawas dirinya sebelum menjadi Gubernur Jawa Barat.

"Karena kesel sama saya, akhirnya setiap hari merhatiin saya, karena merhatiin saya apapun dia buat setiap hari dari mulai video-video saya dari zaman kapan itu dianggap video hari ini. Video saya yang lagi bikin adukan, itu sekitar 6 tahun yang lalu, dibuat seolah-olah saya gubernur hari ini kerjanya hanya ngaduk untuk bikin konten," ujarnya lagi.

Meski begitu, Dedi Mulyadi mengaku tidak terganggu. Ia yakin jika hubungan antara dirinya dan para pendukungnya tidak bisa dirusak begitu saja.

"Tapi bagi saya, nggak ada masalah. Terima kasih ya telah berupaya terus giring opini, mengarahkan publik agar saya dibenci oleh warga. Yakinlah cinta yang sejati tidak akan pernah bisa dipatahkan oleh berbagai upaya untuk memisahkan antara saya dan warga saya untuk saling menyayangi," jelasnya.

Tak hanya itu, Dedi Mulyadi pun yakin jika orang-orang yang tak menyukainya adalah buzzer yang dibayar untuk menjatuhkan dirinya.

"Salam untuk para buzzer di mana pun berada, tetap semangat, sebanyak-banyaknya bikin konten negatif tentang saya agar bapak dan ibu bisa ngebul dapurnya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terbongkar! Sistem 'Barak Militer' untuk Anak Nakal ala Dedi Mulyadi Juga Ada di Finlandia?

Terbongkar! Sistem 'Barak Militer' untuk Anak Nakal ala Dedi Mulyadi Juga Ada di Finlandia?

News | Selasa, 20 Mei 2025 | 15:18 WIB

Usai Rafathar, Rieta Amilia Adukan Lily ke Dedi Mulyadi Gara-Gara Ogah Makan: Bawa Aja Nih Kang Dedi

Usai Rafathar, Rieta Amilia Adukan Lily ke Dedi Mulyadi Gara-Gara Ogah Makan: Bawa Aja Nih Kang Dedi

Entertainment | Selasa, 20 Mei 2025 | 14:43 WIB

Jokowi Dulu Ngaku IPK Kurang dari 2, Guru Besar USU: Harusnya Sudah Drop Out

Jokowi Dulu Ngaku IPK Kurang dari 2, Guru Besar USU: Harusnya Sudah Drop Out

News | Selasa, 20 Mei 2025 | 14:36 WIB

Terkini

Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot

Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot

News | Kamis, 09 April 2026 | 23:08 WIB

Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir

Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir

News | Kamis, 09 April 2026 | 22:49 WIB

Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam

Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam

News | Kamis, 09 April 2026 | 22:49 WIB

DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global

DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global

News | Kamis, 09 April 2026 | 22:06 WIB

Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU

Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:51 WIB

Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai

Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:29 WIB

Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka

Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:19 WIB

Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral

Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:12 WIB

Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus

Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:07 WIB

PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya

PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:00 WIB