TNI Turun Tangan Bersiap Produksi Obat-obatan? Begini Kata BPOM

Chandra Iswinarno, Lilis Varwati

Rabu, 21 Mei 2025 | 10:26 WIB
TNI Turun Tangan Bersiap Produksi Obat-obatan? Begini Kata BPOM
Ilustrasi obat-obatan yang dijual. Untuk mewujudkan kemandirian obat, TNI akan memroduksi obat-obatan. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengungkapkan rencana kerja sama dengan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) tentang rencana Tentara Nasional Indonesia (TNI) memroduksi sejumlah obat-obatan.

Kepala BPOM Taruna Ikrar menyampaikan bahwa sejumlah inisiatif telah disiapkan pihaknya dalam rangka kerja sama tersebut.

Salah satunya, pengembangan obat-obatan untuk penyakit yang masih menjadi tantangan di lapangan, seperti malaria dan tuberkulosis.

Namun, belum dapat diumumkan secara detail sebelum penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara kedua lembaga tersebut.

"Contoh, hubungannya dengan obat malaria. Mungkin nanti akan dibantu hubungannya dengan obat-obat tuberkulosis. Kita tahu di antara pasukan-pasukan itu ada juga yang menderita (tuberkulosis)," ungkap Taruna usai bertemu dengan Menteri Pertahanan di Kantor BPOM Jakarta seperti ditulis Rabu 21 Mei 2025.

Selain tuberkulosis, ia juga mencontohkan kemungkinan untuk membuat obat-obatan untuk malaria dan juga anti-inflamasi.

"Atau termasuk juga malaria karena masih endemik. Dan beberapa obat-obat lain, misalnya obat penurunan panas, obat anti-inflammasi," ujarnya.

Meski pada tahap awal produksi ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan internal TNI, tetapi tidak menutup kemungkinan ke depan hasil produksi tersebut juga akan disalurkan untuk masyarakat luas, sebagai bagian dari sistem ketahanan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

"Bapak menteri pertahanan berpikiran, ingin mengikuti aturan perundang-undangan yang ada bagaimana menjadikan kebutuhan obat nasional itu bagian dari ketahanan nasional."

baca juga

"Dan dari pihak Badan POM menganggap kemandirian obat itu bagian dari ketahanan nasional. Jadi dalam konteks ini Kementerian Pertahanan ingin berkontribusi, ingin membantu pemerintah untuk ketersediaan obat-obatan," tuturnya.

Tujuan dari rencana itu, kata Taruna, karena Kementerian Pertahanan ingin berkontribusi untuk kesehatan terutama dalam ketersediaan obat-obatan.

Dia menyebutkan kalau Kemenhan memang telah memiliki lembaga dan produsen, melalui laboratorium farmasi militer.

"Kita tahu obat-obatan kan banyak sekali, bahan baku kita masih lebih dari 90 persen impor, harga obat-obat kita masih lebih mahal dari negeri tetangga. Dan mungkin dengan keterlibatan TNI bisa mempermudah proses ketercukupan obat-obatan kita yang masih kurang sekarang ini," katanya.

Tentara Negara Indonesia.
Tentara Negara Indonesia.

Menurutnya, Kementerian Pertahanan memiliki sumber daya memadai untuk memulai langkah ini.

Selain memiliki lembaga dan institusi farmasi sendiri, TNI juga telah punya fasilitas rumah sakit militer seperti RS Angkatan Darat, Angkatan Udara, dan Angkatan Laut yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kritik Dedi Mulyadi Kirim Siswa ke Barak, FSGI: Tangani Siswa Bermasalah Tak Harus Libatkan TNI

Kritik Dedi Mulyadi Kirim Siswa ke Barak, FSGI: Tangani Siswa Bermasalah Tak Harus Libatkan TNI

News | Senin, 19 Mei 2025 | 17:19 WIB

5 Lokasi Uji Klinis Fase 3 Vaksin TBC Bill Gates di Indonesia, Segini Jumlah Targetnya!

5 Lokasi Uji Klinis Fase 3 Vaksin TBC Bill Gates di Indonesia, Segini Jumlah Targetnya!

Health | Sabtu, 17 Mei 2025 | 11:25 WIB

Wajib Ikut Standar Internasional, FKUI Sarankan TNI Produksi Obat Antibiotik hingga Insulin

Wajib Ikut Standar Internasional, FKUI Sarankan TNI Produksi Obat Antibiotik hingga Insulin

News | Jum'at, 16 Mei 2025 | 18:29 WIB

Terkini

5 Zodiak Paling Gampang Move On setelah Putus, Gak Mau Larut dalam Kesedihan

5 Zodiak Paling Gampang Move On setelah Putus, Gak Mau Larut dalam Kesedihan

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 19:10 WIB

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 19:08 WIB

Karnaval Maulid Berbau Mistis di Pekalongan Berujung Polemik, Mendagri: Bisa Dibubarkan

Karnaval Maulid Berbau Mistis di Pekalongan Berujung Polemik, Mendagri: Bisa Dibubarkan

News | Selasa, 15 September 2026 | 19:06 WIB

5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga

5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 19:03 WIB

Bareskrim Ungkap Dugaan Manipulasi Laporan Keuangan dalam IPO PT Multi Makmur Lemindo

Bareskrim Ungkap Dugaan Manipulasi Laporan Keuangan dalam IPO PT Multi Makmur Lemindo

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 18:59 WIB

Fahd Arafiq Pakai Rompi 172, Ini Daftar Nama Tersangka yang Resmi Ditahan KPK

Fahd Arafiq Pakai Rompi 172, Ini Daftar Nama Tersangka yang Resmi Ditahan KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:59 WIB

Mulai Siapkan Dana Pensiun, BRI DPLK Tawarkan Kemudahan dan Bonus lewat BRImo

Mulai Siapkan Dana Pensiun, BRI DPLK Tawarkan Kemudahan dan Bonus lewat BRImo

Bali | Selasa, 15 September 2026 | 18:53 WIB

Masa Pensiun Lebih Terencana, BRI DPLK Mudah Dibuka lewat BRImo dan Berbonus

Masa Pensiun Lebih Terencana, BRI DPLK Mudah Dibuka lewat BRImo dan Berbonus

Sulsel | Selasa, 15 September 2026 | 18:51 WIB

Minyak Sawit Lebih Efisien, Tapi Hutan Bukan Harga yang Boleh Dikorbankan

Minyak Sawit Lebih Efisien, Tapi Hutan Bukan Harga yang Boleh Dikorbankan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 18:50 WIB

Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu

Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu

Jawa Tengah | Selasa, 15 September 2026 | 18:49 WIB

×