Tembok Gedung Dinas SDA Jaksel Jebol usai Jakarta Diguyur Hujan Deras, Air Luber ke Jalanan

Rabu, 21 Mei 2025 | 20:59 WIB
Tembok Gedung Dinas SDA Jaksel Jebol usai Jakarta Diguyur Hujan Deras, Air Luber ke Jalanan
Hujan deras yang mengguyur Jakarta Selatan pada Rabu (21/5/2025) siang mengakibatkan tembok gudang milik Dinas Sumber Daya Air (SDA) jebol. (tangkapan layar/Instagram)

Suara.com - Hujan deras yang mengguyur Jakarta Selatan pada Rabu (21/5/2025) siang mengakibatkan tembok gudang milik Dinas Sumber Daya Air (SDA) jebol.  Insiden ini terjadi di Jalan AUP, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Akibatnya, luapan air yang menerjang hingga ke permukiman warga dan sejumlah toko di seberang jalan.

Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Selatan, Santo, mengatakan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat menanggulangi dampak dari jebolnya tembok setinggi 7,5 meter tersebut.

"Sementara ditambal dengan karung pasir yang ditumpuk dan terpal," ujar Santo kepada wartawan saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, penanganan awal difokuskan pada pembersihan lumpur dan puing-puing yang tersisa usai banjir surut. Setelah itu, tembok akan diperbaiki secara permanen menggunakan panel beton baru.

"Untuk kegiatan penanganan pembersihan puing pascabanjir, Sudin SDA Jaksel mengerahkan 30 satgas dan dua unit alat berat," kata Santo.

Tembok yang jebol tersebut merupakan bagian dari Gudang Rawa Minyak milik Dinas SDA. 

Santo menduga penyebab utama keruntuhan tembok adalah beban air hujan yang meluap dan tak mampu ditahan oleh struktur yang ada.

"Tembok yang jebol ialah tembok Gudang Rawa Minyak milik Dinas SDA. Diduga penyebab jebolnya tembok tersebut karena tak mampu menahan beban air yang meluap," beber Santo.

Baca Juga: Soal Desakan Reshuffle ke Prabowo, Habiburokhman Blak-blakan Tak Setuju: Nanti Malah Gak Produktif

Peristiwa jebolnya tembok gudang milik Dinas SDA Jaksel itu juga sempat beredar di media sosial. Peristiwa jebolnya tembok akibat diterjang banjir itu dibagikan oleh  akun Instagram @jakartaselatan24jam. 

Dalam unggahan yang disertai rekaman CCTV, terlihat air mulai mengalir dari celah tembok sebelum akhirnya dinding tersebut ambruk.

"Tak ada korban jiwa, namun luapan air sempat menerjang permukiman warga. Dari rekaman CCTV, terlihat awalnya ada air mengalir dari lobang di balik tembok tersebut," tulis akun tersebut.

"Tidak lama tembok roboh. Air meluap ke jalan hingga mengenai tiga toko yang ada di seberang tembok itu," pungkasnya.

Tak hanya itu, kawasan lain di Jakarta juga terendam banjir usai hujan deras pada Rabu sore. Seperti banjir yang merendam kawasan di Penjaringan, Jakarta Utara. 

Petugas BPBD DKI Jakarta meninjau ketinggian air akibat banjir rob di kawasan Penjaringan Jakarta Utara pada Selasa (29/4/2025) (ANTARA/HO-BPBD DKI)
ILUSTRASI---Petugas BPBD DKI Jakarta meninjau ketinggian air akibat banjir rob di kawasan Penjaringan Jakarta Utara pada Selasa (29/4/2025) (ANTARA/HO-BPBD DKI)

Mengutip laporan Antara, banjir akibat hujan deras yang mengguyur pada Rabu sore membuat akses jalan dan rumah warga di RT 04 RW 01 Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, terendam air sekitar 30 centimeter (cm).

"Ini akses jalan alternatif dari arah Teluk Gong menuju Pantai Indah Kapuk (PIK) yang terendam banjir," kata pengendara motor Yanto di Jakarta, Rabu.

Yanto pun mengaku terpaksa mendorong sepeda motor setelah terendam banjir dan mesin mati di tengah jalan.

"Motor saya mogok saat mencoba menerobos banjir,” bebernya.

Warga Kapuk Muara, Arda mengatakan, selain jalan, rumahnya juga dimasuki air sehingga membuat dirinya menaikkan perabotan rumah ke tempat yang lebih tinggi agar tidak terkena air.

Menurut dia, wilayah Kapuk Muara ini lebih rendah dibandingkan Kali Angke dan air hujan serta rembesan air dari tanggul Kali Angke masuk sehingga menyebabkan banjir.

"Banjir ini sudah lama terjadi dan kami minta pemerintah agar Kali Angke dikeruk sehingga tidak terjadi lagi banjir," beber Arda. 

Kepala Seksi (Kasi) Drainase Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Utara, Yudo Widiatmoko mengatakan, pihaknya telah mengirim personel ke lokasi untuk menguras banjir yang ada do lokasi tersebut.

"Kami sedang turunkan personel ke lokasi," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI