Berikut lima jenis amalan yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan umat muslim saat bulan Dzulhijjah:
1. Puasa Sunnah Dzulhijjah
Umat muslim dianjurkan untuk berpuasa pada sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah, terutama pada tanggal 8 (puasa Tarwiyah) dan 9 Dzulhijjah (puasa Arafah).
Puasa ini memiliki keutamaan besar, bahkan disebut lebih utama dari jihad di jalan Allah, kecuali bagi yang berangkat dengan jiwa dan hartanya lalu tidak kembali.
Baca Juga:
Kapan Puasa Dzulhijjah 2025? Ini Penjelasan Lengkap dan Keutamaannya
3 Jenis Puasa yang Bisa Dikerjakan Sebelum Idul Adha
2. Memperbanyak Zikir
Memperbanyak zikir seperti takbir, tahlil, tasbih, tahmid, dan istighfar sangat dianjurkan selama bulan Dzulhijjah.
Zikir bisa dilakukan kapan saja, baik pagi, siang, maupun malam, dan menjadi salah satu amalan utama di bulan ini.
![5 Jenis Amalan yang Bisa Dikerjakan Umat Muslim Saat Bulan Dzulhijjah. [Pexels]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/05/26/97440-amalan.jpg)
3. Berkurban
Pada tanggal 10 Dzulhijjah (Idul Adha), umat Islam yang mampu sangat dianjurkan untuk berkurban sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Ibadah kurban merupakan sunnah muakkadah (sangat dianjurkan) bagi yang mampu.
4. Menunaikan Ibadah Haji
Bagi yang mampu secara fisik, finansial, dan memenuhi syarat, menunaikan ibadah haji di bulan Dzulhijjah adalah amalan paling utama, karena merupakan rukun Islam kelima dan hanya bisa dilakukan di bulan ini.
Baca Juga:
Niat Puasa 3 Hari Sebelum Idul Adha 2024, Bacalah Doanya Malam Ini!
Keutamaan Puasa Dzulhijjah, Pahala Sudah Melebihi Jihad
5. Salat Idul Adha
Melaksanakan salat Idul Adha pada 10 Dzulhijjah adalah amalan yang sangat dianjurkan.
Salat ini menjadi penutup rangkaian ibadah pada hari raya kurban dan menjadi momen untuk mempererat silaturahmi antar sesama muslim.
Selain lima amalan utama di atas, umat muslim juga dianjurkan memperbanyak amal saleh lainnya seperti membaca Al-Qur’an, bersedekah, bertaubat, dan memperbanyak salat sunnah selama bulan Dzulhijjah.